Tuesday, January 8, 2008

ANDA PUNYA HAK & KESEMPATAN SAMA...UNTUK SUKSES

SALAM SUKSES...


Sekarang cobalah Anda memaknai konsep paling mendasar ini: Anda Punya Hak dan Kesempatan Sama Untuk Sukses. Sesungguhnya, sekarang pun Anda sudah menetapkan sukses bagi diri Anda sendiri dengan keyakinan membaca berbagai buku-buku positif, inspiratif, dan motivatif, termasuk juga Blog Saya ini. Dan, sebenarnya Anda telah memikirkan sasaran - tujuan yang benar-benar merupakan keinginan Anda, dan juga masuk akal bagi Anda. Anda bahkan sudah mulai memikirkan cara baru untuk melakukan sesuatu dan membayangkannya di dalam imajinasi Anda. Akan tetapi saya harus menggarisbawahi dan meluruskan satu hal, yaitu: Saya tidak bermaksud mengajak Anda, untuk menciptakan khayalan diri Anda mempunyai citra diri yang maha perkasa; manusia super yang bisa melakukan segalanya. Itu suatu hal yang tidak benar sama sekali, seperti halnya jika Anda punya citra diri yang rendah.

Tujuan Saya menulis ini adalah untuk membantu menemukan apa yang paling baik dari dalam diri Anda, yang realistis; kemudian mencoba mengeluarkannya dari tempat terpendam itu. Anda tahu peribahasa ini; "Bagai burung Pungguk merindukan bulan", itu tidak realistis. Anda tahu, burung Pungguk itu burung kecil dan tidak bisa terbang tinggi, biasanya dia mencari makan di punggung kerbau atau binatang lainnya. Sehingga dengan kemampuan terbangnya yang terbatas, untuk melampaui gunung pun tidak bakal mampu, apalagi ke bulan.

Jadi Anda harus tetap realistis! Tetapkanlah sasaran yang masuk akal...realistis, sebagaimana potensi Anda sesungguhnya. Tetapi pada saat yang sama, Anda juga jangan meremehkan kemampuan dan potensi yang Anda miliki. Anda "jangan menjual murah diri" Anda, karena jika itu Anda lakukan, maka Anda bisa dipastikan akan gagal total. Jadi lihatlah Anda seperti diri Anda pada saat dan masa-masa yang paling baik...masa yang paling membuat Anda bahagia, meskipun masa itu hanya sekejab. Gunakan persepsi Anda mengenai diri Anda adalah Yang Terbaik.

Seandainya saat ini Anda lebih sering gagal di dalam kehidupan Anda, jangan khawatirkan hal itu. Ingatlah ini: "Yang penting bukanlah kondisi dan posisi Anda berada saat ini, melainkan tempat ke mana Anda akan tiba; tempat tujuan itulah yang paling utama". Tidak menjadi penting apa yang telah Anda lakukan kemarin, bahkan bukan suatu masalah apa yang hendak Anda lakukan besok. Yang terpenting di sini adalah: Lihatlah diri Anda sebagai orang sukses, selalu bayangkan bahwa Anda memang sosok orang yang sudah sukses. Hidupkanlah selalu gambaran mental sukses ini di dalam diri Anda...terus hidupkan.

Pahamilah, Anda masih bisa berhasil...sukses dengan gemilang, kalau Anda mau mengubah "gambaran mental" citra diri Anda. Jutaan orang selalu merasa bahwa mereka sudah ditakdirkan menjadi orang gagal. Mereka merasa tidak punya hak untuk sukses. Mereka bahkan sering menyalahkan Tuhan, kenapa kok mereka tidak bisa sukses seperti orang lain yang telah sukses. Kenapa nasib mereka kok selalu tidak mujur? Kenapa Tuhan pilih kasih terhadap dirinya?

Akhirnya mereka menyerah dan menganggap; bahwa dirinya tidak punya hak untuk sukses, karena semuanya sudah diatur oleh Tuhan. Itulah sebagian besar alasan yang dikemukakan orang-orang yang sebenarnya lemah di sisi mental...citra dirinya. Alasan takdir Tuhan sebenarnya hanya alasan untuk menghibur dan mengelabuhi dirinya sendiri. Ingatlah, Tuhan pasti menciptakan manusia di muka bumi ini dengan tujuan baik; sehingga bisa menghidupkan dan meramaikan dunia. Jadi secara prinsip, manusia sebenarnya harus bisa menjadi baik dan selalu lebih baik di dalam perjalanan hidupnya, bukan sebaliknya. Kita sebagai manusia ciptaan Tuhan Yang Maha Sempurna, semestinya dalam setiap langkah di dalam hidup ini, kita selalu berupaya dengan keyakinan diri untuk menuju ke arah kebaikan, mengarah ke kesempurnaan jiwa dan raga. Ingatlah prinsip persepsi diri Anda adalah yang terbaik, terus hayatilah persepsi diri terbaik ini dengan sungguh-sungguh.

Orang gagal, sesungguhnya kesalahannya terletak pada citra dirinya yang rendah...inferior. Jadi untuk bisa menjadi orang sukses, dia harus mau mengubah citra dirinya terlebih dulu. Membuat gambaran mental baru yang lebih sehat, lebih baik. Ingatlah: "Kegagalan itu bukan merupakan suatu hal yang sudah final; dan Kesuksesan adalah suatu hal yang tidak pernah akan berakhir". Kalau Anda sudah merasa bahwa Anda punya hak untuk berbahagia, punya hak untuk menikmati kehidupan dengan indah, punya hak untuk sukses; maka Anda pasti tidak akan membiarkan kemalangan menimpa diri Anda. Harus Anda ingat, bahwa sukses atau kegagalan Anda sangat tergantung pada "mutu citra diri" Anda.

Katakan kepada diri Anda berulang-ulang, tentang hebatnya kekuatan mental...citra diri Anda. Kemudian mulailah berusaha meningkatkan "mutu konsep dan gambaran" tentang diri Anda, sebab ini merupakan harta terpendam Anda. Jangan biarkan sukses Anda mati, jagalah selalu sukses itu agar tetap hidup dalam rumah pikiran Anda. Terus bayangkan kejayaan Anda dan pusatkan perhatian pada gambaran sukses Anda; sampai itu menjadi satu bagian kepribadian Anda.

Resapkanlah perasaan sukses itu sampai jauh ke lubuk hati Anda. Rasakanlah kenikmatannya, hayatilah perasaan senang sukses Anda. Usahakanlah disetiap waktu dan disetiap kegiatan Anda; Anda selalu merasakan "hawa sukses" yang memang tidak pernah lepas dari diri Anda. Suatu hawa sukses yang begitu kuat melingkupi kehidupan Anda setiap hari. Rasakanlah itu dan hayatilah!

Saya yakin Anda bisa berubah menjadi lebih baik. Tentu saja jika Anda mau menyisihkan waktu dengan disiplin untuk mencoba melakukan latihan-latihan mental praktis seperti ini. Jangan lupa, hanya keyakinan dan kedisplinan diri yang akan bisa mengantarkan Anda menjadi sosok pribadi baru; pribadi yang punya citra diri lebih baik, sebuah pribadi sukses.

Salam Luar Biasa Prima!
Post a Comment

tes

tes

soal tes cpns

Motivated

Cara memulai adalah dengan berhenti berbicara dan mulai melakukan. The way to get started is to quit talking and begin doing. ~ Walt Disney, Niat adalah ukuran dalam menilai benarnya suatu perbuatan, oleh karenanya, ketika niatnya benar, maka perbuatan itu benar, dan jika niatnya buruk, maka perbuatan itu buruk. ~ Imam An Nawaw, Motivasi itu seperti mandi; kalau Anda berhenti melakukannya maka Anda akan "melempem" lagi, sama seperti Anda akan bau lagi bila berhenti mandi. ~ Z ig Ziglar ~ , Successful people live well, laugh often, and love much. They've filled a niche and accomplished tasks so as to leave the world better than they found it, while looking for the best in others, and giving the best they have. , It is literally true that you can succeed best and quickest by helping others to succeed. , There is always the danger that we may just do the work for the sake of the work. This is where the respect and the love and the devotion come in - that we do it to God, and that's why we try to do it as beautifully as possible. , Life is a promise; fulfill it, If a man is called to be a street sweeper, he should sweep streets as Michelangelo painted, or Beethoven composed music, or Shakespeare wrote poetry. He should sweep streets so well that all the hosts of heaven and earth will pause to say, here lived a great street sweeper who did his job well. , Success is a state of mind. If you want success, start thinking of yourself as a success. , Be what it is that you are seeking. , Every new day is an opportunity to balance the sheet; a new opportunity to put your act right! Thank God for every new day, rather than just for Friday., There is no such thing in anyone's life as an unimportant day. ,What would life be if we had no courage to attempt anything? , It's what you learn after you think you know it all that makes a difference. , The difference between great people and everyone else is that great people create their lives actively, while everyone else is created by their lives, passively waiting to see where life takes them next. The difference between the two is the difference between living fully and just existing. , We are all faced with a series of great opportunities brilliantly disguised as impossible situations. , You cannot control what happens to you, but you can control your attitude toward what happens to you, and in that, you will be mastering change rather than allowing it to master you. , Those who wait to do a great deal of good at once will never do anything. Life is made up of little things. True greatness consists in being great in the little things. , Great lives are the culmination of great thoughts followed by great actions. , There are two ways to live your life. One is as though nothing is a miracle. The other is as though everything is a miracle.,