Friday, January 11, 2008

Sampai di Mana dengan Satu Software?

Sampai di Mana dengan Satu Software?

Anda masuk bekerja di sebuah perusahaan sebagai seorang programmer. Anda diberikan satu perangkat komputer. Anda duduk dan dijelaskan bahwa di komputer tersebut hanya ada satu software yang di-install, yang merupakan satu-satunya program yang akan diperlukan untuk mengerjakan pekerjaan Anda dan Anda tidak boleh meng-install software apapun.
Anda mulai bekerja, bekerja dan bekerja. Sampai titik dimana Anda merasa bahwa Anda sudah memahiri pekerjaan Anda dan sudah membuat berbagai program terbaik yang mungkin dilakukan dengan software tersebut, Anda menghadapi kenyataan bahwa Anda ingin hasil yang lebih baik dan oleh karena itu ingin bisa melakukan banyak hal, termasuk modifikasi pekerjaan, berinovasi, berkreasi. Tapi ada satu kendala: Anda tidak bisa melakukan hal-hal selain yang mampu dilakukan software. Software ini mempunyai batasan. Anda perlu software lainnya untuk mendukung keinginan Anda. Apa yang Anda lakukan? Anda tentu membutuhkan PERMIT atau IJIN dari ADMINISTRATOR atau pihak lain yang BERWENANG untuk bisa menggunakan software lain sesuai ke-INGIN-an Anda. Bisa ia setuju, bisa tidak. Dan kalau tidak, bisa meninggalkan Anda dengan rasa frustrasi.

Pertanyaan dasarnya adalah: "Apakah sebenarnya yang INGIN Anda capai?", lalu "Apakah untuk mencapai itu, dengan software yang ada sekarang pada diri Anda sudah CUKUP?"
Berbeda dengan kasus di atas, dalam kehidupan sehari-hari, Andalah ADMINISTRATOR untuk otak Anda. Anda tidak perlu PERMIT dari siapapun untuk meng-install software apapun yang Anda butuhkan untuk mencapai apa yang Anda INGIN-kan, kecuali PERMIT dari diri Anda sendiri. Anda yang menentukan software mana yang Anda INGIN-kan. Tinggal Anda sendiri bertanya apakah software yang ada pada diri Anda sudah CUKUP untuk mengantarkan Anda mencapai apa yang Anda INGIN-kan atau Anda perlu software lain. You see, seandainya Anda hanya punya satu software, saat Anda mencoba untuk melakukan hal lain atau semua hal di luar kemampuan atau jangkauan software tersebut, Anda akan diantarkan ke kata 'tidak bisa'. Karena memang ada orang yang demikian. Mereka hanya mempunyai satu software, dan memaksakan dunia yang luas dengan berbagai variabel yang ada di dalamnya, untuk bisa disesuaikan dengan software ini. Mereka INGIN banyak hal, tapi hanya mau menggunakan software yang ada di pikiran mereka saat ini. Akhirnya, saat meng-INGIN-kan hal yang berbeda, mereka pun mengatakan "sulit", "tidak mungkin", "tidak bisa", dan sejenisnya. Karena mereka mengucapkan hal ini dengan mengacu pada kemampuan satu software ini. Sampai di mana dengan satu software? Sayangnya, akhirnya kemampuan CPU atau pikiran kita disesuaikan dengan software yang sudah ada di CPU kita ini. Yang artinya kita merasa terbatas. Karena kita menyamakan kemampuan software yang ada sekarang di CPU kita, dengan kemampuan CPU kita sendiri. Padahal, CPU kita tidak mempunyai batasan seperti CPU komputer dan bukan hanya software-nya bisa ditambah atau diganti, motherboard- nya pun bisa diupgrade sesuai ke-INGIN-an kita, kapanpun kita MAU.

PILIHAN-nya adalah meng-install software baru, alias menambah SUMBER DAYA Anda, merubah sikap Anda, memperbarui isi pengetahuan Anda, dan sebagainya, atau menerima hasil yang ada dengan software yang sudah ada. Jadi, apa yang Anda INGIN-kan? Kalau mau HASIL BEDA, pergunakan software BEDA!

Have a positive day!
Post a Comment

tes

tes

soal tes cpns

Motivated

Cara memulai adalah dengan berhenti berbicara dan mulai melakukan. The way to get started is to quit talking and begin doing. ~ Walt Disney, Niat adalah ukuran dalam menilai benarnya suatu perbuatan, oleh karenanya, ketika niatnya benar, maka perbuatan itu benar, dan jika niatnya buruk, maka perbuatan itu buruk. ~ Imam An Nawaw, Motivasi itu seperti mandi; kalau Anda berhenti melakukannya maka Anda akan "melempem" lagi, sama seperti Anda akan bau lagi bila berhenti mandi. ~ Z ig Ziglar ~ , Successful people live well, laugh often, and love much. They've filled a niche and accomplished tasks so as to leave the world better than they found it, while looking for the best in others, and giving the best they have. , It is literally true that you can succeed best and quickest by helping others to succeed. , There is always the danger that we may just do the work for the sake of the work. This is where the respect and the love and the devotion come in - that we do it to God, and that's why we try to do it as beautifully as possible. , Life is a promise; fulfill it, If a man is called to be a street sweeper, he should sweep streets as Michelangelo painted, or Beethoven composed music, or Shakespeare wrote poetry. He should sweep streets so well that all the hosts of heaven and earth will pause to say, here lived a great street sweeper who did his job well. , Success is a state of mind. If you want success, start thinking of yourself as a success. , Be what it is that you are seeking. , Every new day is an opportunity to balance the sheet; a new opportunity to put your act right! Thank God for every new day, rather than just for Friday., There is no such thing in anyone's life as an unimportant day. ,What would life be if we had no courage to attempt anything? , It's what you learn after you think you know it all that makes a difference. , The difference between great people and everyone else is that great people create their lives actively, while everyone else is created by their lives, passively waiting to see where life takes them next. The difference between the two is the difference between living fully and just existing. , We are all faced with a series of great opportunities brilliantly disguised as impossible situations. , You cannot control what happens to you, but you can control your attitude toward what happens to you, and in that, you will be mastering change rather than allowing it to master you. , Those who wait to do a great deal of good at once will never do anything. Life is made up of little things. True greatness consists in being great in the little things. , Great lives are the culmination of great thoughts followed by great actions. , There are two ways to live your life. One is as though nothing is a miracle. The other is as though everything is a miracle.,