Sunday, December 30, 2007

If You Think

If you think you are beaten, you are.
If you think you are dare not, you don't.
If you'd like to win, but you think you can't.
It is almost certain you won't.

If you think you'll lose, you've lost.
For out in the world we find,
Success begins with a fellow's will.
It's all in the state of Mind.

If you think you are out-Classed, you are.
You've got to think to high rise.
You've got to be sure of you're self,
Before you can ever win a prize.

Life's battles don't always go
To the stronger or faster man.
But sooner or later,
The man who wins is...

THE MAN WHO THINKS HE CAN
(walter D. Wintle)

POTENSI KUASA DALAM DIRI

Sahabat Motivasi Indonesia yang baik. Semoga ketika sahabat sedang membaca tulisan ini, sahabat semuanya dalam keadaan kesehatan yang prima dan memiliki semangat istiqomah menjaga kejernihan hati dalam mengisi kehidupan ini.


Dua hal tersebut, yakni memiliki kesehatan prima dan tetap istiqomah dalam kejernihan hati adalah anugerah yang tak ternilai dari Allah S.W.T. untuk kita. Maka pantaslah kalau kemudian kita selalu mensyukurinya setiap hari. Keduanya adalah bekal yang sangat penting untuk menjalani kehidupan di dunia ini dalam meraih Sukses dan kemuliaan hidup.


Sahabat, hidup ini adalah panggilan mulia dari Allah Sang Pencipta Kehidupan. Karenanya Allah telah membekali setiap diri kita dengan berbagai karunia berupa bakat, keunikan, karakter dan kekuatan yang luar biasa agar dapat memenuhi amanah mulia kehidupan. setiap manusia sudah dibekali karunia istimewa dari Allah S.W.T, selain kekuatan fisik yang sempurna adalah berupa kecerdasan intelektual, emosional dan spiritual dalam dirinya.


Ingatlah bahwa:


“setiap diri kita telah memiliki potensi kuasa energi dalam diri yang sangat luar biasa dan dapat digunakan untuk berperan besar dalam kehidupan dan bagi sesamanya.”


Sayangnya masih banyak diantara kita yang kurang menyadarinya, atau membiarkan saja potensi ini tertidur dalam diri kita atau masih setengah tertidur dalam diri kita. Akibatnya potensi kuasa atau kekuatan dalam diri ini tidak munculke permukaan dan tidak terberdayakan bagi kehidupan.


Marilah kita hidupkan terus berbagai potensi kuasa dalam diri kita, kita bangkitkan terus berbagai potensi energi dlama diri kita, kita tingkatkan terus modal kecerdasan dalam diri kita, agar dapat kita gunakan dalam kehidupan, bukan hanya untuk kepentingan diri kita pribadi, tetapi juga untuk kepentingan dapat berperan besar dalam kehidupan ini bagi sesama. Gunakan potensi yang kita miliki ini untuk dapat menciptakan peran besar kita sendiri bagi sejarah kehidupan ini.


Melalui berbagai kekuatan dan kecerdasan ini kita dapat menggali jati diri kita, memahami hakekat kehidupan ini dengan benar, mengerti siapa Tuhan kita yang sebenarnya dan memahami tujuan tertinggi kehadrian kita dalam kehidupan di dunia ini. Dengan demikian kita dapat memberdayakan potensi kekuatan dalam diri kita untuk memenuhi pangilan mulia memberikan manfaat bagi sesama dan kehidupan alam semesta ini.


“Siapapun kita saat ini, menjadi apapun kita saat ini, kalau mau menyalakan api motivasi dalam dirinya, menghidupkan potensi kekuatan dirinya, membangkitkan kekuatan energi dalam dirinya, akan dapat berperan besar dalam kehidupan bagi sesama.”


Marilah kita saling mempertautkan hati dan doa, saling berbagi dan mengingatkan dalam kebaikan dan menjadi pendamping bagi setiap orang agar mampu membangkitkan potensi kekuatan mulia dalam dirinya dan berperan besar bagi kehidupan sesama. SELAMAT BERBAGI UNTUK SESAMA.

quote motivation

“Manusia yang bernilai tinggi bukan sekedar diukur dari kekayaan materi tetapi lebih penting lagi adalah kekayaan hati dan jiwanya. Karenanya seimbangkan hidup ini dengan berusaha keras dan cerdas dalam meraih kekayaan materi, tanpa melupakan kekayaan hati dan jiwa, agar menjadi manusia yang bernilai tinggi.”

KEYAKINAN HATI

Keyakinan hati sangat menentukan masa depan yang akan kita dapatkan. Maka kalau Anda ingin meraih kesuksesan, pertama-tama arahkan hati anda untuk memiliki impian indah tentang keberhasilan. Dengan mengarahkan hati memiliki impian indah kesuksesan, maka otak akan memprosesnya dan memerintahkan panca indra untuk mewujudkan keberhasilan yang anda impikan.


Kalaui demikian jangan remehkan keyakinan hati Anda. Ketika anda mampu mengarahkan keyakinan hati anda hanya pada hal-hal yang poasitif, maka itulah yang akan anda dapatkan. Ketika anda mengarahkan keyakinan hati anda pada keberhasilan, kehidupan yang lebih baik, kehidupan yang bermakna, maka itulah yang nanti akan anda dapatkan. Konsekuensinya adalah kesempatan untuk menjadi berhasil dan sukses sesuai kehendak hatinya akan terbuka lebar baginya.

Michael Dell adalah seorang pendiri dan CEO Perusahaan komputer raksasa DELL yang memproduksi PC (Personal Computer) dan Note book yang terbesar di dunia. Bagaimana Dell memulai kesuksesannya ? Ketika masih berusia 19 tahun, Dell memulai usahanya sebagai seorang salesman computer. Kemudian ia mulai merakit dan menjualnya di kampus. Meskipun akhirnya dia tidak berhasil menyelesaikan studinya, namun hanya dalam waktu yang relatif singkat Dell berhasil mengembangkan usahanya dan menguasai penjualan PC didunia.

Dell mampu membangun perusahaannya dan bahkan mengalahkan perusahaan raksasa dibidang computer lainnya, seperti HP dan Compaq yang telah berumur lebih dari 50 tahun. Keberhasilannya ini mengantarkan Michael Dell yang ketika itu baru berumur 29 tahun sudah masuk dalam daftar 100 orang terkaya di dunia. Kini Michael Dell, tercatat sebagai salah seorang yang sukses dan menjadi bagian dari 10 orang terkaya didunia saat ini yang berumur 39 tahun dari Amerika Serikat. Dengan kekayaan pribadinya mencapai puluhan milyard US Dolar.

Mengapa Michael Dell mampu berprestasi begitu luar biasa?

Jawabannya adalah karena Dell memiliki keyakinan hati untuk berhasil. Ya, Dell memiliki keyakinan hati yang sangat kuat, bahwa dia mampu menjadi yang terbaik. Dia memiliki keyakinan mampu meraih keberhasilan yang diinginkannya. Meskipun ia memulai usaha pada usia yang masih sangat muda, belum memiliki banyak pengalaman, namun hal ini tidak membuat dirinya takut gagal atau takut bersaing dengan perusahaan yang lebih hebat. Bagi Dell usia muda berarti memiliki waktu yang lebih panjang untuk mencoba agar berhasil. Memiliki kesempatan untuk menjadi yang terbaik. Itulah “Keyakinan Hati” yang mampu mendorong motivasi meraih keberhasilan.

Keberhasilan, kesuksesan maupun kegagalan itu dimulai dari dalam hati kita sendiri. Dengan mengarahkan dorongan “drive” dari dalam hati selalu kepada hal-hal positif dan indah tentang kesuksesan, itulah yang akan kita dapatkan dalam kehidupan.


Ketika kita belajar dari orang-orang Sukses, para achiever, mereka yang meraih prestasi tertinggi amupun para pemimpin kehidupan, kita akan menemukan bahwa mereka memiliki keyakinan hati meraih yang terbaik sesuai bidangnya. Mereka mengarahkan hatinya untuk meyakioni hal-hak positif tentang masa depannya. Mereka mampu memberdayakan potensi kekuatan hatinya untuk meraih prestasi puncak dalam karir maupun kehidupan.

Bagaimana agar dapat menciptakan keyakinan hati ?


Dalam buku berjudul “Heart Revolution, Revolusi Hati Nurani” yang diterbitkan Elex Media Komputindo, dalam salah satu bab membahas lebih details mengenai bagaimana menciptakan kekuatan keyakinan hati ini. Sederhananya, keyakinan hati manusia itu dapat tercipta melalui beberapa hal dibawah ini:


Karena ilmu pengetahuan, seperti meyakini bahwa bumi, bulan dan matahari berputar pada porosnya dalam garis edar keseimbangan. Kita meyakini karena teorinya mengatakan demikian.
Karena pengalaman sendiri, sudah melihatnya sendiri. Keyakinan berdasarkan pengalaman tercipta ketika Anda sudah melakukannya sendiri, membuktikannya sendiri atau sudah melihatnya sendiri.
Karena referensi atau contoh dari orang lain. Keyakinan karena referensi atau contoh orang lain tercipta karena Anda sudah melihat orang lain melakukannya atau orang lain sudah membuktikannya.

Bagaimana dengan diri Anda ? Sudahkah Anda memiliki keyakinan dari dalam hati bahwa Anda memiliki potensi untuk meraih kesuksesan dan keagungan dalam hidup ini ?.


Arahlah pilihan hati hanya pada keyakinan positif. Salah satunya dengan mengambil contoh pengalaman orang lain. Maka setiap orang dapat mengambil pelajaran dari keberhasilan orang-orang sukses, seperti Michael Dell misalnya. Kita dapat belajar kesuksesan mereka, belajar menjadi pribadi yang positif, menjadi pribadi yang berkualitas, berani meraih kesuksesan dan menghasilkan karya terbaik bagi orang lain. Untuk tujuan itulah sesungguhnya manusia dilahirkan dan hidup di dunia.

KEPEDULIAN SOSIAL

by. eko jalu santoso

Sahabat yang baik, kepedulian sosial, terutama kepada orang-orang yang lemah secara ekonomi, saat ini terasa semakin banyak diabaikan. Orang-orang yang mampu banyak yang sibuk dengan kariernya, bisnisnya atau sibuk mementingkan kehidupannya sendiri, sehingga terlena dan akhirnya lalai dengan kepedulian sosialnya. Mereka mengabaikan dengan kondisi orang-orang yang lemah seperti ini. Kondisi ini secara nyata semakin terlihat di kota-kota besar seperti Jakarta, dimana jurang pemisah antara si mampu dengan si lemah semakin lebar. Makin lebar dan dalam jurang menganga, keharmonisan hubungan sosial diantara kita bisa rusak dan hancur.


Mengingat betapa berbahayanya kesenjangan sosial antara si mampu dengan si lemah ini dan dilandasi niat untuk mengentaskan mereka dari jeratan rentenir, jeratan kemiskinan agar meningkat taraf ekonominya, maka kami bersama teman-teman sepakat untuk membentuk BMT ini sebagai salah satu wadah untuk pembinaan umat.


”Siapa yang melepaskan kesusahan saudaranya, Allah akan melepaskan kesusahannya nanti pada hari kiamat.”

( Al-Hadits )


Kita perlu menyadari bahwa kehadiran kit adi dunia ini mengemban amanah mulia. Selain diwajibkan mengabdi sebagai hamba dan melakukan ibadah ritual kepada Tuhan, juga mewajibkan setiap manusia juga mengurus masalah-masalah yang terkait dengan kehidupan sosial. Mampu menjaga keseimbangan dalam mengejar kehidupan professional, karier dan Bisnis untuk keberhasilan di dunia dengan tanpa mengabaikan kepeduliaan sosial kita. Dan, salah satu ajaran kepedulian sosial adalah memiliki sikap peduli dengan orang-orang yang secara ekonomi lemah dan perlu dibantu.


“Yakinlah, bahwa alam semesta dan kehidupan akan memuliakan manusia yang mau memuliakan orang lain.”


Sesungguihnya pintu-pintu kepedulian sosial itu ada banyak sekali. Yang diperlukan adalah Kesadaran kita untuk mau berbagi dengan sesama kehidupan ini, bukan hanya mementingkan ego pribadi kita. Orang yang mengaku beriman, hakikatnya ‘bukan beriman’ (tidak sempurna) kalau tidak peduli dengan orang-orang lemah di sekitarnya.


Berbagi dengan orang lain adalah salah satu wujud kepedulian sosial:

Kalau kita memiliki waktu, berbagilah dengan waktu kita untuk membantu orang lain.
Kalau kita memiliki tenaga berbagilah tenaga kita untuk membantu orang lain.
Kalau kita memiliki harta, berbagilah dengan harta kita untuk membantu orang lain.
Kalau kita memiliki ilmu, berbagilah dengan ilmu yang kita miliki untuk membantu orang lain.
Kalau kita memiliki semangat dan motivasi, berbagilah dengan semangat dan motivasi dengan orang lain.
Bahkan kalaupun hanya sekedar senyum, berbagilah senyum kebaikan dengan orang lain……

Dengan kepedulian sosial maka akan tercipta keharmonisan sosial yang kuat, suasana kekeluargaan, dan saling membantu satu sama lain. Sudah selayaknya kita yang diberikan anugerah yang tak ternilai dari Allah Tuhan Yang Maha Pengasih ini, bersyukur dengan mau berbagi dan peduli dengan sesama kehidupan yang membutuhkan pertolongan. Marilah kita saling mengingatkan dan terus MENGGALI, MENEMUKAN, MENERAPKAN DAN BERBAGI……!

Motivation Quote

“Arahkan hati hanya pada hal-hal yang positif dan berguna. Jangan biarkan kemuliaan hati dikotori oleh prasangka negatif baik prasangka dalam hati maupun lisan. Itulah jalan menuju kejernihan hati sebagai modal meraih sukses dan kemuliaan masa depan.” -

Be Rich With Your Blog + Google Adsense

RAIH KESEMPATAN MERAIH RIBUAN DOLAR, BISA DI KATAKAN INI SEBUAH...................PELUANG DARI GOOGLE.

Anda memiliki sebuah Website atau mungkin hobi membuat Blog ? Mungkin anda memerlukan informasi ini. Silahkan Klik http://google-ku.blogspot.com/ kemudian anda daftarkan Blog atau Website anda ke Google. Kemudian jika Google menyukai website tsb ada kemungkinan Google mau bekerja sama dengan anda dengan cara memperbolehkan anda memasang iklan di website anda/blog anda dan setiap ada orang yg mengKlik iklan tsb anda bisa memperoleh \" dolar \" gratis dari Google.

Lihat contoh2 di Blog atau website yg sudah dipasangi iklan dari Google. Saya mendapatkan Blog2 di bawah dari search engine. Ayo...tunggu apa lagi.


CONTOH BLOG YANG SAYA TEMUKAN:
http://aturan-google.blogspot.com/
http://e-gold-gold.blogspot.com/
http://earth-enterprise.blogspot.com/
http://download-gamesku.blogspot.com/
http://gis-stellite.blogspot.com/
http://fanatic-megadeth.blogspot.com/
http://clasic-mozart.blogspot.com/
http://mysweet-flower.blogspot.com/
http://america-land.blogspot.com/
http://australia-land.blogspot.com/
http://singapore-land.blogspot.com/
http://geodeshy.blogspot.com/
http://indo-flower.blogspot.com/
http://italian-republic.blogspot.com/
http://trader-valas.blogspot.com/
http://batman-begin.blogspot.com/
http://disney-ku.blogspot.com/
http://niagara-river.blogspot.com/
http://motor-davidson.blogspot.com/
http://trumph-dogy.blogspot.com/
http://citra-garden.blogspot.com/
http://google-animal.blogspot.com/
http://program-nasa.blogspot.com/
http://download-newgames.blogspot.com/
http://psycological.blogspot.com/

http://samurai-movie.blogspot.com/
http://samurai-nipon.blogspot.com/
http://usa-idol.blogspot.com/
http://heart-disambiguation.blogspot.com/
http://google-ku.blogspot.com/
http://american-hardrock.blogspot.com/
http://study-the-earth.blogspot.com/
http://study-demography.blogspot.com/
http://grandprix-moto.blogspot.com/
http://formulaone-mobile.blogspot.com/
http://valentinorossi-yamaha.blogspot.com/
http://naruto-hero.blogspot.com/
http://gold-saint-seiya.blogspot.com/
http://beutiful-bridal.blogspot.com/
http://white-tuxedo.blogspot.com/
http://anturium-jemanii.blogspot.com/
http://comodo-dragon.blogspot.com/
http://no-global-warming.blogspot.com/
http://citra-nba.blogspot.com/
http://gold-valentine.blogspot.com/
http://beautiful-baliku.blogspot.com/
http://young-flower.blogspot.com/
http://lotus-ku.blogspot.com/
http://babys-portrait.blogspot.com/
http://leonardo-colour.blogspot.com/
http://rss-formats.blogspot.com/
http://taichi-pose.blogspot.com/
http://kungfu-pose.blogspot.com/
http://modern-yoga.blogspot.com/
http://karate-pose.blogspot.com/
http://metalica-megadeth.blogspot.com/
http://diamond-pose.blogspot.com/
http://landsat-tm.blogspot.com/
http://aids-death.blogspot.com/
http://diamond-rolex.blogspot.com/
http://love-universe.blogspot.com/
http://disney-ku.blogspot.com/
http://jerusalem-temple.blogspot.com/
http://kabah-pose.blogspot.com/
http://speed-guitaris.blogspot.com/
http://steve-vaipose.blogspot.com/
http://simpson-pose.blogspot.com/
http://great-wall-pose.blogspot.com/
http://feeds.feedburner.com/JonBonJovi
http://bonjovi-pose.blogspot.com
http://napoleon-pose.blogspot.com/
http://spinx-photo.blogspot.com/
http://starwebbusiness.blogspot.com/
http://my-feedburner.blogspot.com/
http://googleearn-money.blogspot.com/
http://gooogle-earth.blogspot.com/
http://citra-alexander.blogspot.com/
http://citra-water.blogspot.com/
http://citra-climate.blogspot.com/
http://citra-relief.blogspot.com/
http://citra-ducati.blogspot.com/
http://bio-sfer.blogspot.com/
http://good-bonsai.blogspot.com/
http://alex-antonio.blogspot.com/
http://beautiful-angelina.blogspot.com/
http://donald-bebek.blogspot.com/
http://paman-gober.blogspot.com/
http://pamela-anderson-pose.blogspot.com/
http://parin-hilton-pose.blogspot.com/
http://paris-hilton-pose.blogspot.com/
http://brosnan-pose.blogspot.com/
http://tom-cruise-pose.blogspot.com/
http://sexy-model-pose.blogspot.com/
http://wayang-kulit-pose.blogspot.com/
http://shahrukh-khan-pose.blogspot.com/
http://jerry-yan-pose.blogspot.com/
http://liberty-closeup.blogspot.com/
http://deva-krisna.blogspot.com/
http://buddha-golden.blogspot.com/
http://tiger-pose.blogspot.com/
http://guitar-electric.blogspot.com/
http://download-software-engine.blogspot.com/
http://trash-megadeth.blogspot.com/
http://model-american.blogspot.com/
http://britney-pose.blogspot.com/
http://jlo-pose.blogspot.com/
http://madonna-pose.blogspot.com/
http://sepultura-pose.blogspot.com/
http://dream-theater-pose.blogspot.com/
http://dave-mustaine-pose.blogspot.com/
http://halloween-pose.blogspot.com/
http://nirvana-pose.blogspot.com/
http://intel-core2.blogspot.com/
http://wedding-pose.blogspot.com/
http://bob-marley-pose.blogspot.com/
http://coin-gold-unik.blogspot.com/
http://mel-gibson-pose.blogspot.com/
http://brendan-fraser-photo.blogspot.com/
http://sebastian-bach.blogspot.com/
http://image-mars.blogspot.com/
http://sonar-diagram.blogspot.com/
http://about-las-vegas.blogspot.com/
http://javanese-blade.blogspot.com/
http://joesatriani-pose.blogspot.com/
http://street-fighter-pose.blogspot.com/
http://jimy-hendrix-pose.blogspot.com/
http://eagle-pose.blogspot.com/
http://bruce-lee-pose.blogspot.com/
http://stamp-collecting-photo.blogspot.com/

http://violin-photos.blogspot.com/
http://my-sword.blogspot.com/
http://ferrari-mycar.blogspot.com/
http://elvis-presley-pose.blogspot.com/

POsting soal ujian CPNS

Soal Ujian Bahasa :





- Kebijakan Pemerintah
- Pengetahuan Umum
- UUD ‘45 + Amandemen
- Tes Bakat Skolastik
- TOEFL (paper based)
- Bahasa Indonesia
- Bahasa Inggris
- Falsafah Ideologi
- Sejarah Nasional
- Tata Negara

Kerendahan Hati

By .. Taufik Ismail


Kalau engkau tak mampu menjadi beringin
yang tegak di puncak bukit
Jadilah belukar, tetapi belukar yang baik,
yang tumbuh di tepi danau

Kalau kamu tak sanggup menjadi belukar,
Jadilah saja rumput, tetapi rumput yang
memperkuat tanggul pinggiran jalan

Kalau engkau tak mampu menjadi jalan raya
Jadilah saja jalan kecil,
Tetapi jalan setapak yang
Membawa orang ke mata air

Tidaklah semua menjadi kapten
tentu harus ada awak kapalnya….
Bukan besar kecilnya tugas yang menjadikan tinggi
rendahnya nilai dirimu
Jadilah saja dirimu….
Sebaik-baiknya dari dirimu sendiri

Doa Seorang Ayah

By. Douglas Mc Arthur

Ya Tuhan, berikanlah hamba seorang putra yang cukup kuat untuk mengakui kelemahannya, tabah dan bangga dalam kekalahan, jujur dan rendah hati dalam kemenangan, berikanlah hamba seorang putra yang dapat mewujudkan cita-citanya dan tidak hanya tenggelam dalam angan-angannya saja, seorang putra yang sadar bahwa mengenal Engkau dan mengenal diri sendiri adalah landasan segala ilmu pengetahuan.



Ya Tuhan, jangan pimpin putraku di jalan yang mudah dan lunak, namun tuntunlah dia di jalan yang penuh hambatan dan godaan, kesulitan dan tantangan, bimbinglah dia untuk tetap tegak dalam prahara dan rasa kasih kepada mereka yang tidak berdaya, ajarilah dia untuk berhati tulus dan bercita-cita tinggi, mampu memimpin diri sendiri sebelum mempunyai kesempatan memimpin orang lain, berikanlah hamba seorang putra yang mengetahui makna tawa-ceria tanpa melupakan makna tangis duka, seorang putra yang mampu memandang jauh ke masa depan tanpa melupakan masa yang telah silam, dan bila semua ini telah menjadi miliknya, anugerahilah dia secercah kejenakaan supaya dia dapat sungguh-sungguh dan dapat pula menikmati hidupnya.


Anugerahilah dia kerendahan hati agar selalu ingat bahwa keagungan yang sejati, senantiasa sederhana, kearifan yang sesungguhnya, senantiasa tulus dan kekuatan yang benar , senantiasa lembut.

Dan, akhirnya bila semua ini telah terwujud, hamba ayahnya akan memberanikan diri berbisik, ‘HIDUPKU TIDAK SIA-SIA

Melayankan kebaikan kepada orang lain (Sebuah renungan akhir tahun 2007)

Di penghujung tahun 2007 ini, saya merenung tentang satu hal, yaitu: ”Seberapa besar tingkat kepedulian saya kepada orang lain?” Dari skala 1 (sangat buruk) sampai dengan 5 (sangat baik), dimanakah posisi saya? Jawabannya tidak akan saya kemukakan, tapi cukup disimpan untuk diri sendiri.

Mengapa saya melakukan hal ini? Ini tak lain untuk kepentingan diri sendiri. Selama saya masih belum memiliki kesadaran akan ruang dan waktu, selama itu pula jiwa saya tak akan pernah hadir. Kita hanya akan mengalami transformasi yang luar biasa begitu kita mulai melayankan kebaikan kepada orang lain.

Hal yang mudah diucapkan lidah tetapi amat rumit dilakukan adalah memikirkan orang lain, melayankan kebaikan dan memberikan manfaat baginya. Hal tersebut adalah kebutuhan untuk menikmati hidup yang penuh makna. Dengannya adalah cara terbaik untuk mencapai hakikat kemanusiaan yang sejati.

Lingkungan tempat saya berdiri sekarang telah begitu materialistisnya, sehingga banyak orang beranggapan bahwa perhatian tersebut bisa terjawabkan dengan uang. Padahal walaupun uang itu penting, ia tak akan pernah dapat menggantikan perhatian, pengertian, kehadiran dan kasih sayang.

Betapa banyak contoh yang bisa di ambil dari kehidupan sehari-hari. Banyak anak yang tumbuh tanpa perhatian yang semestinya dari orang tua mereka. Banyak orang tua yang berdalih bahwa kualitas jauh lebih penting daripada kuantitas. Padahal, kasih sayang dan pengertian hanya akan terbina melalui proses yang fokus dan terus menerus, yang membutuhkan banyak waktu. Betapa banyak para profesional yang cukup puas dengan memberikan sejumlah uang kepada orang tua mereka tanpa pernah mau tahu mengenai keadaan mereka yang sesungguhnya. Orang-orang seperti ini telah mengalami kekosongan pengertian dalam memahami hidup seolah-olah segala sesuatunya bisa dibeli dengan uang.

Kahlil Gibran pernah menulis, ”Bila engkau memberi dari hartamu, tiada banyaklah pemberian itu. Bila engkau memberi dari dirimu itulah pemberian yang penuh arti.” Memberi tidak harus bernuansa materi. Bahkan memberikan perhatian sebenarnya jauh lebih berarti daripada memberikan materi yang sifatnya sementara dan amat terbatas.

Salah satu wujud melayankan kebaikan kepada orang lain adalah dengan menunjukkan kepedulian yang paling mendasar seperti mendengarkan. Seorang anak pernah mengungkapkannya dengan sangat baik, ”Di masa pertumbuhanku, ayahku selalu menghentikan apa yang sedang dia kerjakan dan mendengarkanku saat aku begitu bersemangat menceritakan apa yang telah aku alami seharian.” Mendengarkan dengan benar adalah melupakan diri sendiri dan memberikan perhatian lahir dan batin yang tulus. Dengan mendengarkan kita dapat menangkap bukan hanya apa yang dikatakan tetapi juga apa yang dirasakan.

Mendengarkan amat penting untuk bisa memberikan sesuatu yang benar-benar dibutuhkan orang lain, bahkan sekalipun mereka tidak mengatakannya. ”Adalah baik untuk memberi ketika diminta, tapi jauh lebih baik lagi jika memberi tanpa harus diminta.” (Kahlil Gibran

Leave the comfort zone

Apa Sahabat pernah mengalami situasi nyaman dalam hidup/kehidupan dan tidak ingin meninggalkannya ?. Apa yang sahabat lakukan bila sahabat tidak mau meninggalgan tempat tersebut ?. Salahkah ? atau ..zona nyaman itu begitu anda dambakan sehingga sahabat enggan pergi ????

Pernah ada sahabat kuajak berjuang keluar dari zona nyaman, tapi apa jawabnya : " ..ahhh aku sudah nyaman disini, aku tdak mau mempertaruhkan ini, karena aku sudah memiliki tanggungan keluarga dirumah .."

Cari tempat aman, sudah nyaman, takut salah jalan, ...inilah fikiran negative yang kadang menghambat kita untuk menjadi super...lalu pa yang harus kita lakukan

Ada sahabat, yang berani meninggalkan zona nyaman ini. Sahabat seorang pegawai negeri di salah satu departemen pemerintah yang mengurusi masalah niaga dan sejenisnya. Sahabat sejak semula memang tidak begitu suka dengan cara, kinerja dan aturan tak tertulis yang sudah menjadi kebiasaan leluhur mereka. Begitu banyak keganjilan sebuah blanko yang harus ditanda tangan tapi tak jelas untuk apa. Sering sekali sahabat berontak untuk meninggalkan kebiasaan leluhur tersebut. Tapi apa yang didapat sahabat. Dia dijauhi kolega bahkan kadang banyak yang mengganggap miring kepadanya. Sampe akhirnya sahabat harus bertemu dengan realita yang begitu menyakitkan,sampai nurani ”tersobek-sobek” dan akhirnya sahabat memutuskan keluar dari statusnya sebagai PNS dimana orang2 mengidam-idamkan untuk bisa bertengger disana. Sahabatpun mencoba untuk berusaha dibidang lain...mencoba untuk menjadi seorang montir dan membuka bengkel mobil adalah pilihannya saat itu. Susah payah sahabat harus bersaing dengan bengkel profesional lain. Sampai akhirnya sahabat mengambil specialisasi memperbaiki mobil Volkswagen. Hingga kini sahabat menjadi orang yang cukup terkenal dikalangan VW dan dengan usahanya tersebut sahabat berhasil mencetak sarjana2 keluaran PTN ternama di Indonesia. Sempat terfikirkan apakah aku bisa seberani sahabat untuk meninggalkan Zona Nyaman ini. Tapi aku terus mencoba mengumpulkan ilmu dan keberanian untuk meninggalkan...Bagaimana dengan Anda – Sahabat??

Lepaskanlah

Disuatu desa yang dekat dengan pergunungan, tinggallah seorang nenek yang sebatang kara. Dia tinggal sendirian dan hanya ditemanin oleh seekor anjing kecil, sahabat sejatinya. Sehari-hari nenek tua tersebut bercocok tanam di halamannya yang kecil, menanam beraneka macam sayur-sayur sebagai sumber makanannya.

Dia telah lama ditinggal oleh keluarga tercintanya, suaminya telah lama meninggalkannya karena menikah lagi dengan seorang janda kaya. Sedangkan anak semata wayangnya meninggal pada saat berusia 5 tahun akibat terjatuh di sungai tak jauh dari tempat sang nenek tua tinggal. Namun walaupun hidup sebatang kara, nenek tersebut selalu bersikap riang dan tersenyum kepada siapa saja yang ditemuinya, sekalipun dengan anjing ataupun hewan-hewan yang dilihatnya. Dia selalu menyapa setiap orang yang dijumpainya.

Sikap riang dan ramah tersebut membuat semua orang menyukainya, dan memberinya julukan Si Nenek Bijaksana.

Suatu hari, tak jauh dari rumah si nenek bijaksana, terlihat seorang pemuda yang sedang patah hati sambil membawa sebilah pisau tajam yang ditancap2kan ke tanah. Sesekali pemuda itu terlihat duduk diam, dan tak lama kemudian terlihat wajahnya yang kusut memandang kosong ke suatu arah yang tidak jelas.

Melihat pemuda tadi, si nenek bijaksana tahu bahwa pemuda tersebut banyak memiliki masalah dan dia pun mendekatinya. Disapanya ramah si pemuda tersebut:
"Wahai anak muda, kenapa engkau begitu kusut, apa yang menjadi masalah bagi mu? mungkinkah aku dapat membantunya?' tanya si nenek ramah
Pemuda tadi memandang sang nenek dan seketika kembali memandang suatu arah dengan tatapan kosongnya tanpa menjawab perkataan nenek tersebut sedikit pun

Melihat sikap pemuda tersebut yang tidak mengabaikan kata-katanya, sang nenek pun tersenyum dan diambilnya pisau ditangan sang pemuda dan diukirnya satu kata ditanah tepat didepan sang pemuda. Satu kata tersebut adalah LEPASKANLAH.

Melihat kata tersebut sang pemuda menitikkan air mata, dan menatap sang nenek dengan berkata:
"Saya telah memikirkan masalah ini sampai berapa minggu, dan aku pun berniat untuk bunuh diri karena selalu tidak berhasil mengikuti ujian menjadi seorang pejabat negara walaupun telah aku ikuti berulang-ulang kali, namun satu kata dari mu membuat aku mengerti arti hidup"

"Anak muda, apapun masalah mu, jangan menyiksa dirimu seperti ini. Karena ingatlah apapun masalahmu pasti ada pemecahannya, bila kamu mau berpikir untuk melepaskannya" sahut sang nenek

"Jadikanlah masalah sebagai proses hidupmu, bukan sebagai beban dalam kehidupan mu, karena dengan begitu kita akan dapat menghargai hidup ini dengan sungguh-sungguh" lanjut sang nenek

Sang nenek bijaksana pun menceritakan hidupnya yang sebatang kara namun dapat menikmati hidup ini tanpa merasanya sebagai beban. Sang pemuda yang mendengarkan cerita sang nenek bijaksana pun menyadari masalah yang dihadapinya tidak lah sebesar masalah yang dihadapi sang nenek namun dirinya cepat menyerah dan mengambil jalan pintas untuk memecahkan masalah tersebut.

~Jangan jadikan masalah "kecil" sebagai alasan kita untuk tidak bisa sukses. sering kali kita jumpai dikehidupan sehari-hari, anak muda yang tidak mau melanjutkan sekolah karena tidak lulus ujian disekolah favoritnya, karyawan yang berhenti kerja karena gagal menyesuaikan diri dengan lingkungan kerjanya, dan masalah-masalah "kecil" lainnya yang dijadikan tameng untuk tidak sukses dan putus asa. Ingatlah, "Masalah besar jadikanlah menjadi Masalah kecil, dan masalah kecil anggaplah hilang". Pola pikir demikianlah, yang menjadikan kita individu yang sukses dengan bijaksana. Jangan terpaku pada satu masalah "kecil". Lepaskanlah......masih banyak masalah dihidup kita. Jangan jadikan masalah "kecil" sebagai penghalang kesuksesan kita

Jadilah Diri Anda Seutuhnya.....

Disuatu telaga besar milik seorang saudagar kaya, hidup lah bermacam-macam ikan dengan suka cita. Telaga yang begitu besar dengan berbagai macam tanaman air yang menghiasi, memberikan suasana tenang bagi siapa saja yang melihatnya. Tepat ditengah telaga tersebut, terdapat sebuah air mancur kecil, yang menghasilkan gelembung-gelembung udara didalam air. Ikan yang berada didalam telaga tersebut terlihat kesana kemari dengan gembira bermain-main dengan gelembung-gelembung air tersebut.


Sang saudagar kaya sangat mencintai ikan-ikannya sehingga dengan rajin setiap harinya, dia memberi makan ikan-ikan tersebut dengan udang-udang kecil yang dihaluskan. Hampir ratusan ikan yang tinggal didalam telaga tersebut, dengan berbagai macam jenis dan bentuknya. Dari ratusan ikan tersebut, terdapat seekor ikan mas bertubuh besar dan berwarna emas. Sepintas ikan ini sangatlah lincah dan menarik, namun ada satu sifat jelek yang dimiliki ikan ini, yaitu sifat ketergantungannya.


Pada saat siang hari, ikan-ikan di telaga tersebut seperti biasa menanti tuannya untuk diberi makan, termasuk si ikan mas. Namun setelah ditunggu-tunggu sang saudagar kaya yang dinanti tidak datang juga. Ternyata karena suatu kesibukkan mengharuskan sang saudagar kaya untuk keluar kota untuk waktu yang agak lama. Ikan-ikan ditelaga tersebut berinisiatif memakan tanaman air yang ada disekitar telaga tersebut, hanya si ikan mas yang tetap menunggu dan menunggu


"Hai ikan mas, makanlah tanaman air ini, kamu tinggal menggigit dan mengunyahnya, untuk makan siang kamu" Teriak ikan-ikan yang lain kepada si ikan mas


"Tidak, akan tidak bisa memakan dan mengigitnya. Saya tidak bisa. Saya akan menunggu tuan kita memberi makan saja" Jawab ikan mas itu dengan ketusnya


Hari semakin malam, namun sang saudagar kaya yang ditunggu ikan mas tersebut, tidak kunjung datang. Ikan-ikan yang lain, sudah kenyang menyantap tanaman air, hanya si ikan mas yang kelaparan karena belum memakan apa pun. Akibat menahan lapar yang begitu dahsyat, si ikan mas mulai merasa lemas di sekujur tubuhnya, namun dia tetap merasa tidak bisa memakan tanaman air tersebut, karena dia terbiasa diberikan makan oleh tuannya.


Sudah 2 hari, si ikan mas menahan lapar dan akhirnya tubuhnya pun kaku karena kelaparan, di lubung makanan yang berlimpah. Dia mati bukan karena tidak ada makanan, namun karena sifat ketergantungan terhadap orang lain.


~Banyak sekali kita melihat di kehidupan ini, sifat ketergantungan yang berlebih terhadap orang tua, saudara dan terhadap orang lain. Sifat ketergantungan yang berlebih akan membuat diri kita tidak terasah, merasa tidak percaya diri dan tidak mampu memekpresikan kemampuan diri kita. Kita boleh belajar, mengikuti dan dimotivasi oleh orang lain, namun hendaknyalah kita harus selalu yakin pada kemampuan diri kita dan menjadi diri kita sendiri, karena setiap orang punya kemampuan untuk menjadi sukses, hanya pandangan dan perjuangan akan arti sukses yang salah, yang menghalangi datangnya kesuksesan tersebut. Jadilah diri anda seutuhnya!!!~
Salam,

Semut & Lalat

Beberapa ekor lalat nampak terbang berpesta diatas sebuah tong sampah didepan sebuah rumah. Suatu ketika anak pemilik rumah keluar dan tidak menutup kembali pintu rumah kemudian nampak seekor lalat bergegas terbang memasuki rumah itu. Si lalat langsung menuju sebuah meja makan yang penuh dengan makanan lezat. "Saya bosan dengan sampah-sampah itu, ini saatnya menikmati makanan segar" katanya.

Setelah kenyang si lalat bergegas ingin keluar dan terbang menuju pintu saat dia masuk, namun ternyata pintu kaca itu telah terutup rapat. Si lalat hinggap sesaat di kaca pintu memandangi kawan-kawannya yang melambai-lambaikan tangannya seolah meminta agar dia bergabung kembali dengan mereka.

Si lalat pun terbang di sekitar kaca, sesekali melompat dan menerjang kaca itu, dengan tak kenal menyerah si lalat mencoba keluar dari pintu kaca. Lalat itu merayap mengelilingi kaca dari atas ke bawah dan dari kiri ke kanan bolak-balik demikian terus dan terus berulang-ulang. Hari makin petang si lalat itu nampak kelelahan dan kelaparan dan esok paginya nampak lalat itu terkulai lemas terkapar di lantai.

Tak jauh dari tempat itu nampak serombongan semut merah berjalan beriringan keluar dari sarangnya untuk mencari makan dan ketika menjumpai lalat yang tak berdaya itu, serentak mereka mengerumuni dan beramai-ramai menggigit tubuh lalat itu hingga mati. Kawanan semut itu pun beramai-ramai mengangkut bangkai lalat yang malang itu menuju sarang mereka.

Dalam perjalanan seekor semut kecil bertanya kepada rekannya yang lebih tua "Ada apa dengan lalat ini Pak?, mengapa dia sekarat?".

"Oh.. itu sering terjadi, ada saja lalat yang mati sia-sia seperti ini, sebenarnya mereka ini telah berusaha, dia sungguh-sungguh telah berjuang keras berusaha keluar dari pintu kaca itu namun ketika tak juga menemukan jalan keluar, dia frustasi dan kelelahan hingga akhirnya jatuh sekarat dan menjadi menu makan malam kita" Semut kecil itu nampak manggut-manggut, namun masih penasaran dan bertanya lagi "Aku masih tidak mengerti, bukannya lalat itu sudah berusaha keras? kenapa tidak berhasil?".

Masih sambil berjalan dan memangggul bangkai lalat, semut tua itu menjawab "Lalat itu adalah seorang yang tak kenal menyerah dan telah mencoba berulang kali, hanya saja dia melakukannya dengan cara-cara yang sama". Semut tua itu memerintahkan rekan-rekannya berhenti sejenak seraya melanjutkan perkataannya namun kali ini dengan mimik & nada lebih serius "Ingat anak muda, jika kamu melakukan sesuatu dengan cara yang sama namun mengharapkan hasil yang berbeda, maka nasib kamu akan seperti lalat ini".

"Para pemenang tidak melakukan hal-hal yang berbeda, mereka hanya melakukannya dengan cara yang berbeda"

salam bijaksana,

.

Kisah Luqman Al-Hakim

Dalam sebuah riwayat menceritakan, pada suatu hari Luqman Hakim telah masuk ke dalam pasar dengan menaiki seekor himar, manakala anaknya mengikut dari belakang. Melihat tingkah laku Luqman itu, setengah orang pun berkata, 'Lihat itu orang tua yang tidak bertimbang rasa, sedangkan anaknya dibiarkan berjalan kaki."
Setelah mendengarkan desas-desus dari orang ramai maka Luqman pun turun dari himarnya itu lalu diletakkan anaknya di atas himar itu. Melihat yang demikian, maka orang di pasar itu berkata pula, "Lihat orang tuanya berjalan kaki sedangkan anaknya sedap menaiki himar itu, sungguh kurang adab anak itu."

Sebaik sahaja mendengar kata-kata itu, Luqman pun terus naik ke atas belakang himar itu bersama-sama dengan anaknya. Kemudian orang ramai pula berkata lagi, "Lihat itu dua orang menaiki seekor himar, adalah sungguh menyiksakan himar itu."
Oleh kerana tidak suka mendengar percakapan orang, maka Luqman dan anaknya turun dari himar itu, kemudian terdengar lagi suara orang berkata, "Dua orang berjalan kaki, sedangkan himar itu tidak dikenderai."
Dalam perjalanan mereka kedua beranak itu pulang ke rumah, Luqman Hakim telah menasihatai anaknya tentang sikap manusia dan telatah mereka, katanya, "Sesungguhnya tiada terlepas seseorang itu dari percakapan manusia. Maka orang yang berakal tiadalah dia mengambil pertimbangan melainkan kepada Allah S.W.T sahaja. Barang siapa mengenal kebenaran, itulah yang menjadi pertimbangannya dalam tiap-tiap satu."

Kemudian Luqman Hakim berpesan kepada anaknya, katanya, "Wahai anakku, tuntutlah rezeki yang halal supaya kamu tidak menjadi fakir. Sesungguhnya tiadalah orang fakir itu melainkan tertimpa kepadanya tiga perkara, yaitu tipis keyakinannya (iman) tentang agamanya, lemah akalnya (mudah tertipu dan diperdayai orang) dan hilang kemuliaan hatinya (keperibadiannya) , dan lebih celaka lagi daripada tiga perkara itu ialah orang-orang yang suka merendah-rendahkan dan meringan-ringankann ya." sumber: Unknown

Berbagi semangat pembaharuan di tahun baru

Penghujung tahun....
bisa jadi saatnya kita untuk berhenti sejenak
melihat kembali jejak karir kita di belakang
Sebagian mungkin kurang beruntung
belum berkesempatan mendapatkan pekerjaan

Sebagian lagi mungkin setengah beruntung
bekerja namun bukan seperti yang diharapkan

Sebagian lagi mungkin sungguh beruntung
mendapatkan karir yang begitu menjanjikan
Sebagian lagi mungkin telah menyia-nyiakan kesempatan
membiarkan hari-hari berlalu tanpa kerja berkualitas

Siapapun Anda....
bagaimanapun rupa jejak karir Anda di belakang
kami ajak Anda berbagi semangat pembaharuan
semangat untuk terus memperbaiki diri
Selalu ada kesempatan....
bagi yang gigih dan berusaha keras
bagi yang tekun berdoa
bagi yang trampil menciptakan kesempatan

THINK OUTSITE THE BOX

THINK OUTSITE THE BOX

Di jalan yang sangat sepi, anda sedang menyetir sendirian dalam hujan deras dan badai yang besar. Ketika anda melewati halte bis, anda melihat:
Seorang manula yang sakit, kedinginan dan nampaknya sangat parah kesehatannya.
Seorang teman yang dulu pernah menyelamatkan hidup anda.
Seorang gadis impian yang selama ini anda idam-idamkan.
Siapakah yang ingin anda bawa? Karena anda tidak bisa membawa tiga-tiganya.
Kondisi di atas mungkin akan menjadi sebuah dilema etikal bagi anda. Anda memang harus menyelamatkan seorang manula yang bisa saja kehilangan nyawanya. Anda juga perlu bertemu dan menjemput seorang teman yang pernah menyelamatkan anda dan inilah saatnya anda membayar utang budi anda. Anda juga tentunya tidak ingin kehilangan gadis impian anda.
Dari 200 orang pria yang disurvey, semuanya mengalami kesulitan menjawab. Namun ada satu orang yang memiliki jawaban mengejutkan.
Inilah Jawabannya:
“Saya akan memberikan kunci mobil saya kepada teman yang dulu pernah menyelamatkan saya dan meminta dia untuk mengantarkan Manula tersebut ke rumah sakit terdekat. Saya sendiri akan tinggal di halte bis menunggu bis berikutnya bersama gadis impian saya”
Kadang-kadang, kita harus membuka pikiran kita seluas-luasnya dan berpikir diluar kotak.

.

BERIKAN MAKNA PADA SETIAP KEKALAHAN

Oleh Eko Jalu Santoso, Weblog: www.ekojalusantoso. com



Apakah Anda salah satu pencinta sepakbola ? Kalau ya, pasti Anda t id ak akan melewatkan pertandingan sepakbola antara Indonesia melawan Korea Selatan tadi malam. Sebuah harapan besar yang t id ak hanya menjadi milik pemain kesebelasan Indonesia , tetapi juga menjadi harapan berjuta-juta masyarakat pencinta sepakbola Indonesia agar tim Indonesia mampu mengukir sejarah baru, akhirnya harus kandas oleh kesebelasan Korea Selatan. Kekalahan itu tentu menyakitkan t id ak hanya bagi pelatih dan pemain, namun juga bagi pencinta sepakbola Indonesia . Kekalahan itu telah menjadi perbincangan hampir di semua sudut-sudut kantor di pagi hari ini.



Sahabat, begitulah warna-warni keh id upan dalam pertandingan olahraga ataupun dalam permainan lainnya, selalu ada kekalahan dan kemenangan. Demikian halnya dengan keh id upan kita, ada masanya dalam keh id upan seseorang akan mengalami masa-masa sulit, masa-masa kekalahan atau kegagalan. Setiap orang pasti pernah mengalami masa-masa kekalahan. Cepat atau lambat, masa-masa sulit seperti itu pasti akan datang dalam keh id upan setiap orang. Dan reaksi masing-masing pribadi sesungguhnya akan sangat menentukan bagaimana kualitas keh id upan, kebahagiaan dan kesuksesan seseorang di masa depannya.



“Seorang pecundang tak tahu apa yang akan dilakukannya bila kalah, tetapi sesumbar apa yang akan dilakukannya bila menang. Sedangkan, pemenang t id ak berbicara apa yang akan dilakukannya bila ia menang, tetapi tahu apa yang akan dilakukannya bila

kalah.”

- Eric Berne -



Mulai ketika kita terlahir di dunia ini, setiap diri pribadi sudah di takdirkan akan mengalami berbagai tantangan keh id upan, mulai dari kesulitan dan kemudahan, kegagalan dan kesuksesan, kemenangan dan kekalahan dalam h id upnya. Tiap-tiap diri sesungguhnya telah ditakdirkan untuk menjumpai saat-saat sulit ataupun saat-saat menerima kekalahan seperti ini.



Adakah Anda pernah mengalami kekalahan, kesulitan dan kegagalan ? Bagaimana Anda menyikapinya ? Ataukah Anda pernah melihat sendiri, rekan anda, sahabat anda, orang terdekat anda yang sudah sekian lama berusaha, namun masih belum mencipta sebuah kemenangan atau keberhasilan ? Bagaimana mereka menyikapi masa-mas sulit seperti ini ? Sahabat, lihatlah lebih cermat lagi, mungkin kita akan mendapati bahwa masa-masa sulit, menrima kekalahan seringkali telah menjadikan kesempatan bagi sebagian orang untuk terus maju, namun juga banyak menjadikan orang malah semakin terpuruk dalam kemalangan. Itu semua adalah bagaimana mereka menyikapinya.



Kekalahan dalam h id up kita bisa memberi kita "inspirasi" atau "keputusasaan". Bagai mereka yang yang termasuk kelompok “Quitters” – orang-orang yang mudah menyerah – kekalahan dalam keh id upan seringkali menjadikan mereka semakin terpuruk dalam kemalangan. Namun t id ak demikian bagi mereka yang termasuk kelompok “Climbers” – orang-orang yang selalu optimis dan berpikir positif – mereka dapat memberi makna pada setiap kekalahannya dalam keh id upan untuk terus bersemangat kerja sampai benar-benar mendapatkan apa yang mereka inginkan. Termasuk kelompok manakah diri Anda ?



Berikanlah makna pada setiap kekalahan, dan transformasikan menjadi sesuatu yang lebih berharga. Pertumbuhan kepribadian kita seharusnya adalah proses merespon setiap masalah, kesulitan dan perubahan secara positif. Evaluasi kekalahan yang kita terima, kemudian lakukan perubahan melalui cara-cara yang lebih baik untuk meraih kemenangan. Persiapkan diri anda menghadapi masa depan yang lebih berarti.



Bukankah sebuah batu yang awalnya tak berharga akan dapat menjadi sesuatu yang amat berharga bila kita gosok. Begitu juga diri kita, h id up kita, kita tak akan pernah menemukan potensi dalam diri kita, kalau t id ak pernah kita mencobanya. Jangan pernah bilang kita bisa sukses tanpa melewati kekalahan-kekalahan . Jangan pernah bioalng kita dapat berhasil tanpa melalui perubahan-perubahan .



Bukankah mempersiapkan diri dari sekarang akan lebih baik dari pada hanya menunggu datangnya masa-masa sulit dalam keh id upan kita ?. teruslah berjuang untuk meraih kemenangan.



Salam Motivasi Nurani.

TAHUN BARU, IMPIAN BARU

Oleh : Eko Jalu Santoso, Founder Motivasi Indonesia Dan Penulis Buku



Dalam hitungan hari kita akan segera meninggalkan tahun 2007. Bagi sebagian orang, pergantian tahun merupakan saat yang dinanti-nanti, namun bagi sebagian lagi masih diliputi tanda tanya bagaimana kondisi tahun depan. Setiap pergantian tahun, selalu diikuti dengan refleksi dan resolusi baru. Luangkan waktu untuk melihat kembali apa yang sudah kita raih dalam satu tahun ini. Kemajuan apa saja yang sudah kita peroleh selama satu tahun ini dibandingkan dengan tahun lalu ? Apakah semua target yang kita tetapkan di awal tahun berhasil kita capai di tahun ini ?

Adakah prestasi dan pencapaian terbaik yang ingin kita ulang kembali di tahun 2008 ? Adakah hal-hal yang ingin kita tingkatkan lebih baik lagi di tahun 2008 ? Apakah ada rencana dan target baru yang ingin kita raih di tahun 2008 nanti ? Apakah ada sesuatu yang baru yang ingin kita mulai di tahun 2008 ini ?

HIDUPKAN IMPIAN BARU

Siap atau tidak siap tahun baru 2008 sudah berada di ujung mata. Memasuki tahun baru, sebaiknya segera menetapkan impian baru. Apakah itu menghidupkan kembali impian lama yang belum terwujud atau benar-benar menetapkan impian baru yang hendak diraih di tahun 2008. Ingatlah bahwa sebuah kesuksesan dimulai dari sebuah impian yang memenuhi hati dan pikiran kita.

Mulailah menetapkan impian Anda. Apakah itu impian sederhana seperti ingin mengganti laptop yang lebih baru misalnya, merenovasi rumah, mengganti mobil lebih baru, sampai impian lebih tinggi, mengikuti pendidikan lebih tinggi, menerbitkan buku baru atau membangun usaha baru misalnya.

Apapun itu, yang pasti menghidupkan impian akan memberikan banyak manfaat bagi kita. Karena memiliki impian akan memberi motivasi bagi kita untuk bertindak mewujudkannya. Memiliki impian dapat menjadi arah bagi kita untuk melangkah kedepan. Bahkan menghidupkan impian seperti membangkitkan energi dari dalam diri, dapat menjadi pendorong bagi kita untuk memperkuat diri dalam menghadapi berbagai tantangan dan hambatan.

Memiliki impian dapat memberi kita dorongan untuk hidup lebih terencana, hidup lebih efisien guna merealisasikan mimpi kita. Mimpi dapat menjadi pendorong seseorang untuk melakukan tindakan yang terarah demi merealisasikan impian.

Dengan impian akan menghidupkan harapan. Dengan harapan akan melahirkan tindakan. Dengan tindakan akan ada langkah kemajuan. Jadi, jika Anda belum punya impian baru di tahun yang baru, segeralah ambil alat tulis, dan mulailah menuliskan daftar impian yang ingin diraih. Kemudian tetapkan satu atau beberapa yang benar-benar ingin Anda prioritaskan untuk dicapai.

RENCANA DAN TINDAKAN

Memiliki impian saja tentu tidak cukup. Impian belum menjamin terealisasinya tujuan. Karena impian barulah langkah pertama yang akan memudahkan langkah-langkah berikutnya. Dengan impian, langkah-langkah berikutnya akan lebih terarah dengan baik.

Setelah memiliki impian, langkah berikutnya yang sangat penting adalah memvisualisasikan impian tersebut menjadi sebuah tujuan yang jelas dan rinci. Kemudian mulailah menyusun rencana dan strategi untuk melakukan tindakan-tindakan dalam merealisasikan impian tersebut. Dengan demikian memiliki kejelasan impian sangatlah penting dalam membantu memudahkan menyusun rencana rinci dan tindakan yang diperlukan.

Ingatlah bahwa impian tanpa rencana dan tindakan hanyalah sekedar impian. Ketika sudah menetapkan impian, menyusun rencana, berusahalah dalam tindakan selalu fokus pada impian dan rencana kita. Dengan fokus akan menjadi lebih bersemangat, lebih terarah dan melahirkan kreativitas untuk mencari berbagai cara baru dalam merealisasikannya.

Kalau hal itu dilakukan secara konsisten dan terarah, kita akan menikmati hasilnya di tahun mendatang. Arahkan hati dan pikiran kita tentang indahnya meraih kesuksesan dalam merealisasikan impian kita. Bayangkan pada saat akhir tahun nanti, ketika anda melihat kembali daftar mimpi anda dan banyak mimpi Anda yang berhasil Anda realisasikan. Sangat menyenangkan bukan ?

Untuk itu tulislah daftar impian Anda. Tentu akan sangat menyenangkan kalau kita menuliskannya dan kemudian melihatnya kembali prestasi yang sudah kita raih selama perjalanan sepanjang tahun.

SELAMAT TAHUN BARU 2008. HIASI HIDUP ANDA DENGAN CAHAYA HARAPAN.

Wednesday, December 26, 2007

Jadilah Yang Paling Baik

Jadilah Yang Paling Baik
Oleh : Eko Jalu Santoso - Founder Motivasi Indonesia, Penulis Buku


Setiap orang pasti memiliki keinginan menjadi manusia terbaik. Namun sayangya sekarang ini banyak orang yang mengartikan salah makna menjadi orang paling baik dalam hidup ini. Apakah itu dalam hubungan antara dua orang manusia atau lebih, apakah itu dalam kaitannya dengan pekerjaan, bisnis, usaha, persahabatan sampai dengan dalam kehidupan bertetangga dan bernegara.

Banyak orang yang berusaha menjadi paling baik dibandingkan dengan orang lain dengan cara mengalahkan orang lain. Sebagian yang lain berusaha menjadi paling baik dengan merendahkan orang lain, bahkan ada yang dengan menyingkirkan orang lain. Banyak juga yang berusaha menjadi lebih baik dibanding orang lain dengan hanya diukur dari nilai penampilan luar atau nilai ukuran keberhasilan duniawi semata, seperti memiliki mobil yang lebih mewah, rumah lebih besar, pakaian dan asesories lebih mahal, dll. Ada juga orang yang berusaha menjadi paling baik dibandingkan orang lain dengan ukuran lebih tinggi dalam kedudukan atau pangkat dan jabatan, lebih tinggi dibanding lainnya dalam hal kehormatan, kesombongan, popularitas, keegoan pribadi, dll.

Kalau mencermati makna sesungguhnya dari rangkaian nasehat bijak dalam hadits tersebut diatas, sesungguhnya bukan hal seperti ini yang menjadi makna terdalam. " Jadilah yang paling baik dari dua orang manusia" yang dimaksudkan adalah lebih baik dibanding orang lain dalam hal akhlak dan mengutamakan kepentingan orang lain. Menjadi lebih baik dibanding orang lain dalam hal memberikan manfaat bagi orang lain. Lebih baik dalam menjaga kemuliaan akhlak, kerendahan hati, lebih baik dalam berbagi kebaikan, kejujuran, menolong orang lain, mengembangkan sikap empati, mengedepankan cinta kasih dan kesetiaan.

Aplikasinya dalam kehidupan, kalau kita sebagai pengusaha, l;ebih baik menjadi pengusaha paling baik dibandingkan orang lain dengan cara menjadi pengusaha sejati. Menjadi pengusaha yang berorientasi pada manfaat sebanyak-banyaknya bagi orang lain, pengusaha yang menjalankan bisnis dengan mengedepankan kejujuran, mengutamakan kepentingan konsumen, memberikan pelayanan yang baik, dll.

Kalau kita saat ini masih bekerja sebagai karyawan, lebih baik berusaha menjadi karyawan paling baik dibandingkan dengan orang lain, dengan berusaha menjadi karyawan sejati. Selalu mengedepankan kewajiban dengan professional sebelum menuntu hak kita, mengembangkan diri dalam bidang yang ditekuninya, senang membantu orang lain, berusaha memberikan kualitas pelayanan terbaik, mengutamakan kepentingan orang lain, mengedepankan kejujuran, dll.

Kalau anda sebagai anak, sebagai orang tua, sebagai pasangan, sebagai saudara, sebagai tetangga, berusahalah menjadi paling baik diantara yang lain dalam hal mengutamakan kepentingan dan kebaikan orang lain. Berusahalah selalu menghargai orang lain, bersikap empati, memahami kepentingan orang lain dan menjadikan orang lain merasa penting dan dibutuhkan.

Marilah kita renungkan kembali, dalam berbagai bidang kegiatan kita, baik sebagai pengusaha, sebagai karyawan, sebagai keluarga, sebagai pemimpin, sebagai warga masyarakat, apakah sudah meneladani sikap menjadi yang paling baik dalam kemulian akhak dan mengutamakan kepentingan orang lain ?. Menjadi orang paling baik dalam kehidupan ini, bukan hanya diukur dari penampilan duniawi semata, tetapi diukur dari seberapa besar manfaat yang telah kita berikan dalam kehidupan. SEMOGA BERMANFAAT.

Sumber: Jadilah Paling Baik oleh Eko Jalu Santoso, Founder MotivasiIndonesia dan Penulis buku "The Art of Life Revolution" dan buku "Heart Revolution" diterbitkan Elex Media Komputindo. Weblog: www.ekojalusantoso.com

Menikmati Putaran Roda Kehidupan

Menikmati Putaran Roda Kehidupan
Oleh : Agus Riyanto


Sukses itu penuh perjuangan, bahkan harus diraih dengan pengorbanan yang dahsyat, begitu orang bilang. Meraih sukses itu tidak semudah membalikkan telapak tangan. Sering kita kagum terhadap orang-orang sukses di dunia ini, namun kita jarang menelusuri perjalanan sukses mereka yang penuh onak dan duri.

Jika kita dilahirkan di tengah keluarga yang sederhana, atau bahkan kekurangan, mungkin kita tidak akan mendapatkan fasilitas yang memadai untuk mewujudkan impian sukses kita. Berawal dari pendidikan yang layak, mungkin kita hanya mendapatkan pendidikan seadanya. Karena kita tidak mendapat fasilitas yang memadai, seperti biaya kuliah dan lain-lain maka kita pun harus berjuang dari nol. Kita bergerak dari bawah, kita berjuang dari bukan siapa-siapa, tidak punya apa-apa, tidak diakui siapa-siapa, untuk menjadi diri kita yang sesungguhnya yang eksistensi dan kompetensinya diakui dunia di sekitar kita.

Perjuangan dari bawah adalah perjuangan yang keras dan penuh tantangan. Kita menaiki tangga dari anak tangga yang pertama. Jika orang tua kita adalah pemilik perusahaan, tentu kita tinggal mewarisinya. Kita tidak perlu susah-susah merintis karir dari bawah atau merintis usaha/bisnis dari nol. Tapi jika kita meraih kesuksesan dari tidak punya apa-apa menjadi punya segalanya, kesuksesan ini akan sangat berarti bagi kita. Dan yang lebih penting lagi, perjalanan dalam meraih kesuksesan itu sendiri menjadi kekayaan mental kita yang sangat bernilai.

Berjuang dari nol/dari bawah, butuh kesabaran dan semangat yang berlipat ganda. Mungkin kita harus mulai dari profesi yang dalam pandangan umum kurang keren atau tidak berkelas. Misalnya sebagai office boy, pembantu rumah tangga, tukang sapu jalan, pedagang asongan, atau yang lainnya. Bukan berarti saya meremehkan profesi yang saya sebut tadi, tapi kenyataannya bila kita lakukan survey pasti hampir semua orang akan enggan menjalani profesi tadi. Dan mungkin juga orang yang benar-benar sedang menjalani profesi tadi juga karena terpaksa, karena adanya seperti itu, daripada nganggur, atau juga karena minder, "Lha wong saya hanya tamat SD atau SMP, mana mungkin saya dapat pekerjaan yang mentereng..." Banyak orang menganggap pendidikan yang rendah menjadi penghalang untuk meraih kesuksesan.

Jika sebuah pekerjaan itu jelas halal dan berkah, buat apa kita malu menjalaninya. Banyak orang ingin kaya dan terlihat perlente, namun pada kenyataannya banyak dari mereka mengambil jalan pintas: korupsi, menjalankan bisnis haram, pergi ke dukun, atau kalau perlu ngingu (memelihara) tuyul dan cari pesugihan. Ini kan tidak ada artinya. Walau kita pada akhirnya kelihatan kaya, punya uang melimpah, tapi pada hakikatnya tidak ada nilainya sama sekali. Saya pikir seorang pemulung yang kucel/lusuh lebih baik daripada mereka.

Kesuksesan yang diraih dengan kerja keras dan tetap konsisten di jalan yang luruslah yang akhirnya akan memberikan kebahagiaan yang sejati. Kekayaan yang kita miliki bukan cuma materi, tapi juga kekayaan mental/kaya hati. Ini adalah kesuksesan yang ideal; selain materi, spiritualitas juga kita miliki. Jadi dunianya kita dapat, akhiratnya juga tidak ketinggalan.

Saya mengenal seorang figur sukses yang luar biasa. Beliau pernah menjadi cleaning service, kemudian bekerja di sebuah universitas negeri di Purwokerto. Mengawali karier sebagai tukang fotokopi dan penjilidan buku. Namun mimpi beliau tidak pernah padam. Walau beliau berasal dari keluarga petani yang sangat sederhana, mimpinya tetap menjulang ke langit. Sambil bekerja, beliau melanjutka studi di sebuah "Universitas Terbesar" di Indonesia, yakni Universitas Terbuka. Setelah lulus UT, beliau tidak berhenti, tapi malah nekat ikut bersaing untuk mendapatkan beasiswa S2 ke luar negeri. Beberapa kali gagal, tidak membuatnya patah semangat. Hingga akhirnya beliau dapat melanjutkan S2 di Leicester University, Inggris. Setelah menjadi MBA Ed, beliau juga tidak berhenti. Beliau kemudian mendalami NLP (Neuro Linguistic Programming) di negeri kanguru, Australia. Semangat belajar yang tinggi membuatnya terus bertumbuh dari seorang cleaning service/pegawai rendahan menjadi kepala bagian, pembicara publik, dosen luar biasa, motivator dan trainer. Perjuangan beliau membuahkah sukses berkat kerja keras dan semangat pantang menyerah sebelum kesuksesan berada di tangan. Latar belakang keluarga, pendidikan dan profesi awal meniti karier tidak menghentikan mimpi untuk meraih impian dan memberikan yang terbaik untuk kehidupan ini.

Kisah di atas hanyalah sekedar contoh bahwa tidak ada yang tidak mungkin dalam hidup ini kalau kita mau berjuang sepenuh hati. Mungkin sekarang kita masih jadi pegawai rendahan, disuruh ini dan itu, bekerja di bawah tekanan yang luar biasa. Atau bisnis kita baru bertunas, orang-orang memandang dengan sebelah mata. Bukankah itu sebuah ujian, apakah kita sanggup melewati tangga demi tangga kehidupan hingga akhirnya kita sampai pada puncak tangga kesuksesan.

Untuk menggapai impian, kita hanya butuh semangat berlipat ganda daripada orang kebanyakan. Di saat orang lain berhenti melangkah, justru kita berlari. Di saat orang lain berkata, "Itu tak mungkin berhasil", kita justru yakin bahwa nothing is impossible. Di saat kita diremehkan, dipandang sebelah mata, kita justru lebih yakin lagi siapa diri kita yang sesungguhnya. Keberhasilah kita bukan karena orang lain, tapi karena usaha kita sendiri. Kita yakin dengan kemampuan kita. Kita tidak pasrah begitu saja dengan keadaan, namun ikhtiar sekuat tenaga, baru setelah itu bertawakkal menyerahkan hasilnya pada Yang Maha Kuasa.

Salam sukses dunia-akhirat!

Agus Riyanto

Daun Di Musim Gugur

Daun Di Musim Gugur
Oleh : Andrie Wongso


Pada suatu pagi hari di sebuah musim gugur, tampak seorang anak bekerja menyapu halaman luar sebuah asrama. Pohon-pohon yang rindang di sekitar situ tampak berguguran daunnya. Walaupun bekerja dengan rajin dan teliti menyapu dedaunan yang rontok, tetap saja halaman dikotori dengan ranting dan daun.

"Aduh capek deh. Biarpun menyapu dengan giat setiap hari tetap saja besok kotor lagi. Bagaimana caranya ya supaya aku tidak harus bekerja terlalu keras setiap hari?" sambil masih memegang sapu, si anak sibuk memutar otak memikirkan cara yang jitu.

Kepala asrama yang melintas di situ menghampiri dan menyapa, " selamat pagi Anakku, kenapa kamu melamun ? Apa gerangan yang sedang kamu pikirkan?" "Eh, selamat pagi paman. Saya sedang berpikir mencari cara bagaimana supaya halaman ini tetap bersih tanpa harus menyapunya setiap hari. Dengan begitu kan saya bisa mengerjakan yang lain dan tidak harus melulu menyapu seperti sekarang ini".

Sambil tersenyum si paman menjawab, "Bagaimana kalau kamu coba menggoyangkan setiap pohon agar daunnya jatuh lebih banyak. Siapa tahu, dengan lebih banyak daun yang gugur, paling tidak besok daunnya tidak mengotori halaman dan kamu tidak perlu menyapu". "Wah ide paman hebat sekali!" segera dia berlari mendekat ke batang pohon dan menggoyang-goyangkan sekuat tenaga. Semua pohon diperlakukan sama, dengan harapan, setidaknya besok dia tidak perlu menyapu lagi. "Lumayan bisa istirahat satu hari tidak bekerja", katanya dalam hati dengan gembira.

Malam hari si anak pun tidur dengan nyenyak dan puas. Ketika bangun keesokan harinya, cepat-cepat dia berlari keluar kamar. Seketika harapannya berubah kecewa saat melihat halaman yang kembali dipenuhi dengan rontokan daun-daun. Saat itu pula paman sedang ada di luar dan memperhatikan ulah nya sambil berkata " Anakku , musim gugur adalah fenomena alam. Bagaimanapun kamu hari ini bekerja keras menyapu daun2 yang rontok, esok hari akan tetap ada daun-daun yang rontok untuk di bersihkan, Kita tidak bisa merubah kondisi alam sesuai dengan kemauan kita. Daun yang harus rontok, tidak bisa ditahan atau dipaksa rontok. Maka jangan kecewa karena harus bekerja setiap hari. Nikmati pekerjaanmu dengan hati yang senang , setuju?" kata si paman memberikan sebuah pelajaran hidup yang begitu berarti. "Setuju paman. Terima kasih atas pelajarannya", segera dia berlari menghampiri sapunya.

Pembaca yang budiman,

Kalau kita bekerja dengan suasana hati yang tidak gembira , maka semua pekerjaan yang kita lakukan akan terasa berat dan mudah timbul perasaaan bosan.

Pepatah mandarin mengatakan


Selesaikan pekerjaaan hari ini dengan baik, besok masih ada pekerjaan baru yang harus diselesaikan.

Kalau kita telah mampu menikmati setiap pekerjaan dgn penuh kesadaran dan tanggung jawab. maka setiap hari pasti menjadi hari kerja yang membahagiakan dan setiap besok menjadi harapan yang menggairahkan. Sehingga kita boleh dengan bangga mengatakan bahwa Bekerja adalah ibadah...

Andrie Wongso

Salam Sukses Luar Biasa!!!

Google, Bukti Kekuatan Kesederhanaan Dan Integritas

Google, Bukti Kekuatan Kesederhanaan Dan Integritas
Oleh : Team Andriewongso.com


Dalam daftar orang terkaya di Amerika baru-baru ini, terselip dua nama yang cukup fenomenal. Masih muda, usianya baru di awal 30-an, namun kekayaannya mencapai miliaran dolar. Nama kedua orang itu adalah Larry Page dan Sergey Brin. Mereka adalah pendiri Google, situs pencari data di internet paling terkenal saat ini.

Terlepas dari jumlah kekayaan mereka, ada beberapa hal yang perlu dicontoh dari kisah sukses mereka. Satu hal yang pertama, yang disebut Sergey Brin, yang kini menjabat sebagai Presiden Teknologi Google, yakni tentang kekuatan kesederhanaan. Menurutnya, simplicity web adalah hal yang disukai penjelajah internet. Dan, Google berhasil karena menggunakan filosofi tersebut, menghadirkan web yang bukan saja mudah untuk mencari informasi, namun juga menyenangkan orang.

Kunci sukses kedua adalah integritas mereka dalam mewujudkan impiannya. Mereka rela drop out dari program doktor mereka di Stanford University untuk mengembangkan google. Mereka pun pada awalnya tidak mencari keuntungan dari proyek tersebut. Malah, kedua orang itu berangkat dari sebuah ide sederhana. Yakni, bagaimana membantu banyak orang untuk mempermudah mencari sumber informasi dan data di dunia maya. Mereka sangat yakin, ide mereka akan sangat berguna bagi banyak orang untuk mempermudah mencari data apa saja di internet.

Kunci sukses lainnya yaitu mereka tidak melupakan jasa orang-orang yang mendukung kesuksesan mereka. Larry dan Sergey sangat memerhatikan kesejahteraan SDM di Google. Kantornya yang diberi nama Googleplex dinobatkan sebagai tempat bekerja terbaik di Amerika tahun 2007 oleh majalah Fortune. Di sana suasananya sangat kekeluargaan, ada makanan gratis tiga kali sehari, ada tempat perawatan bagi bayi ibu muda, bahkan sampai kursi pijat elektronik pun tersedia. Mereka sadar, di balik sukses inovasi yang dilakukan Google, ada banyak doktor matematika dan lulusan terbaik dari berbagai universitas yang membantu mereka.

Larry dan Sergey memang tak pernah menduga Google akan sesukses sekarang. Kedua orang yang terlahir dari keluarga ilmuwan – ayah Sergey adalah doktor matematika, sedangkan Larry adalah putra almarhum doktor pertama komputer di Amerika – ini memang hanya berangkat dari sebuah masalah sederhana. Mereka berusaha memecahkan masalah tersebut, dan berbagi dengan orang lain. Namun, justru dengan kesederhanaan dan integritas mereka, mampu membuat Google saat ini menjadi mesin pencari terdepan, dikunjungi lebih dari 300 juta orang perhari. Diterjemahkan dalam 88 bahasa dengan nilai saham mencapai lebih dari 500 dolar AS per lembar, membuat sebuah kesederhanaan menjelma menjadi kekuatan yang luar biasa.

Sebuah niat mulia, meski sesederhana apapun, jika dilandasi kerja keras dan integritas yang tinggi, akan menghasilkan sesuatu yang istimewa. Hal tersebut nampak dari contoh kisah sukses Larry Page dan Sergey Brin di atas. Google yang mereka dirikan terbukti telah membantu banyak orang untuk bisa mendapatkan apa saja dari internet. Dan kini, mereka pun mendapatkan imbalan yang bahkan tak diduga mereka sebelumnya. Kesuksesan sejati memang akan terasa saat kita bisa berbagi. Dan, Larry serta Sergey membuktikannya sendiri

Steve Jobs - Kekuatan Kesederhanaan Dan Visi Jauh Ke Depan

Steve Jobs - Kekuatan Kesederhanaan Dan Visi Jauh Ke Depan
Oleh : Team Andriewongso.com



Anda pasti mengenal produk Mac, iPod, dan yang terakhir iPhone. Ketiga produk itu adalah brand yang sangat terkenal dari perusahaan Apple Inc. Bahkan, Apple saat ini dianggap sebagai salah satu perusahaan paling berpengaruh dalam perkembangan teknologi dunia. Lantas, apa sebenarnya kunci sukses dari Apple dalam menciptakan inovasi teknologi tersebut?

Adalah sosok Steve Jobs, sang pendiri Apple lah yang memiliki visi jauh ke depan sehingga membuat Apple menjadi perusahaan yang sangat disegani hingga kini. Namun, jika menengok kisah Steve, kita sebenarnya bisa melihat betapa ia adalah sosok pengagum kesederhanaan dan keindahan. Inilah dua kunci dasar - selain visinya ke depan - yang membuat Apple berhasil mematahkan dominasi Microsoftnya Bill Gates.

Bagi Anda yang sudah akrab dengan beberapa produk Apple, pasti segera tahu betapa produk Apple sangat sederhana dan user friendly. Namun, meski sederhana, bentuknya sangat elegan. Inilah yang membuat Apple selalu punya penggemar fanatik. Tentu, hal ini tak bisa lepas dari sentuhan tangan dingin sang pendiri, Steve Jobs.

Steve Jobs lahir pada 24 Februari 1955 dari seorang ibu berkebangsaan Amerika, Joanne Carole Schieble, dan ayah berkebangsaan Syria, Abdulfattah "John" Jandali. Namun, saat dilahirkan, ia segera diadopsi oleh pasangan Paul dan Clara Jobs. Sejak kecil, Jobs sudah menunjukkan ketertarikannya pada peranti elektronik. Bahkan, dia pernah menelepon William Hewlett - presiden Hewlett Packard - untuk meminta beberapa komponen elektronik untuk tugas sekolah. Hal itu justru membuatnya ditawari bekerja sambilan selama libur musim panas. Di Hewlett-Packard Company inilah ia bertemu dengan Steve Wozniak, yang jadi partnernya mendirikan Apple.

IQ-nya yang tinggi membuat Steve ikut kelas percepatan. Tapi, ia sering diskors gara-gara tingkahnya yang nakal - meledakkan mercon hingga melepas ular di kelas. Di usianya yang ke-17, ia kuliah di Reed College, Portland, Oregon. Namun, ia drop out setelah satu semester. Meski begitu, ia tetap mengikuti kelas kaligrafi di universitas tersebut. Hal itulah yang membuatnya sangat mencintai keindahan.

Tahun 1974 ia kembali ke California. Ia bekerja di perusahaan game Atari bersama Steve Wozniak. Suatu ketika, Steve Jobs tertarik pada komputer desain Wozniak. Ia pun membujuk Wozniak untuk mendirikan perusahaan komputer. Dan, sejak itulah, tepatnya 1 April 1976, di usinya yang ke-21, Steve mendirikan Apple Computer. Singkat cerita, kisah sukses segera menjadi bagian hidupnya bersama Apple.

Namun, saat perusahaan itu berkembang, dewan direksi Apple justru memecat Steve karena dianggap terlalu ambisius. Sebuah pemecatan dari perusahaan yang didirikannya sendiri. Meski sempat merasa down, karena kecintaannya pada teknologi, ia pun segera bangkit. Steve mendirikan NeXT Computer. Tak lama, ia pun membeli perusahaan film animasi Pixar. Dari kedua perusahaan itulah namanya kembali berkibar. Hal ini bertolak belakang dengan apa yang terjadi pada Apple. Perusahaan itu justru di ambang kebangkrutan.

Saat itulah, Steve kembali ke Apple, hasil dari akuisisi Apple terhadap NeXT. Banyak orang yang meramalkan Steve tak kan lagi mampu mengangkat Apple. Steve menanggapinya dengan dingin. "Saya yakin bahwa satu hal yang bisa membuat saya bertahan adalah bahwa saya mencintai apa yang saya lakukan. Kita harus mencari apa yang sebenarnya kita cintai. Dan adalah benar bahwa pekerjaan kita adalah kekasih kita. Pekerjaan kita akan mengisi sebagian besar hidup kita. Dan satu-satunya jalan untuk bisa mencapai kepuasan sejati adalah melakukan apa yang kita yakini," sebut Steve.

Kecintaan inilah yang mengantarkan Steve kembali mengorbitkan Apple ke jajaran elit produsen alat teknologi papan atas. iPod dan iPhone saat ini menjadi produk yang sangat laris di pasaran. Visinya ke depan juga membuat iTunes, sukses jadi toko musik digital paling sukses di dunia. Ia menjawab keraguan orang dengan kerja nyata dan hasil gemilang. Bentuk indah, elegan, sederhana, namun powerful, menjadi ciri khas produk Apple hingga saat ini.

Kecintaan kita pada apa yang kita lakukan akan menjadi jalan kita menuju kesuksesan. Hal itulah yang dibuktikan oleh sosok Steve Jobs. Bahkan, meski ia sempat terpuruk dan "diusir" dari perusahaannya sendiri, kecintaannya pada teknologi membuatnya kembali. Inilah bukti nyata bahwa jika kita mencintai pekerjaan kita dengan sepenuh hati, hasil yang dicapai pun akan jauh lebih maksimal.

Lee Myung-bak - Presiden Yang Memulai Dari Nol

Lee Myung-bak - Presiden Yang Memulai Dari Nol
Oleh : Team Andriewongso.com


Jika Anda sering mendengarkan filosofi "Success is My Right", yakni sukses adalah hak milik siapa saja, barangkali kisah yang dialami presiden terpilih Korea Selatan ini mampu menjadi contoh nyata. Lee Myung-bak yang baru saja memenangkan pemilu di Korea ternyata punya masa lalu yang sangat penuh derita. Namun, dengan keyakinan dan perjuangannya, ia membuktikan, bahwa siapa pun memang berhak untuk sukses. Dan bahkan, menjadi orang nomor satu di sebuah negara maju layaknya Korea Selatan.

Coba bayangkan fakta yang dialami oleh Lee pada masa kecilnya ini. Jika sarapan, ia hanya makan ampas gandum. Makan siangnya, karena tak punya uang, ia mengganjal perutnya dengan minum air. Saat makan malam, ia kembali harus memakan ampas gandum. Dan, untuk ampas itu pun, ia tak membelinya. Keluarganya mendapatkan ampas itu dari hasil penyulingan minuman keras. Ibaratnya, masa kecil Lee ia harus memakan sampah!

Terlahir di Osaka, Jepang, pada 1941, saat orangtuanya menjadi buruh tani di Jepang, ia kemudian besar di sebuah kota kecil, Pohang, Korea. Kemudian, saat remaja, Lee menjadi pengasong makanan murahan dan es krim untuk membantu keluarga. "Tak terpikir bisa bawa makan siang untuk di sekolah,"sebut Lee dalam otobiografinya yang berjudul "There is No Myth," yang diterbitkan kali pertama pada 1995.

Namun, meski sangat miskin, Lee punya tekad kuat untuk menempuh pendidikan tinggi. Karena itu, ia belajar keras demi memperoleh beasiswa agar bisa meneruskan sekolah SMA. Kemudian, pada akhir 1959, keluarganya pindah ke ibukota, Seoul, untuk mencari penghidupan lebih baik. Namun, nasib orangtuanya tetap terpuruk, menjadi penjual sayur di jalanan. Saat itu, Lee mulai lepas dari orangtua, dan bekerja menjadi buruh bangunan. "Mimpi saya saat itu adalah menjadi pegawai," kisahnya dalam otobiografinya.

Lepas SMA, karena prestasinya bagus, Lee berhasil diterima di perguruan tinggi terkenal, Korea University. Untuk biayanya, ia bekerja sebagai tukang sapu jalan. Saat kuliah inilah, bisa dikatakan sebagai awal mula titik balik kehidupannya. Ia mulai berkenalan dengan politik. Lee terpilih menjadi anggota dewan mahasiswa, dan telibat dalam aksi demo antipemerintah. Karena ulahnya ini ia kena hukuman penjara percobaan pada 1964.

Vonis hukuman ini nyaris membuatnya tak bisa diterima sebagai pegawai Hyundai Group. Sebab, pihak Hyundai kuatir, pemerintah akan marah jika Lee diterima di perusahaan itu. Namun, karena tekadnya, Lee lantas putar otak. Ia kemudian membuat surat ke kantor kepresidenan. Isi surat bernada sangat memelas, yang intinya berharap pemerintah jangan menghancurkan masa depannya. Isi surat itu menyentuh hati sekretaris presiden, sehingga ia memerintahkan Hyundai untuk menerima Lee sebagai pegawai.

Di perusahaan inilah, ia mampu menunjukkan bakatnya. Ia bahkan kemudian mendapat julukan "buldozer", karena dianggap selalu bisa membereskan semua masalah, sesulit apapun. Salah satunya karyanya yang fenomonal adalah mempreteli habis sebuah buldozer, untuk mempelajari cara kerja mesin itu. Di kemudian hari, Hyundai memang berhasil memproduksi buldozer.

Kemampuan Lee mengundang kagum pendiri Hyundai, Chung Ju-yung. Berkat rekomendasi pimpinannya itu, prestasi Lee terus melesat. Ia langsung bisa menduduki posisi tertinggi di divisi konstruksi, meski baru bekerja selama 10 tahun. Dan, di divisi inilah, pada periode 1970-1980 menjadi mesin uang Hyundai karena Korea Selatan tengah mengalami booming ekonomi sehingga pembangunan fisik sangat marak.

Setelah 30 tahun di Hyundai, Lee mulai masuk ke ranah politik dengan masuk jadi anggota dewan pada tahun 1992. Kemudian, pada tahun 2002, ia terpilih menjadi Wali Kota Seoul. Dan kini, tahun 2007, Lee yang masa kecilnya sangat miskin itu, telah jadi orang nomor satu di Korea Selatan. Sebuah pembuktian, bahwa dengan perjuangan dan keyakinan, setiap orang memang berhak untuk sukses, 'Success is My Right'!!!

Keberhasilan hidup Lee, mulai dari kemelaratan yang luar biasa hingga menjadi orang nomor satu di Korea Selatan, adalah contoh nyata betapa tiap orang bisa merubah nasibnya. Jika orang yang sangat miskin saja bisa sukses, bagaimana dengan kita? Mulailah dengan keyakinan, perjuangan, dan kerja keras, maka jalan sukses akan terbuka bagi siapapun. Salam sukses Luar biasa!!!

Waktu Yang Tersisa

Waktu Yang Tersisa
Oleh : Andrie Wongso


Suatu hari di sebuah rumah sakit, tampak seorang nenek berumur sekitar 70 tahunan, tiba di rumah sakit dengan tergesa-gesa, segera dia mendaftarkan diri di bagian administrasi rumah sakit sebagai pasien dokter penyakit dalam , dan tidak lama kemudian… si nenek berjalan tertatih membawa kartu pasien dan menghampiri suster yang berada di depan ruang praktek si dokter untuk memberitahu kedatangannya dan memberikan nomer urut antriannya.

"Suster, sekarang pasien nomer berapa? Giliran saya masih harus menunggu berapa lama untuk ketemu dokter?" Tanya si nenek. "Tunggu saja nek, nanti dipanggil sesuai nomer urut" jawab si suster begitu saja. Rupanya nenek adalah pasien lama di sana sehingga tanpa banyak bertanya lagi, ia pun menempati bangku, bersama-sama dengan pasien lain menunggu giliran di panggil. Selang beberapa saat, sikapnya terlihat gelisah, sebentar-bentar dia melihat ke jam dinding, mulai mondar-mandir seolah tidak sabar menanti. Diberanikan diri menghampiri suster dan bertanya dengan was-was karena takut si suster marah. "Masih lama ya sus?" "Ya! Tunggu saja" jawab suster.

Saat giliran nomer urutnya sudah dekat, tiba-tiba ada panggilan darurat dari rumah sakit karena ada pasien gawat yang harus segera ditangani sang dokter. Bergegas dokter pun pergi meninggalkan ruang prakteknya untuk menolong pasien yang lebih membutuhkannya. Si nenek dengan kesal kembali duduk, kemudian berdiri, lalu mulai berjalan mondar-mandir.

Kejadian itu memancing reaksi 2 remaja yang juga sedang menunggu di situ, "Si Nenek itu kelihatan gelisah dan tidak sabaran ya. Sudah setua itu memangnya dia punya kesibukan apa kok menunggu aja tidak sabar begitu" Kemudian ditimpali oleh temannya, "Iya tuh, udah berumur setua itu, ngapain sih kok maunya buru-buru. Waktu kan masih panjang, belum juga larut malam".

Dengan tidak terduga oleh kedua remaja tadi, si nenek menghampiri mereka dan menyapa ramah, "Anak muda, nenek mendengar apa yang kalian bicarakan tentang nenek. Memang nenek kurang sabar menunggu disini tanpa melakukan sesuatu. Justru karena nenek sudah berumur, nenek tidak memiliki banyak waktu lagi untuk melakukan hal-hal yang belum sempat nenek lakukan. Kesadaran bahwa sisa waktu nenek yang tidak banyak inilah maka nenek tidak sabar menunggu di sini terlalu lama tanpa bisa melakukan apapun. Tentu kalian bisa mengerti kenapa nenek tidak sabar menunggu kan?"

"Oh, iya.. iya nek. Maafkan kami nek. Kami tidak berpikir panjang tentang waktu yang begitu berharga seperti kata nenek. Sepantasnya kami yang muda pun harus berpikir tidak boleh menyia-nyiakan waktu dengan tidak melakukan apa-apa seperti ini. Terimakasih nenek telah mengingatkan kepada kami".

Pembaca yang berbahagia,

Umur manusia tidak ada seorangpun yang bisa mengukur secara tepat, kapan saat kita lahir dan kapan saat kematian tiba. Jika kesadaran tentang nilai waktu, yakni akan sisa waktu yang dimiliki dan mau memanfaatkan dengan benar sesuai dengan peran kita saat ini, dimanapun kita berada, maka saat itulah kehidupan se-nyatanya baru dimulai.


Waktu adalah kekayaan paling berharga yang dimiliki setiap manusia

Mari kita manfaatkan waktu dengan optimis dan diarahkan pada sasaran hidup yang menantang, sehingga membuat hidup kita semakin hidup, penuh gairah dan bahagia!

Salam sukses luar biasa!

Andrie Wongso

Ulat Kecil Yang Berani

Ulat Kecil Yang Berani
Oleh : Andrie Wongso


Dikisahkan, ada seekor ulat kecil sejak lahir menetap di daerah yang tidak cukup air, sehingga sepanjang hidupnya, dia selalu kekurangan makanan. Di dalam hati kecilnya ada keinginan untuk pindah dari rumah lamanya demi mencari kehidupan dan lingkungan yang baru. Tapi dari hari ke hari dia tidak juga memiliki keberanian untuk melaksanakan niatnya. Hingga suatu hari, karena kondisi alam yang semakin tidak bersahabat, si ulat terpaksa membulatkan tekat memberanikan diri keluar dari rumahnya, mulai merayap ke depan tanpa berpaling lagi ke belakang.

Setelah berjalan agak jauh, dia mulai merasa bimbang, katanya dalam hati, "Jika aku sekarang berbalik kembali ke rumah lama rasanya masih keburu, mumpung aku belum berjalan terlalu jauh. Karena kalau aku berjalan lebih jauh lagi, jangan-jangan jalan pulang pun takkan kutemukan lagi, mungkin aku akhirnya aku tersesat dan... entah bagaimana nasibku nanti!" Ketika si ulat sedang maju mundur penuh kebimbangan dan pertimbangan, tiba-tiba ada sebuah suara menyapa di dekatnya, "Halo ulat kecil! Apa kabar? Aku adalah kepik. Senang sekali melihatmu keluar dari rumah lamamu. Aku tahu, engkau tentu bosan kekurangan makan karena musim dan cuara yang tidak baik terus menerus. Kepergianmu tentu untuk mencari kehidupan yang lebih baik, kan". Si ulat pun bertanya kepada si kepik yang sok tau, "Benar kepik. Aku memutuskan pergi dari sarangku untuk kehidupan yang lebih baik. Apakah engkau tau, apa yang ada di depan sana?" " oh...Aku tahu, jalan ke depan yang akan kau lalui, walaupun tidak terlalu jauh tetapi terjal dan berliku, dan lebih jauh di sana ada sebuah goa yang gelap yang harus kau lalui, tetapi setelah kamu mampu melewati kegelapan, aku beritahu, pintu goa sebelah sana terbentang sebuah tempat yang terang, indah dan sangat subur. Kamu pasti menyukainya. Di sana kau pasti bisa hidup dengan baik seperti yang kamu inginkan".

Si kepik dengan bersemangat memberi dorongan kepada ulat yang tampak ragu dan ketakutan. "Kepik, apakah tidak ada jalan pintas untuk sampai ke sana?" Tanya ulat. "Tidak sobat. Jika kamu ingin hidup lebih baik dari hari ini, kamu harus melewati semua tantangan itu. Nasehatku, tetaplah berjalan langkah demi langkah, fokuskan pada tujuanmu dan tetaplah berjalan.Niscaya kamu akan tiba di sana dengan selamat. Selamat jalan dan selamat berjuang sobat!" sambil berteriak penuh semangat, si kepik pun meninggalkan ulat.

Pembaca yang budiman,

Memang benar.... kemenangan , kesuksesan adalah milik mereka yang secara sadar, tau apa yang menjadi keinginannya sekaligus siap menghadapi rintangan apapun yang menghadang serta mau memperjuangkannya habis habisan melalui cara2 yang benar sampai mencapai tujuan akhir yaitu kesuksesan.

Pengertian sukses secara sederhana demikian, telah di praktekan oleh manusia sukses berabad abad lampau sampai saat ini sesuai dengan bidangnya masing2.

Maka ...untuk meraih kesuksesan yang maksimal, kita tidak memerlukan teori teori kosong yang rumit. Cukup tau akan nilai yang akan di capai dan take action! Ambil tindakan!



Salam Sukses Luar Biasa!!!

Andrie Wongso

Ubah Dulu Yang Di Dalam

Ubah Dulu Yang Di Dalam
( 0 Komentar ) - Klik Profil Penulis
Oleh : Andrie Wongso
Audio/Video :

Saat renovasi rumah, si empunya rumah sudah merencanakan untuk memasang sebuah lukisan potret keluarga di ruang tamu yang telah ditatanya dengan indah. Lukisan itu telah dipesannya melalui seorang seniman pelukis wajah yang terkenal dengan harga yang tidak murah. Tetapi, saat lukisan itu tiba di rumah dan hendak di pasang, dia merasa tidak puas dengan hasil lukisan dan meminta si pelukis merevisiya sesuai dengan gambar yang dibayangkan. Apa daya, setelah diperbaiki hingga ke tiga kalinya, tetap saja ada sesuatu yang tidak disukai pada lukisan tersebut sehingga setiap si pemilik rumah melintas ruang tamu, selalu timbul ketidakpuasan dan kekecewaan. Itu sangatlah mengganggu pikirannya. Menjadikan dirinya tidak senang, uring-uringan, jengkel, kecewa dan sebal dengan ruang tamunya yang indah itu. Semua gara-gara sebuah lukisan!

Suatu hari, datang bertamu satu keluarga sahabat ke rumah itu. Sahabat ini termasuk pengamat seni yang disegani di lingkungannya. Saat memasuki ruang tamu, setelah bertukar sapa dengan akrab dengan tuan rumah, tiba-tiba mereka bersamaan terdiam di depan lukisan potret keluarga itu. Si tuan rumah buru-buru menyela, "Teman, tolong jangan dipelototi begitu dong. Aku tahu, lukisan itu tidak seindah seperti yang aku mau, tetapi setelah di revisi beberapa kali jadinya seperti itu, ya udah lah, mau apalagi?" "Lho, apa yang salah dengan lukisan ini? Lukisan ini bagus sekali, sungguh aku tidak sekedar memuji. Si pelukis bisa melihat karakter obyek yang dilukisnya dan menuangkan dengan baik di atas kanvas, perpaduan warna di latar belakangnya juga mampu mendukung lukisan utamanya. Betul kan bu?" Tanyanya sambil menoleh kepada istrinya.

"Iya, lukisan ini indah dan berkarakter. Jarang-jarang kami melihat karya yang cantik seperti ini. Kamu sungguh beruntung memilikinya", si istri menambahkan dengan bersemangat. Kemudian mereka pun asyik terlibat diskusi tentang lukisan itu.

Setelah kejadian itu, setiap melintas di ruang tamu dan melihat lukisan potret keluarga itu, dia tersenyum sendiri teringat obrolan dengan sahabatnya. Kejengkelan dan kemarahannya telah lenyap tak berbekas.

Pembaca yang budiman,

Jika sebuah lukisan tidak bisa diubah atau banyak hal lain di luar diri kita yang tidak mampu kita rubah sesuai dengan keinginan kita atau selera kita, maka tidak perlu menyalahkan keadaan! Karena sesungguhnya, belum tentu lukisan atau keadaan luar yang bermasalah, tetapi cara pandang kitalah yang berbeda. Jika kita tidak ingin kehilangan kebahagiaan maka kita harus berusaha menerima perbedaan yang ada.

Dengan merubah cara berpikir kita yang di dalam, tentu kondisi diluar juga ikut berubah.

Never Giveup

posting imel ini sengaja di buat untuk memotivasi gw yg sudah 3 x gagal... hik.. hik.. hik..


Ass, Pak Koko, saya Sandy, yg ikut psikotes Kamis 13 Des 2007, klo
TBS/TPAnya kpn ya saya lupa, yg bareng tmn dari New York itu, yg
curhat be2 siang2 lama bgt, yg nunggu Bianglala ke Depok eh Pak
Koko-nya mau ke warnet hehe. Alhamdulillah Pak, saya keterima di 2
tempat sekaligus, di Setjen DPD-RI sbg 'Pelaksana Penghubung Antar
Lembaga Parlemen' (uoppo!) sama di Depkominfo (Penterjemah Bhs.
Asing), setelah sebelumnya sempet ditolak BKPM, Depsos, DKP, Dephan,
Polkam, Setneg, Bank DKI, Depdagri (ga jelas smpe skrg), n Deplu (pdhl
udh smpe tahap trakhr, ke-7). Jd ceritanya wkt itu saya taunya ditelp
Panitia DPD Jumat 14 Des pukul 22.30 malam, diberitahu klo Selasa (18
Des) disuruh dtg ke Kompleks Parlemen Senayan buat acara pengangkatan
PNS sama lsg bikin SK, kaget bgt Pak, sempet bengong lama, eeh abis
terima telp lsg nuangis tp sambil ketawa (Gmn tuh?! Hbs bingung Pak,
kok mau ya Setjen DPD-RI nerima saya?!) Bukannya cengeng lho, it's ok
to cry when you're happy, manusiawi kok hehe, setelah saya cek
diwebsite ternyata benar. Eh, hari ini (17 Des) pengumuman Depkominfo
nama saya jg ada. Setelah konsultasi sama keluarga, akhirnya saya
pilih yg di DPD-RI dan melepas Depkominfo krn posisinya lbh nyeleneh
dan menantang. Semoga pengalaman saya ini dpt menjadi motivasi bagi
tmn2 yg saat ini sedang 'berjuang', tetap optimis, jgn menyerah dan
terus semangat! Percaya deh, kalo usaha keras dan doa kita senantiasa
didenger sama 4JJ1 SWT. Jgn takut jatuh, jatuh bangun biasa, yg
penting gmn caranya kita bs bangun dan belajar dari jatuhnya kita itu.
GPS benar2 membantu mempersiapkan kematangan mental dan kepercayaan
diri saya. Dari dulu smpe skrg GPS ta' bantuin promosi terus lho Pak
hehe. Terimakasih GPS. Pokoknya GPS, Pak Koko sama Mas Haryo...Muaak
Nyuss ^^ Wass.
Gita Prissandi, Pelaksana Penghubung Antar Lembaga Parlemen Setjen
DPD-RI =p

Moderator : Iya saya ingat karena baru hari kamis kemarin belum ada seminggu meski aku pelupa namun masih ingat seratus persen dan kita mengobrol di ruang kantor GPSJAKARTA Consulting berempat ngobrol dengan rekan alumni yang sekolah di New York namun di Indonesia belum juga dapat kerjaan. Saya berkelakar bahwa ada alumni yang lulusan master dari Jerman juga gagal tes di Indonesia namun setelah ikut kegiatan GPS dan didoakan (he... he.. he... yang aku bilang bahwa aku jadi pengajar sekaligus jadi orang yg dituakan dan diminta doanya) ternyata langsung dapat panggilan ulang perusahaan minyak yang belum lama berselang menyatakan menolak dan tidak lulus. waktu anda juga pamit dan bilang pak koko doakan saya juga ya... maka saya jawab pasti dan mudah mudahan anda juga jadi bingung kalau ketrima lebih dari satu lembaga he...he...he. .. Ternyata Allah mengabulkan doa kita bersama. nah itu juga pelajaran buat kita semua kalau bercanda ucapkan hal yang baik ya jangan hal-hal yang jelek krn kalau Allah berkehendak dan apa yang kita ucapkan dikabulkan jadi repot karena yang kita ucapkan itu hal yang jelek. Sekali lagi selamat dan pilihan anda sudah tepat karena anda sarjana sastra inggris maka di DPD anda jadi penghubung maka koneksi anda jadi banyak dan itu investasi berharga lho kalau banyak koneksi artinya banyak saudara. Terimakasih anda promosikan kami ke rekan-rekan dan sekali lagi selamat menunggu bianglala jurusan Depok Grogol dan turun di Senayan he..he..he..

Keep spirit

it's for my spirit..
walaupun gw co, gw masih belum berhasil jg. keep spirit.. Never Giveup

Saya brkali2 ikut cpns sampe tahap intervw,tp koq yg dterima slalu cowk ya?Atau karena teknik hanya punya cowk?

----- Original Message -----
Subject: Re: [CalonPegawaiNegeri Sipil-CPNS] tetep smangat n berdoa,ya
Date: Sun, 23 Dec 2007 8:51:20
From: Siti Rokhayah
To:

hiks.....akhirna pengumuman sudah kelura....tapi. ......ternyata namaku tidak tercantum... . ya udah dech.....ga papa c.... temen na banyak koq..... n ternyata yang ketrima di formasi yang aq pilih ga ada satupun nama cewek aq temukan.... semuana nama cowok..... lum rejekina kali yow????? rose handayani wrote:
aslm untuk temen2 yang udah keterima selamat,ya.. yang masih H2C, banyak-banyak berdoa. karena Ia menjadi kekuatan disaat kita lemah. yang baru mau coba masukin, jangan lupa belajar jauh-jauh hari. 70% keberhasilan karena usaha, 20% keberuntungan, 10% faktor X. jangan bosen terus maju. iya..sebenarnya aku juga baru lulus tahun ini,kok.. salam kenal untuk semua wslm > selamat buat yang diterima ya... > apalagi ketrima di dua formasi > > doain yang lagi harap2 cemas aja ya... > > > lantink_loecu < lantink_loecu@ yahoo.com > wrote: >
Buat yang masih berjuang tetap semangat > yaaa... > > Sebelumnya terima kasih karena lewat milis ini saya > bisa dapat info2 > terbaru tentang CPNS....walaupun di tahun ini tahun > pertama ikut cpns an > > Dan Alhamdulillah dari 4 departemen yang saya > daftarin akhirnmya saya > di terima di dua departemen.. ..bingung > juga....(ya. ..wajar yang dua ga > ditrima he,,,he,,,,salah sendiri...1 Departemen > Telat ngirim, pas > tanggal deadline dan dijamin ga bakal lolos uji > administrasi dan satu > departemen yaitu dep perindustrian ga bisa ngerjain > soalnya karena gila > menurut saya itu soal yang yahuuut, rumus-rumus dan > itung2an tidak bisa > dicerna ma logika)he... he... > > Jadi semangat yaa...pasti kalau kita berusaha dan > berdoa kita pasti > mampu....SEMANGAT! !!!
> > > > > > > ------------ --------- --------- --- > Looking for last minute shopping deals? Find them > fast with Yahoo! Search. ____________ _________ _________ _________ _________ _________ _ Never miss a thing. Make Yahoo your home page. http://www.yahoo. com/r/hs
Looking for last minute shopping deals?
Find them fast with Yahoo! Search.

Monday, December 24, 2007

Yakinlah impian anda pasti menjadi kenyataan....

Saudaraku.

Saat ini saya bukanlah siapa-siapa untuk mengatakan kepada anda makna sebuah kesuksesan,tapi ijin kanlah saya menyampaikan pengalaman hidup bahwa impian akan menjadi kenyataan.Karena pengalaman hidup yang telah saya jalani menjadi obor keyakinan terhadap cita-cita dan impian yang sedang saya genggam.saya sangat yakin 5 tahun kedepan bisa memberi kontribusi walau hanya setetes embun untuk kemajuan bangsa dan ummat dengan menjadi Personal Development Trainer.


Dulu diwaktu saya masih sekolah ditingkat menengah umum,saya dan teman-teman mengadakan meeting untuk mengadakan study tour kebeberapa pesantren dan juga perguruan tinggi yang ada di sumatera barat.hari-hari yang ditempuh untuk melaksanakan agenda tersebut tidaklah semudah membalikkan telapak tangan.Proposalpun dikirim,hingga tiba lah hari yang ditunggu.Memastikan berapa orang yang ikut,ternyata uang dari dana yang kami tetapkan untuk tiap siswa tidak mencukupi,tapi alhamdulillah sebelum berangkat dapat kabar proposal diterima dan hari itu juga panitia mengambilnya.Perjalanan alhamdulillah berjalan dengan lancar.Dalam perjalanan saya berdiskusi dengan shahabat dekat saya,nama nya M.Bulqia,saya mengatakan “Bulqia,hari ini kita melakukan study tour kepadang,nanti kalau kita kuliah kita harus bisa ke Jawa”.


Alhamdulillah perjalanan ke kota Padang berawal dari impian diwujudkan menjadi kenyataaan.
Kemudian pertengahan maret dan april tahun 2003.UGM buka pendaftaran mahasiswa baru untuk daerah,itu khusus terjadi di 2003 silahkan anda cek kembali.Uang pendaftaran sebesar Rp.100.000,- saat itu minta ijin kepada almarhum orang tua,tapi mereka tidak mengijinkan karena dari financial tidak memungkinkan dan tidak mau mengecewakan jika seandainya saya lulus diterima.(Ayah ibu kutahu engkau sangat menyayangiku).


Selain mau melajutkan kuliah dipulau jawa saya juga sangat ingin berpergian dengan menggunakan pesawat.(maklum wong deso lihat pesawat aja senang).


Minggu 26 desember 2004 jam 08.15,tsunami datang meratakan tanah Aceh,berdiam selama 1,5 bulan di barak camp pengungsian sambil membantu volunteer dari luar untuk menterjemahkan bahasa English-Aceh-Indonesia.dapat kabar dari sepupu yang ada dijakarta ada peluang beasiswa untuk korban tsunami.besoknya urus tiket Adam air berangkatlah ke jakarta.Didalam pesawat sambil melihat Aceh dari ketinggian terbayang masa kecil saat almarhum bapak sering mengajak saya jalan-jalan sore ke Bandara Sultan iskandar muda,menunggu Garuda landing dari Jakarta.Saat itu terucap “Pak ruangan dalam pesawat bagaimana bentuk nya..?”Bapak saya menjawab “Apakah kamu mau berpergian dengan pesawat dan melihat ruangannya..?bercita-citalah nak suatu saat nanti kamu akan berada didalam sana…”

Alhamdulliah keinginan melajutkan study dipulau jawa dan melihat ruangan pesaawat terwujud.Terima kasih ya Allah doa ku dikabulkan.

Saudaraku sungguh tidak ada unsur riya atau kesombongan dari pengalaman hidup yang telah saya lalui,saya yakin cerita hidup perjuangan anda lebih dari kehidupan yang telah saya jalankan.Disini saya hanya ingin menguatkan bahwa;apapun yang kita cita-cita kan dengan penuh keyakinan bertawakkal kepada Allah itu akan tercapai.Bahkan kita lihat para achiver-achiver dunia,mereka membuktikan kepada kita sekarang bahwa semua itu berawal dari sebuah mimpi.So saudaraku,teruslah genggam impian yang telah anda tetapkan,jangan biarkan kata-kata negative,cemohan,hinaan,sindiran,dan kawan-kawan nya menjadi penghalang dan rintangan dalam mencapi impian anda.Anggaplah seolah-olah itu telah terjadi hingga suatau saat nanti itu benar-benar menjadi kenyataan dan kita bersyukur kepada Nya Alhamdulillah ya Allah.


“Faiza ‘azamta ftawakkal ‘allah”


Do it now or never forever..

Aturlah Waktu Untuk Mengatur Kehidupan

Betapa hebatnya waktu mengatur kita.

Ketika lonceng jam usai kerja berdering, tanpa diperintah segera kita berkemas. Menyimpan kertas dan pensil dalam laci, lalu meninggalkannya jauh-jauh. Seolah semua persoalan telah terpecahkan untuk hari itu. Padahal masalah tetap terjaga selagi kita pejamkan mata.

Namun, esok hari, ketika lonceng jam mulai kerja berdentang, semua tumpukan masalah kita aduk, seolah ia terlampau banyak tidur semalam. Perselisihan pun bolehlah dilanjutkan kembali.

Ah, betapa hebatnya waktu menghibur kita. Betapa bergairahnya waktu membangunkan kita.Saat kita mengatur waktu, sesungguhnya kita pun mengatur pikiran, emosi, dan perasaan kita. Karena waktu adalah lingkaran dimana kehidupan kita berjalan, kita atur waktu untuk mengatur kehidupan.

Kita rayakan sesuatu karena kita ciptakan hari besar.

Kita heningkan diri karena kita tegakkan kesyahduan.

Dan, semua itu kita rangkai dalam jalinan waktu. Maka, hanya mereka yang tak kenal akan waktulah yang terjerat dalam persoalan tiada berujung.



Sumber : Anonymous

Benih Sukses

"Try not to become a man of success, but rather a man of value."~ Albert Einstein ~


Alkisah, ada seorang penabur benih yang pergi membawa sekarung benih. Sepanjang perjalanannya, sebagian benih jatuh di pinggir jalan, setelah beberapa waktu, datanglah seekor burung dan memakannya.


Sebagian lagi jatuh di tanah yang berbatu, yang tidak banyak tanahnya, dan b! enih itu pun segera tumbuh, tetapi tidak dapat bertahan lama karena tanahnya tipis, maka akarnya pendek, segeralah ia menjadi kering dan layu.


Sebagian lagi jatuh di semak berduri, lalu seiring dengan pertumbuhan benih tersebut, ia terhimpit oleh semak belukar, sehingga ia tidak berbuah.


Dan sebagian lainnya jatuh di tanah yang baik, ia tumbuh dengan subur dan banyak buahnya, dan menghasilkan banyak sekali panenan.


Benih hidup kita, Hidup manusia pun bisa dianalogikan seperti benih di atas.


Seperti benih pertama, beberapa orang hidup tanpa berhasil mengaktualisasi potensi diri mereka atau bahkan tidak berhasil menemukannya. Mereka sama sekali tidak menghasilkan apa-apa dalam hidupnya, bahkan sampai mereka meninggal.


Beberapa seperti benih kedua, yang mampu berkembang dengan cepat dan pesat, namun sesungguhnya akarnya (hidupnya) sangat rapuh dan kering. Orang-orang sepertinya adalah orang yang tidak henti-hentinya bekerja secara terus menerus, tanpa mempedulikan kualitas kesehatan fisik, mental, ataupun sosial. Mereka memiliki kualitas hidup yang kurang baik, mungkin sakit-sakitan, memiliki tingkat kebahagiaan yang rendah, ataupun terdapat ketidakharmonisan di keluarganya. Secara sekilas, mereka terlihat memiliki segalanya, tetapi sesungguhnya kehidupan mereka kering.


Beberapa seperti benih ketiga, walaupun mereka punya akar kuat dan mampu tumbuh tinggi, tetapi mereka tidak berbuah. Orang-orang seperti ini hanya hidup untuk dirinya sendiri, dan sesungguhnya mereka tidak memberikan ‘nilai’ yang berarti bagi orang-orang di sekitar mereka. Mereka hanya hidup untuk ambisi pribadi sendiri, tanpa memperdulikan orang lain.


Mereka sama sekali tidak menghasilkan ‘buah’ yang bisa diberikan untuk orang lain.


Dan tentunya, sedikit orang seperti benih keempat, di mana mereka berhasil mempunyai tanah yang subur dengan mineral yang cukup, di mana akhirnya potensi dari benih tersebut bisa sampai maksimal dan juga menghasilkan buah bagi orang lain.


Merekalah yang bisa menjaga keseimbangan di antara seluruh aspek hidup mereka, karena selain berbuah dengan baik, juga memiliki akar yang kuat.


Benih yang manakah kita? Manakah benih yang paling menggambarkan hidup kita? Apakah hidup kita seperti benih yang pertama, yang hidup dengan sia-sia tanpa menghasilkan apa pun?Ataukah seperti benih kedua, yang dibutakan oleh harta semata tanpa mempedulikan kebahagiaan dan kesehatan kita? Dan akhirnya kita akan merasa hidup kita sia-sia dan kering?


Ataukah seperti benih ketiga, yang hanya egois memperhatikan diri sendiri, tetapi tidak memberikan kontribusi (nilai) apa pun bagi sesama kita?


Berbeda dengan benih, kita mempunyai kekuatan dan daya untuk menentukan hendak berada di tanah yang manakah kita berada. Jika pun kita telah berada di tanah yang salah, kita masih mempunyai kemampuan untuk berpindah.


Tidak seperti benih yang hanya bisa pasrah, kita masih mempunyai ‘kaki’, pikiran, dan hati untuk meninggalkan tanah yang lama dan menuju tanah subur impian benih tersebut. Jika kita merasa belum berada di tanah subur kita, maka jangan buang waktu lagi, carilah tanah tersebut.

Tanamkanlah akar dengan kuat, tumbuhkanlah batang pohon kita dengan tinggi, dan yang paling penting: hasilkanlah buah yang manis untuk orang lain. Karena hanya dengan demikianlah, benih (orang) tersebut telah mengeluarkan potensi maksimal dalam dirinya.


Benih yang berhasil menanamkan akar yang kuat, dan telah menumbuhkan batang yang menjulang tinggi, tapi tidak menghasilkan buah apapun, sama saja dengan tidak berguna. Ia akan ditebang dan dibuang, dan akan digantikan dengan pohon yang lain..

Hidup Adalah Pilihan

Ada 2 buah bibit tanaman yang terhampar di sebuah ladang yang subur. Bibit yang pertama berkata,

"Aku ingin tumbuh besar. Aku ingin menjejakkan akarku dalam-dalam di tanah ini, dan menjulangkan tunas-tunasku di atas kerasnya tanah ini. Aku ingin membentangkan semua tunasku, untuk menyampaikan salam musim semi. Aku ingin merasakan kehangatan matahari, dan kelembutan embun pagi di pucuk-pucuk daunku."
Dan bibit itu tumbuh, makin menjulang.
Bibit yang kedua bergumam.


"Aku takut. Jika kutanamkan akarku ke dalam tanah ini, aku tak tahu, apa yang akan kutemui di bawah sana. Bukankah disana sangat gelap? Dan jika kuteroboskan tunasku keatas, bukankah nanti keindahan tunas-tunasku akan hilang? Tunasku ini pasti akan terkoyak. Apa yang akan t! erjadi jika tunasku terbuka, dan siput-siput mencoba untuk memakannya? Dan pasti, jika aku tumbuh dan merekah, semua anak kecil akan berusaha untuk mencabutku dari tanah. Tidak, akan lebih baik jika aku menunggu sampai semuanya aman."
Dan bibit itupun menunggu, dalam kesendirian.
Beberapa pekan kemudian, seekor ayam mengais tanah itu, menemukan bibit yang kedua tadi, dan mencaploknya segera.
Memang, selalu saja ada pilihan dalam hidup. Selalu saja ada lakon-lakon yang harus kita jalani. Namun, seringkali kita berada dalam kepesimisan, kengerian, keraguan, dan kebimbangan-kebimbangan yang kita ciptakan sendiri. Kita kerap terbuai dengan alasan-alasan untuk tak mau melangkah, tak mau menatap hidup. Karena hidup adalah pilihan, maka, hadapilah itu dengan gagah. Dan karena hidup adalah pilihan, maka, pilihlah dengan bijak.



Sumber : Anonymous
posted