Sunday, January 20, 2008

Iblis : "Aku tak rela...."

Iblis : "Aku tak rela...."

Masih ingat dengan seorang sahabat Nabi yang tak dapat melihat? Yang karenanya Allah menegur Nabi dan menurunkan surat "A'basa".

Ia adalah Abdullah bin Ummi Maktum Radiallahuanhu. Seorang sosok sahabat yang senantiasa tawadlhu dalam menunaikan kewajibannya sebagai hamba Allah.

Suatu ketika Abdullah bin Ummi Maktum menghampiri baginda Rasulullah Saw.

Ia ingin meminta izin tidak hadir dalam jama'ah Shubuh, karena tak ada yang menuntunnya menuju Masjid.

Setelah mendengar alasannya, baginda Rasulpun bertanya : "Apakah engkau mendengar adzan?" Abdullah lalu menjawab: "Tentu baginda", "Kalau begitu tidak ada keringanan untukmu", tandas Rasul.

Layaknya hamba Allah yang senantiasa istiqomah dalam menjalankan perintah Nya. Abdullahpun sam'an wa tho'atan atas apa yang diperintahkan Rasulullah Saw. Dengan mantap ia berazam untuk mendirikan jama'ah Shubuh di Masjid, sekalipun harus meraba-raba dengan tongkatnya, menuju sumber suara azan.

Keesokan harinya di waktu fajar, setelah terdengar kumandang adzan, Abdullah bin Ummi Maktumpun bergegas menuju Masjid.

Baru saja mengayunkan beberapa langkah, ia tersandung bongkahan batu, ia pun terjatuh, dan sebagian bongkahan batu itu tepat mengenai mukanya, dengan seketika darahpun mengalir dari wajahnya.

Dengan cepat Abdullah kembali bangkit, sembari mengusap darah di wajahnya. Ia tetap bersikeras menuju Masjid, sekalipun wajahnya masih terluka. Tak berapa lama datang seorang sosok lelaki tak dikenal, Ia menghampiri Abdullah dan bertanya: "A'mmu (paman) hendak pergi kemana?".

"Saya ingin pergi ke Masjid" jawab Abdullah. Lalu laki-laki asing itu menawarkan diri: "Saya akan antarkan a'mmu ke Masjid, lalu nanti kembali ke rumah".

Lelaki itupun segera menuntun Abdullah menuju Masjid, dan kemudian mengantarkannya kembali pulang. Hal ini ternyata tidak hanya sekali dilakukan lelaki asing itu, tiap hari ia selalu menuntun Abdullah ke Masjid dan kemudian mengantarkannya kembali ke rumah. Tentu saja Abdullah bin Ummi Maktum sangat gembira, karena ada orang yang dengan baik hati mengantarkannya Masjid, tanpa mengharapkan imbalan apapun.

Hingga tibalah suatu saat, ia ingin tahu siapa nama lelaki yang selalu mengantarkannya, iapun lalu menanyakan namanya. Namun spontan laki-laki itu menjawab: "Apa yang paman inginkan dari namaku?" "Saya ingin berdo'a kepada Allah, atas kebaikan yang engkau lakukan" Jawab Abdullah. "Tidak usah" tegas lelaki itu.

"Paman tidak perlu berdoa untuk meringankan penderitaanku, dan jangan sekali-kali paman menanyai namaku".

Abdullah terkejut atas jawaban lelaki asing itu, Iapun kemudian bersumpah atas nama Allah, meminta lelaki itu untuk tidak menemuinya lagi, sampai ia tahu betul siapa dia dan mengapa terus mengantarkannya ke Masjid, tanpa mengharapkan imbalan apapun.

Mendengar sumpah Abdullah, laki-laki itu kemudian berpikir panjang, lalu ia berkata: "Baiklah akan aku katakan siapa diriku sebenarnya, aku adalah Iblis". Abdullah tersentak, "Bagaimana mungkin engkau menuntunku ke Masjid, sedangkan dirimu menghalangi manusia untuk mengerjakan salat?" Iblis itu kemudian menjawab: "Engkau masih ingat ketika dulu dalam perjalanan ke Masjid, dirimu tersandung batu, dan bongkahannya melukai wajahmu?". "Iya, aku ingat" kata Abdullah."Pada saat itu aku mendengar Malaikat, bahwasannya Allah telah mengampuni setengah dari dosamu, aku takut kalau engkau tersandung untuk kedua kalinya, lalu Allah menghapuskan setengah dosamu yang lain" jelas Iblis. "

Oleh karena itu aku selalu menuntunmu ke Masjid dan mengantarkanmu pulang, supaya engkau tak ceroboh lagi ketika berjalan ke Masjid"*****
Post a Comment

tes

tes

soal tes cpns

Motivated

Cara memulai adalah dengan berhenti berbicara dan mulai melakukan. The way to get started is to quit talking and begin doing. ~ Walt Disney, Niat adalah ukuran dalam menilai benarnya suatu perbuatan, oleh karenanya, ketika niatnya benar, maka perbuatan itu benar, dan jika niatnya buruk, maka perbuatan itu buruk. ~ Imam An Nawaw, Motivasi itu seperti mandi; kalau Anda berhenti melakukannya maka Anda akan "melempem" lagi, sama seperti Anda akan bau lagi bila berhenti mandi. ~ Z ig Ziglar ~ , Successful people live well, laugh often, and love much. They've filled a niche and accomplished tasks so as to leave the world better than they found it, while looking for the best in others, and giving the best they have. , It is literally true that you can succeed best and quickest by helping others to succeed. , There is always the danger that we may just do the work for the sake of the work. This is where the respect and the love and the devotion come in - that we do it to God, and that's why we try to do it as beautifully as possible. , Life is a promise; fulfill it, If a man is called to be a street sweeper, he should sweep streets as Michelangelo painted, or Beethoven composed music, or Shakespeare wrote poetry. He should sweep streets so well that all the hosts of heaven and earth will pause to say, here lived a great street sweeper who did his job well. , Success is a state of mind. If you want success, start thinking of yourself as a success. , Be what it is that you are seeking. , Every new day is an opportunity to balance the sheet; a new opportunity to put your act right! Thank God for every new day, rather than just for Friday., There is no such thing in anyone's life as an unimportant day. ,What would life be if we had no courage to attempt anything? , It's what you learn after you think you know it all that makes a difference. , The difference between great people and everyone else is that great people create their lives actively, while everyone else is created by their lives, passively waiting to see where life takes them next. The difference between the two is the difference between living fully and just existing. , We are all faced with a series of great opportunities brilliantly disguised as impossible situations. , You cannot control what happens to you, but you can control your attitude toward what happens to you, and in that, you will be mastering change rather than allowing it to master you. , Those who wait to do a great deal of good at once will never do anything. Life is made up of little things. True greatness consists in being great in the little things. , Great lives are the culmination of great thoughts followed by great actions. , There are two ways to live your life. One is as though nothing is a miracle. The other is as though everything is a miracle.,