Sunday, January 20, 2008

Pacaran Islami, Adakah?Karya : Ahmad Muhammad Haddad Assyarkhantentang-pernikahan. com -
Dalam Islam memang tidak dikenal prosespacaran seperti apa yang dipahami kebanyakan remaja islam sekarang.
Proses pacaran seringkali lebih banyak membawa mudharat daripadamanfaat, bahkan seringkali membawa kepada perbuatan yang dilarangdalam agama,. Melihat kecenderungan aktifitas pasangan muda yangberpacaran, sesungguhnya sangat sulit untuk mengatakan bahwa pacaranitu adalah media untuk saling mencinta satu sama lain. Sebab sebuahcinta sejati tidakberbentuk sebuah perkenalan singkat, misalnya dengan bertemu di suatukesempatan tertentu lalu saling bertelepon, tukar menukar SMS,chatting dan diteruskan dengan janji bertemu langsung.
Semua bentuk aktifitas itu cenderung bukanlah sebuah aktifitas cinta,sebab yang terjadi adalah kencan dan bersenang-senang. Sama sekalitidak ada ikatan formal yang resmi dan diakui. Juga tidak ada ikatantanggung-jawab antara mereka. Bahkan tidak ada ketentuan tentangkesetiaan dan seterusnya.
Padahal cinta itu memiliki, tanggung-jawab, ikatan syah dan sebuahharga kesetiaan. Dalam format pacaran, semua instrumen itu tidakterdapat, sehingga jelas sekali bahwa pacaran itu sangat berbedadengan cinta.
Pacaran Bukanlah Penjajakan/Perkenal anBahkan kalau pun pacaran itu dianggap sebagai sarana untuk salingmelakukan penjajagan, perkenalan atau mencari titik temu antara keduacalon suami istri, bukanlah anggapan yang benar. Sebab penjajagan itutidak adil dan kurang memberikan gambaran sesungguhnya dari data yangdiperlukan dalam sebuah persiapan pernikahan.
Dalam format mencari pasangan hidup, Islam telah memberikan panduanyang jelas tentang apa saja yang perlu diperhitungkan. Misalnya sabdaRasulullah SAW tentang 4 kriteria yang terkenal itu.Dari Abi Hurairah ra bahwa Rasulullah SAW berdabda,"Wanita itudinikahi karena 4 hal: [1] hartanya, [2] keturunannya, [3]kecantikannya dan [4] agamanya. Maka perhatikanlah agamanya kamu akanselamat." (HR. Bukhari Kitabun Nikah Bab Al-Akfa' fiddin nomor 4700,Muslim Kitabur-Radha' Bab Istihbabu Nikah zatid-diin nomor 2661)Selain empat kriteria itu, Islam membenarkan bila ketika seorangmemilih pasangan hidup untuk mengetahui hal-hal yang tersembunyi yangtidak mungkin diceritakan langsung oleh yang bersangkutan.
Maka dalammasalah ini, peran orang tua atau pihak keluarga menjadi sangat penting.Inilah proses yang dikenal dalam Islam sebaga ta'aruf. Jauh lebihbermanfaat dan objektif ketimbang kencan berduaan. Sebab kecenderunganpasangan yang sedang kencan adalah menampilkan sisi-sisi terbaiknyasaja.
Terbukti dengan mereka mengenakan pakaian yang terbaik,bermake-up, berparfum dan mencari tempat-tempat yang indah dalamkencan. Padahal nantinya dalam berumah tangga tidak lagi demikiankondisinya.
Istri tidak selalu dalam kondisi bermake-up, tidak setiap saatberbusana terbaik dan juga lebih sering bertemua dengan suaminya dalamkeadaan tanpa parfum. Bahkan rumah yang mereka tempati itu bukanlahtempat-tempat indah mereka dulu kunjungi sebelumnya. Setelah menikahmereka akan menjalani hari-hari biasa yang kondisinya jauh darisuasana romantis saat pacaran.
Maka kesan indah saat pacaran itu tidak akan ada terus menerus didalam kehidupan sehari-hari mereka. Dengan demikian, pacaran bukanlahsebuah penjajakan yang jujur, sebaliknya sebuah penyesatan danpengelabuhan.
Dan tidak heran kita dapati pasangan yang cukup lama berpacaran, namunsegera mengurus perceraian belum lama setelah pernikahan terjadi.Padahal mereka pacaran bertahun-tahun dan membina rumah tangga dalamhitungan hari.
Pacaran bukanlah perkenalan melainkan ajang kencan saja.
Etika Ta'arufDalam melakukan penjajagan yang syar`i, ada beberapa ketentuan yangharus dipatuhi antara lain:
Tidak Berduaan (Khalwat)Khalwat adalah bersendirian dengan seorang perempuan lain (ajnabiyah).Yang dimaksud perempuan lain, yaitu: bukan isteri, bukan salah satukerabat yang haram dikawin untuk selama-lamanya, seperti ibu, saudara,bibi dan sebagainya.
Ini bukan berarti menghilangkan kepercayaan kedua belah pihak atausalah satunya, tetapi demi menjaga kedua insan tersebut dariperasaan-perasaan yang tidak baik yang biasa bergelora dalam hatiketika bertemunya dua jenis itu, tanpa ada orang ketiganya. Dalam halini Rasulullah bersabda sebagai berikut:"Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, maka jangansekali-kali dia bersendirian dengan seorang perempuan yang tidakbersama mahramnya, karena yang ketiganya ialah syaitan." (Riwayat Ahmad)"
Jangan sekali-kali salah seorang di antara kamu menyendiri denganseorang perempuan, kecuali bersama mahramnya."Tidak Melihat Jenis Lain dengan BersyahwatDi antara sesuatu yang diharamkan Islam dalam hubungannya denganmasalah gharizah, yaitu pandangan seorang laki-laki kepada perempuandan seorang perempuan memandang laki-laki.
Mata adalah kuncinya hati,dan pandangan adalah jalan yang membawa fitnah dan sampai kepadaperbuatan zina.Katakanlah kepada orang-orang mu'min laki-laki, "Hendaklah mereka itumenundukkan sebagian pandangannya dan menjaga kemaluannya" (an-Nur: 30-31)
Menundukkan PandanganYang dimaksud menundukkan pandangan itu bukan berarti memejamkan matadan menundukkan kepala ke tanah. Bukan ini yang dimaksud dan ini satuhal yang tidak mungkin. Hal ini sama dengan menundukkan suara sepertiyang disebutkan dalam al-Quran dan tundukkanlah sebagian suaramu(Luqman: 19).Di sini tidak berarti kita harus membungkam mulut sehingga tidakberbicara.
Tetapi apa yang dimaksud menundukkan pandangan, yaitu:menjaga pandangan, tidak dilepaskan begitu saja tanpa kendali sehinggadapat menelan perempuan-perempuan atau laki-laki yang beraksi.
Pandangan yang terpelihara, apabila memandang kepada jenis lain tidakmengamat-amati kecantikannya dan tidak lama menoleh kepadanya sertatidak melekatkan pandangannya kepada yang dilihatnya itu.
Oleh karena itu pesan Rasulullah kepada Ali r.a:"Hai Ali! Jangan sampai pandangan yang satu mengikuti pandanganlainnya. Kamu hanya boleh pada pandangan pertama, adapun yangberikutnya tidak boleh." (Riwayat Ahmad, Abu Daud dan Tarmizi)Rasulullah s.a.w. menganggap pandangan liar dan menjurus kepada lainjenis, sebagai suatu perbuatan zina mata. Sabda beliau: "Dua mata itubisa berzina, dan zinanya ialah melihat." (Riwayat Bukhari)
Hindari Berhias Yang Berlebihan (Tabarruj)Tabarruj ini mempunyai bentuk dan corak yang bermacam-macam yang sudahdikenal oleh orang-orang banyak sejak zaman dahulu sampai sekarang.Ahli-ahli tafsir dalam menafsirkan ayat yang mengatakan:"Dan tinggallah kamu (hai isteri-isteri Nabi) di rumah-rumah kamu danjangan kamu menampak-nampakkan perhiasanmu seperti orang jahiliahdahulu." (QS Ahzab: 33)
Dalam Teknisnya, tidak harus selalu dengan langkah formal, resmi ataurotokoler. Bisa juga dengan cara yang tersamar yang tidak bisa denganmudah ditafsirkan dengan mudah oleh pihak wanita sebagai bentukpenjajagan.
Sebab bila sejak awal seorang wanita sadar bahwa dirinyasedang dijajagi, bisa jadi dia malah nervous, salah tingkah ataumungkin malah bertindak yang tidak-tidak. Maka bisa saja dilakukansecara pergaulan yang alami dan normal.
Selain itu bisa juga menggunakan utusan orang yang bisa dipercaya. Danyang lebih utama adalah utusan yang berfungsi sekaligus sebagaikonselor dalam urusan pernikahan. Sosoknya adalah orang yang sudahberpengalaman mendalam dalam urusan keluarga, sehingga apa yangdiinformasikannya bukan semta-mata bahan mentah, melainkan dilengkapidengan analisa yang sudah siap dijadikan bahan pertimbangan oleh anda.
Jadi, sekali lagi tidak ada PDKT yang islami terlebih pacaran yangIslami, untuk itu menjaga kesucian diri dengan segera menikah, tetapiapakah kita tidak boleh menyintai? Boleh-boleh saja karena cinta tidakbisa di larang datangnya di hati kita dan yan terpenting adalahmengelola hati agar cinta itu tidak ternoda dengan pacaran,Okey.....lalu bagaimana jika ada Myqers yang berta'aruf langsung viachat, Pripat Message, atau Email untuk menjalin hubungan serius?
Nahinilah yang sekarang sedang marak di myquran.org. semoga ALLAHmemberikan hidayah-Nya kepada kita semua. AminAhmad Muhammad Haddad Assyarkhan (Adi Supriadi)ASSYARKHAN CONSELING CENTRELembaga Konseling dan Training Keluarga dan Remaja IndonesiaJln. Maleer Selatan 51 / 117 Kel. Gumuruh Kec. Batunungal Kota Bandung
Post a Comment

tes

tes

soal tes cpns

Motivated

Cara memulai adalah dengan berhenti berbicara dan mulai melakukan. The way to get started is to quit talking and begin doing. ~ Walt Disney, Niat adalah ukuran dalam menilai benarnya suatu perbuatan, oleh karenanya, ketika niatnya benar, maka perbuatan itu benar, dan jika niatnya buruk, maka perbuatan itu buruk. ~ Imam An Nawaw, Motivasi itu seperti mandi; kalau Anda berhenti melakukannya maka Anda akan "melempem" lagi, sama seperti Anda akan bau lagi bila berhenti mandi. ~ Z ig Ziglar ~ , Successful people live well, laugh often, and love much. They've filled a niche and accomplished tasks so as to leave the world better than they found it, while looking for the best in others, and giving the best they have. , It is literally true that you can succeed best and quickest by helping others to succeed. , There is always the danger that we may just do the work for the sake of the work. This is where the respect and the love and the devotion come in - that we do it to God, and that's why we try to do it as beautifully as possible. , Life is a promise; fulfill it, If a man is called to be a street sweeper, he should sweep streets as Michelangelo painted, or Beethoven composed music, or Shakespeare wrote poetry. He should sweep streets so well that all the hosts of heaven and earth will pause to say, here lived a great street sweeper who did his job well. , Success is a state of mind. If you want success, start thinking of yourself as a success. , Be what it is that you are seeking. , Every new day is an opportunity to balance the sheet; a new opportunity to put your act right! Thank God for every new day, rather than just for Friday., There is no such thing in anyone's life as an unimportant day. ,What would life be if we had no courage to attempt anything? , It's what you learn after you think you know it all that makes a difference. , The difference between great people and everyone else is that great people create their lives actively, while everyone else is created by their lives, passively waiting to see where life takes them next. The difference between the two is the difference between living fully and just existing. , We are all faced with a series of great opportunities brilliantly disguised as impossible situations. , You cannot control what happens to you, but you can control your attitude toward what happens to you, and in that, you will be mastering change rather than allowing it to master you. , Those who wait to do a great deal of good at once will never do anything. Life is made up of little things. True greatness consists in being great in the little things. , Great lives are the culmination of great thoughts followed by great actions. , There are two ways to live your life. One is as though nothing is a miracle. The other is as though everything is a miracle.,