Friday, January 25, 2008

Surat Lamaran Kerja

Template surat lamaran kerjaku
Dear Mr/Mrs,
[sumber berita] has informed me that [nama perusahaan] is looking forsomeone in [posisi yang dilamar] position. I wish to apply for the position. I am [usia] years old and graduated from [almamater] majoring in [jurusan]. Details of my qualification is attached in this email address in my CV.
[penjelasan singkat karir].In addition, I’ like to attach the following attachments :- my resume / CV (pdf format)
[skill yang sesuai dengan pekerjaan yang dilamar]. I believe that my enclosed resume will demonstrate that I have the characteristics and experiences you seek.
I would welcome the opportunity to discuss these and other qualifications with you. If you are interested, please contact me at [no hp] or feel free to send an e-mail to me.
Awaiting for your favourable response,
Best regards,
Anthony FajriTelp : [no hp]Email : [email]

contoh surat resign kerja

contoh surat resign kerja
dari link ini.
[Date today]

[Recipient’s name][Company name][Address][Address][Address]
Dear [Recipient’s name]:
Please accept this letter as my formal notice of resignation from [Company name], effective [date, two weeks from date above]. The associations I’ve made during my employment here will truly be memorable for years to come.
I hope a two-week notice is sufficient for you to find a replacement for me. If I can help to train my replacement or tie up any loose ends, please let me know.
Thank you very much for the opportunity to work here.
Sincerely,
[Sign here]
[Your name, title]
cc [Names for copies]

resign

per tgl 1 februari gw pindah ke C4 (Corporate Customer Care Center) telkom.. mudah mudahan baik.. amin

Sunday, January 20, 2008

Rumus Canggih Raih Barakah dalam Pernikahan:

Rumus Canggih Raih Barakah dalam Pernikahan:
”Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untuk kalian dari anfus (jiwa-jiwa)kalian sendiri, azwaaj (pasangan hidup), supaya kalian ber-sakinah kepadanya, dan dijadikan-Nya di antara kalian mawaddah dan rahmah. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir.” (QS Ar Ruum 30:21)Ayat inilah yang menjadi manhaj sebagai alur dalam merayakan cinta.
Sebuah ayat yang sering menghias indah undangan walimah. Untuk menghayati maknanya, mari kita simak uraian ringkas oleh Salim A. Fillah dalam buku Saksikan bahwa Aku Seorang Muslim dengan kata-kata kunci sebagai berikut:
1. Min anfusikum. Dari jiwa-jiwa kalian.Artinya, hal pertama yang dibicarakan Al Qur’an tentang pernikahan dua manusia adalah kesejiwaan. Ruh itu, kata Nabi seperti tentara, jika kode sama, sandinya nyambung. Meskipun belum saling melihat mereka pasti bersepakat. Jika tidak, ya tembak dulu, urusan belakangan. Nah, apa sih kode dan sandi untuk ruh? Yaitu komitmen kepada Allah dan agamanya. Itu saja. Itulah kesejiwaan.
2. Azwaajan. Pasangan hidup.Tak berlama-lama, sesudah kesesuaian jiwa, Al Qur’an segera mengatakan bahwa mereka menjadi suami isteri. Sebuah ungkapan yang mengandung hikmah sebagai berikut, ”Orang selalu berpikir, bahwa kita harus mencari pasangan yang tepat, maka hubungan akan berhasil. Berhentilah mencari orang yang tepat. Mulai sekarang, jadikan orang di dekat Anda yang memang hebat itu menjadi orang yang tepat!” Hal ini mengajari kita menjadi manusia yang lebih tinggi, manusia yang ’menjadikan’, bukan sekedar ’mencari’
.3. Litaskunuu ilaihaa. Supaya kalian tenteram, tenang, padanya.Unik sekali. Kata hubung yang dipakai adalah huruf lam (li) yang menunjukkan otomatis. Kata Allah, kalau pernikahan dimulai dari kesejiwaan, maka otomatis seorang suami akan merasakan ketentraman pada istrinya, dan seorang istri akan merasakan ketenangan pada suaminya. Apa sih sakinah itu? Sederhananya, sakinah inilah yang disebut separuh agama seseorang. Dengannya, seorang insan bisa mengoptimalkan potensinya untuk menjadi ibadurrahman sekaligus khalifatu fil ardh. Tenteram karena gejolak syahwat telah menemukan saluran yang halal dan thayyib, tenang karena ada sahabat lekat yang siap mendukung perjuangan.
4. Wa ja’ala bainakum mawaddatan. Kemudian ada yang harus diproses, diupayakan, yakni mawaddah.Apa itu mawaddah? Bahasa Indonesia dan bahasa Inggris memang kekurangan kosakata untuk cinta. Hanya cinta dan love. Padahal bahasa Arab punya empat belas. Dengan membandingkan pemaknaan Ibnul Qayyim Al Jauziyah terhadap mawaddah dalam buku Raudhatul Muhibbin dengan salah satu jenis cinta yang disebut Erich Fromm dalam The Art of Loving sebagai cinta yang erotis-romantis, ternyata bisa disejajarkan. Jadi mawaddah adalah cinta yang erotis-romantis. Bentuknya bisa ekspresi yang paling bathin sampai paling zhahir.
5. Wa (ja’ala bainakum) rahmatan. Yang harus diusahakan bukan cuma mawaddah tapi juga rahmah.Rahmah ini juga cinta, bukan sekedar kasih sayang. Cinta yang bagaimana? Cinta yang seperti lagu, kasih ibu kepada beta tak terhingga sepanjang masa. Hanya memberi, tak harap kembali. Inilah cinta yang memberi -bukan meminta-, berkorban –bukan menuntut-, berinisiatif –bukan menunggu-, dan bersedia-bukan berharap-harap- .Itulah sekilas uraian untuk meraih barakah dalam pernikahan yang dituntunkan dalam kitab yang berisi banyak rumus canggih, Al Qur’an. Sehingga, pernikahan pun berhak mendapat doa keberkahan yang diajarkan Rasulullah, ”Barakallaaku laka, wa barakallahu ’alaika, wa jama’a bainakuma fii khaiir.”
Kini berpadulah dua hati dalam mahligai cinta Ikatan nan agung sempurna sebagian agama Allah telah menghalalkanmu menjai pendamping bagiku Dan kau pun tlah mengikhlaskanku menjadi pendampingmu (Nuansa: Mahligai Cinta)Dengan pernikahan barakah, setiap episode dalam perjalanan bahtera rumah tangga akan membawakan kebahagiaan. Barakah itu membawa senyum meski air mata menitik-nitik. Barakah itu menyergapkan rindu di tengah kejengkelan. Barakah itu menyediakan rengkuhan dan belaian lembut di saat dada kita sesak oleh masalah. Barakallahu lakum, amin.

Motivation of The Day : " Kekuatan Berpikir Positif "

Suatu ketika seorang pria menelepon Norman Vincent Peale. Ia tampak sedih. Tidak ada lagi yang dimilikinya dalam hidup ini. Norman mengundang pria itu untuk datang ke kantornya. "Semuanya telah hilang.
Tak ada harapan lagi," kata pria itu. "Aku sekarang hidup dalam kegelapan yang amat dalam. Aku telah kehilangan hidup ini. Norman Vincent Peale, penulis buku "The Power of Positive Thinking", tersenyum penuh simpati. "
Mari kita pelajari keadaan anda," katanya Norman dengan lembut. Pada selembar kertas ia menggambar sebuah garis lurus dari atas ke bawah tepat di tengah-tengah halaman. Ia menyarankan agar pada kolom kiri pria itu menuliskan apa-apa yang telah hilang dari hidupnya. Sedangkan pada kolom kanan, ia menulis apa-apa yang masih tersisa. "Kita tak perlu mengisi kolom sebelah kanan," kata pria itu tetap dalam kesedihan.
"Aku sudah tak punya apa-apa lagi." "Lalu kapan kau bercerai dari istrimu?" tanya Norman . "Hei, apa maksudmu? Aku tidak bercerai dari istriku. Ia amat mencintaiku!" "Kalau begitu bagus sekali," sahut Norman penuh antusias. "Mari kita catat itu sebagai nomor satu di kolom sebelah kanan "Istri yang amat mencintai".
Nah, sekarang kapan anakmu itu masuk penjara?" "Anda ini konyol sekali. Tak ada anakku yang masuk penjara!" "Bagus! Itu nomor dua untuk kolom sebelah kanan "Anak-anak tidak berada dalam penjara." kata Norman sambil menuliskannya di atas kertas tadi.Setelah beberapa pertanyaan dengan nada yang serupa, akhirnya pria itu menangkap apa maksud Norman dan tertawa pada diri sendiri.
"Menggelikan sekali. Betapa segala sesuatunya berubah ketika kita berpikir dengan cara seperti itu," katanya.Kata orang bijak, bagi hati yang sedih lagu yang riang pun terdengar memilukan. Sedangkan orang bijak lain berkata, sekali pikiran negatif terlintas di pikiran, duniapun akan terjungkir balik....... Maka mulailah hari dengan selalu berfikir positif.....Norman Vincent
PealePenulis buku The Power of Positive Thinking

Motivation of The Day : " Berkembang Menembus Batasan "

Bila kita melihat keadaan di sekitar kita hari-hari ini, kita akan melihat betapa cepatnya jaman ini berkembang. Bahkan perubahan tersebut seringkali terjadi tanpa kita sadari. Sebagai contoh, teknologi yang berkembang begitu pesat, intelektual yang semakin meningkat, penemuan-penemuan baru di bidang kesehatan dan obat-obatan, dsb. Perubahan tersebut tidak dapat kita hindari, sebagaimana ada pepatah yang mengatakan, "Satu-satunya hal yang tidak akan pernah berubah, adalah perubahan itu sendiri."
Bila kita terlena sedikit saja, besar sekali kemungkinan untuk kita akan kehilangan kesempatan kita untuk berkembang, atau setidak-tidaknya kita akan tertinggal dengan semua kolega kita. Maka dari itu kita harus belajar untuk membiasakan diri dengan perubahan tersebut, sehingga kita akan menjadi pribadi yang mudah untuk beradaptasi dengan situasi yang ada, ta! npa meniadakan norma, prinsip dan nilai yang sudah kita pegang dari mulanya.
1. Miliki tujuan yang jelas - kembangkan!.Orang yang tidak memiliki tujuan di dalam hidupnya tidak akan pernah bisa berkembang dengan maksimal. Mengapa? Karena dia tidak akan tahu ke mana dia harus melangkah, dan ini akan berdampak pada keputusan-keputusan yang diambilnya. Tetapi untuk menjadi berkembang tanpa batas, seseorang juga harus memiliki kemampuan untuk memperluas tujuannya. Walt Disney dapat berkembang begitu luas sampai ke seluruh dunia hanya dimulai dari mimpi seorang Walter Elias Disney yang miskin untuk berusaha membahagiakan semua anak di seluruh dunia. Dan sampai sekarang, meskipun Mr. Disney sudah meninggal, tetapi mimpi itu masih terus berlanjut.
2. Miliki inisiatif untuk berkembang tanpa batas.Saat Christopher Columbus ingin berlayar mengelilingi dunia, semua orang menganggapnya gila karena mereka percaya bahwa bumi itu data! r, bukan bulat. Tetapi karena keberaniannya untuk berinisiatif! 'gila' tersebutlah kita dapat mengetahui fakta bahwa bumi memang bulat, bukan datar. Saat kita ingin berkembang, jangan menunggu perubahan terjadi pada orang lain baru kita dapat berkembang. Miliki mental bahwa perubahan itu harus dimulai dari diri kita, bukan orang lain.
3. Berpikirlah selangkah lebih maju.Thomas John Watson, pendiri perusahaan komputer raksasa IBM suatu hari memaparkan kunci dari keberhasilan IBM, dan berkata, "Setiap kali kami memperoleh kemajuan dalam IBM, itu adalah karena ada orang yang mau untuk mengambil kesempatan, memikirkannya dengan keras, dan mencoba sesuatu yang baru." Di dalam hidup ini, kita memiliki pilihan untuk menjadi orang seperti apakah kita. Apakah kita ingin menjadi orang yang gagal, ataukah biasa-biasa saja, ataukah kita ingin menjadi orang yang unggul? Orang yang ingin menjadi orang yang unggul, ia harus melatih cara berpikirnya untuk selalu mengeluarkan ide-ide yang mungkin bahkan belum terpikirkan oleh orang-o! rang di sekitarnya.
4. Kembangkan rasa ingin tahu yang positif.Semua penemuan bersejarah di seluruh dunia ini pasti didasari dari keingintahuan dari para penemunya. Tidak selamanya rasa ingin tahu itu adalah sesuatu yang negatif, karena selama kita dapat memanfaatkan rasa ingin tahu kita untuk sesuatu yang positif dan berguna bagi banyak orang, rasa ingin tahu tersebut akan menjadi sesuatu yang menguntungkan. Seorang Albert Einstein tidak akan pernah menjadi penemu dari teori relativitas yang sangat terkenal itu bila dia tidak memiliki rasa ingin tahu yang besar akan bagaimana energi dapat memiliki hubungan yang erat dengan massa sebuah benda dan kecepatan cahaya.
5. Rajin-rajinlah membaca.Setiap orang yang tidak memiliki wawasan yang luas pasti akan mengalami masalah dalam berkomunikasi dengan berbagai macam tipe orang. Dan salah satu cara yang baik untuk memiliki wawasan yang luas adalah dengan meningkatkan minat bac! a. Thomas Jefferson, presiden ketiga Amerika Serikat, adalah s! eorang y ang sangat dikenal lewat kinerjanya dalam menuliskan Deklarasi Kemerdekaan Amerika Serikat. Tetapi mungkin tidak semua orang menyadari bahwa Thomas Jefferson adalah seorang kolektor buku, yang membuatnya menjadi seorang yang sangat berwawasan luas dalam berbicara berbagai aspek, mulai dari pertanian, arsitektur, bahkan sampai penelitian fosil-fosil purbakala.
Sumber : Anonymous

10 Resep Jadi Orangtua Efektif

10 Resep Jadi Orangtua Efektif
Rafiqa Qurrata A - detikcomJakarta -
Menjadi orangtua yang ideal memang tak adarumusnya. Namun untuk menjadi orangtua efektif, Andabisa mempertimbangkan 10 resep berikut ini.
"Pertama, kenali anak Anda. apakah dia pemalu atauperiang. Kemudian perlakukan anak Anda sesuai dengankarakternya, jangan paksa anak untuk menjadi karakterlainnya," kata psikolog Frieda Mangunsong dalam jumpapers '10 Cara Menjadi Orangtua Efektif' di Hotel GranMelia, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan,Rabu (15/8/2007).
Kedua, jangan cuek saat anak berlaku manis dan baik.Beri pujian terhadap semua hal yang dia lakukan."Hal-hal kecil saja. Jika dia melakukannya denganbaik, jangan tunda lagi, langsung berikan pujian,"kata Frieda.
Ketiga, anak harus dilibatkan dalam kegiatan dankeputusan keluarga. Tentu saja orangtua harusmenyesuaikan porsinya dengan usia anak. Misalnya,membahas soal liburan bersama dan memberi anak tugasrumah tangga yang bersifat ringan. "Misalnya melipatserbet," imbuh Frieda.
Keempat, manfaatkan kesempatan untuk mendekatkan diridengan anak. Bahkan saat Anda berada di tengahkemacetan, manfaatkan waktu itu sebaik-baiknya untukmenelepon anak. Jika ada waktu menonton televisibersama, gunakan untuk menanamkan nilai pada anak.
"Kelima, sediakan waktu khusus untuk berdua sajadengan anak. Misalnya dengan mengantar atau menjemputdari sekolah," ujarnya.
Keenam, disiplin harus ditegakkan. Anda juga harusmemastikan disiplin versi Anda sama dengan disiplinversi pengasuh anak atau pasangan Anda. Namun, janganmenjadikan disiplin sebagai teknik mendidik anak yangutama."Akibatnya orangtua akan mengutamakan hukuman dankekerasan dalam mendidik anak," kata Frieda.
Ketujuh, lanjut dia, jadilah contoh yang baik bagianak. Sebab anak adalah peniru ulung dan menjadikanorangtua sebagai polanya. "Jika ingin anak ceria, yakita harus ceria. Jika tidak ingin anak autis, yacerewetlah juga sesekali," seloroh Frieda.
Kedelapan, ungkapkan kasih sayang Anda. Jangan anggapenteng dengan menganggap anak sudah pasti tahu dengansendirinya. Kata-kata, belaian, pelukan, dan ciumanpunya arti penting bagi mereka."Anda juga bisa memberikan surat pendek sekedar 'mamasayang kamu' atau memberi gambar-gambar bunga atauhati dengan pesan 'bunga untuk anak mama'," kataFrieda.
Kesembilan, perhatikan komunikasi dengan anak. Janganlupa, kontak mata punya pengaruh penting untuk urusanini."Kalau Anda teriakkan aturan atau perintah dariruangan lain, itu tidak akan efektif. Jangan sampaianda memberitahukan sesuatu dengan berteriak ataumengomel," kata Frieda.
Kesepuluh, jangan sampai Anda menyelesaikan masalahsaat Anda marah. Sebab jika kata-kata menyakitkan Andalontarkan, sangat mungkin kata-kata itu membekas dibenak anak. "Ingat, jadilah contoh bagi anak,"pungkasnya. (fiq/aba)Salam,

Motivation of The Day : " Seperti Apa Anda Mengukir Sejarah? "

"The difference between a successful person and others is in a lack of will" ~ Vince Lombardi, 1913-1970, American Football - Coach
Kebanyakan manusia cukup puas hanya dengan lahir - hidup - dan lalu meninggal.
Hingga akhirnya yang tertinggal hanya 3 baris di batu nisannya : Si X, lahir tanggal sekian, meninggal tanggal sekian.
Inginkah kita menjalani hidup apa adanya seperti ini?Seperti apa Anda mengukir sejarah?Ada 3 hal yang bisa membedakan Anda dengan kebanyakan orang dalam mengukir sejarah, yaitu... Kemauan, Keilmuan dan Kesempatan.1. Kemauan Kemauan menjadi kata kunci yang paling penting dalam menentukan sejarah hidup kita.Anda mau menjadi apa? Seperti apa? dan di mana? Tentunya hanya Anda yang paling mengetahuinya!Cobalah untuk mencatat semuanya.
Baik itu melalui memori, diary, atau melalui selembar kertas sekali pun! Anda pasti punya kemauan!Jangan pernah katakan Anda tidak punya kemauan.
Hidup itu terlalu pendek. Kalau kita sudah mati, kita tidak bisa punya kemauan kecuali udah mati kita jadi ZOMBIE! :-)2. KeilmuanPercaya, segala sesuatu itu pasti ada ilmunya!Jika kita punya kemauan dan memiliki ilmunya, maka segala usaha akan tercapai dengan lebih baik.Itu sebabnya kita harus mau belajar dan belajar.
Kita bisa belajar dimana saja, kapan saja, dandengan siapa saja.Ingat, tidak pernah ada kata terlambat untuk belajar, mengenal, memahami, dan mengamalkansesuatu hal yang bermanfaat bagi kehidupan Anda, dan mungkin juga untuk orang lain.Dan satu lagi....3. KesempatanJika kemauan ada, keilmuan ada, maka tinggal kesempatanlah yang memutuskan apakah Andabisa mengukir sejarah dengan baik atau tidak.
Kesempatan ini bisa datang dari mana saja, tergantung kecekatan kita dalam memanfaatkansetiap peluang yang ada.Kita tahu, seringkali kesempatan itu hadir, tapi kita tidak mampu memanfaatkannya dengan benar, karena keilmuannya kurang, meski keinginan kita itu sebenarnya sudah besar.
Jika ini terjadi, tidak jarang orang menyesal dan kadang menjadi berfikir bahwa nasib selalu tidak berpihak padanya.Sebenarnya tidak demikian! Dia hanya tidak tahu bagaimana cara menyatukan 3K! Yaitukemauan, keilmuan dan kesempatan!Nah, sekarang Anda tahu, apa yang harus dilakukan untuk bisa mengukir sejarah dengan baik dalam hidup Anda!Padukan antara kemauan, keilmuan dan kesempatan.
Jika kemauan sudah ada, keilmuan sudah ada, maka kesempatan itu sebenarnya bisa dicari dan diupayakan!Dan percaya... ketika ketiga unsur ini berpadu dalam diri Anda, maka sejarah kebesaran tentang Anda telah dimulai...Selamat mencoba! :-)
Sumber : Anne Ahira

Apa saja kesalahan finansial yang sering dilakukan orang?

Apa saja kesalahan finansial yang sering dilakukan orang?
1. Tidak menentukan tujuan. Bila Anda tidak tahu mau kemana, bagaimana Anda bisa sampai? Untuk membangun kekayaan, pertama Anda harus memiliki tujuan.Terlebih dahulu Anda harus menetapkan jumlah uang yang Anda inginkan, setelah itu baru Anda bisa membuat rencana keuangan.
2. Tidak mengatur pengeluaran kecil. Anda mungkin tahu berapa pengeluaran umum Anda, tetapi apakah Anda menyadari berapa total uang yang Anda keluarkan untuk hal-hal kecil? Berhati-hatilah pada pengeluaran kecil, terlebih lagi untuk yang sering terjadi, karena setelah dijumlahkan akan bernilai besar.
3. Menyerahkan seluruh pengaturan keuangan pada orang lain. Anda perlu ikut serta dalam membuat rencana keuangan. Dengan adanya partisipasi ini, maka Anda akan lebih memahami kondisi finansial Anda sekarang. Dan Anda mengurangi ketergantungan terhadap orang yang mengatur keuangan Anda.
4. Mengambil cicilan rumah 30 tahun. Tiga puluh tahun adalah jangka waktu yang terlalu panjang untuk sebuah kredit. Anda akan berakhir dengan membayar harga 2 hingga 3 kali harga yang seharusnya bila Anda bersikeras mencicil tagihan hingga 30 tahun. Ambillah jangka waktu yang lebih pendek, misalnya 15 tahun. Hal ini akan menghemat banyak uang Anda.
5. Terlalu banyak hutang. Ingatlah bahwa setiap hutang akan membawa bunga yang harus Anda bayar. Bunga hutang ini jumlahnya tidak sedikit dan secara terus-menerus akan mengikis keuangan Anda. Apabila Anda ingin sehat secara finansial, Anda harus membayar semua hutang Anda secepat mungkin.
6. Tidak cukup persiapan pensiun atau terlambat memulai. Masa pensiun perlu direncanakan sedini mungkin. Semakin cepat Anda memulai, maka semakin sedikit uang yang perlu Anda tabung setiap bulannya.7. Menggunakan tabungan hari tua. Anda sebelum waktunya Ingat, apapun yang terjadi, jangan pernah menggunakan uang pensiun Anda. Kalau tidak, akibatnya akan fatal. Bisa-bisa Anda pensiun tanpa dana sama sekali.Sahabat, selalulah waspada pada kesalahan-kesalahan finansial. Jangan sampai kesalahan-kesalahan seperti ini menghalangi jalan anda menuju kekayaan.
Sumber : Anonymous

seputar reksadana syariah

Assalamualaikum Wr. Wb.
Kebetulan saya kerja di Selling Agent, untuk produk reksadana MISB (Mandiri Investasi Syariah Berimbang),

T:peserta milis ini ada yang jd invest di reksadana ngga? sy adabeberapa pertanyaanbetulkah reksadana syariah, syariah?
J:Reksadana ini mengelola investasi yang berbentuk syariah juga, seperti obligasi syariah dan saham syariah. Sedangkan perhitungan NAB dan Fee sama dengan produk reksadana lainnya. Jadi intinya, kita mempercayakan uang kita untuk di putar/diinvestasika n oleh manajer Investasi.

T :uang kita diinvestasikan di mana?J:di produk Saham,Obligasi dan Deposito yang Syariah.T:apakah usaha dimana uang kita diinvestasikan ketahuan di laporanbulanan penerbit ke peserta?
J:Nilai NAB terbit setiap hari, namun custody biasanya memberikan laporan setiap bulannya, tapi jika nasabah menginginkan laporan NAB Harian, bisa diberikan dan bisa menghitung sendiri dari angka naik/turun NAB tiap harinya, perhitungannnya gampang.

T:rate kenaikan NAB/unit nya rata2 berapa persen per bulan?
J:Kita bisa lihat itu di prospektus yg diterbitkan tiap bulan oleh Manager Investasi, tapi kalau keuntungannya, saya ambil sample, bukan data yang sebenarnya, fresh dari dapur Reksadana : Nasabah A, beli salah satu reksadana syariah pada tanggal 2007-04-11 11:22:54.000, sebesar 75.000.000.0Nasabah A, hari ini yaitu 2007-08-20 10:02:05.987, memiliki porfolio/uang total, sebesar 79.697.008.157481

T:pastinya lebih beresiko daripada deposito,
J:Betul

T:tp apa betul lebihmenguntungkan dari deposito?
J:Betul

T:ada yang tau penerbit reksadana syariah lain selain yang 2 diatas itu?mungkin ada yang tau/ punya pengalaman dengan manajer investasisyariah, monggo di share :D
J:Kita harus peka terhadap kenaikan nilai NAB, tiap harinya, jika NAB mulai turun, kita bisa, redeem atau uangkan reksadana kita. Biasanya penurunannya tidak terlalu drastis. Reksadana tidak dijamin pemerintah, kecuali Reksadana dengan Produk Obligasi Negara Kalau reksadana yg lain yg bukan syariah, ada yg keuntunganannya lebih besar, reksadana relatif lebih aman dari saham.

Wassalamualaikum Wr. Wb.__._,_.___

Motivation of The Day : " Siapa Yang Tidak Ingin Sukses? "

Siapa yang tidak ingin sukses? Kelihatannya aneh menanyakan hal tersebut. Tetapi hampir sebagian besar orang yang Anda kenal tidak pernah meraih kesuksesan. Mereka hanya memimpikannya dan membicarakannya, tetapi tidak menjalankannya. Itu yang sangat disayangkan. Mengapa ? Karena sebagian besar orang tidak memahami sukses. Sukses bukanlah hasil keberuntungan, bukan juga sesuatu yang Anda peroleh di waktu-waktu keajaiban di dalam hidup anda. Sukses bukanlah tujuan melainkan gaya hidup. Satu-satunya cara untuk meraih sukses sejati adalah dengan melakukannya setiap hari.

Yang perlu Anda ketahui untuk menjadi sukses yaitu Anda adalah apa yang Anda lakukan sehari-hari, mula-mula Anda membentuk kebiasaan kemudian kebiasaan itu membentuk Anda, membentuk kebiasaan sukses adalah semudah membangun kebiasaan gagal. Setiap hari Anda hidup, Anda sedang dalam proses menjadi sesuatu. Menjadi sesuatu yang yang lebih baik atau lebih buruk semuanya bergantung kepada apa yang Anda berikan untuk diri Anda sendiri.

Banyak orang sebelum Anda mencari kesuksesan dan tidak pernah menemukannya. Mereka membayangkannya seperti mencari kitab kuno atau mata air awet muda, sesuatu yang perlu diperoleh pada akhir petualangan yang panjang. Ada yang percaya bahwa sukses adalah seperti hubungan yang perlu dimenangkan. Sementara yang lainnya menganggapnya sebagai jabatan untuk diraih atau benda untuk dimiliki. Tetapi sukses bukanlah itu semua. Sukses bukan tujuan untuk dicapai. Sukses adalah proses perjalanan untuk dilalui. Dan Anda sedang melaluinya setiap hari.

Perlu waktu yang lama bagi kebanyakan orang untuk mengetahui apa maksud Tuhan menciptakan mereka. Jika Anda mau, Anda dapat menjelajahi hal-hal di dalam dunia dan belajar lebih banyak mengenai tujuan hidup Anda setiap hari. Anda dapat terlibat di dalam kegiatan-kegiatan yang menolong pikiran, tubuh, dan batin Anda lebih bertumbuh. Dan Anda dapat menunjukkan dalam tindakan besar atau kecil yang menolong orang lain.

Sukses adalah mengetahui tujuan hidup Anda, menabur benih yang menolong orang lain, dan bertumbuh menuju potensi maksimum Anda. Pintu menuju pembebasan potensi Anda sedang menuju Anda. Kuncinya ada di perjalanan Anda. Temukan segera kunci itu. Jika Anda melakukannya, maka Anda sedang sukses hari ini. Andapun akan sukses esok hari.

Bagaimana mengeja SUKSES ?

S = Seleksi tujuan andaU = Urutkan prioritas dan potensi AndaK = Komitmen pada rencana andaS = Siapkan perjalanan AndaE = Ekspresikan visi dalam tindakanS = Serahkan hasilnya pada Tuhan

Berikut ini adalah tujuh langkah sukses yang dapat Anda lakukan untuk mencapai kesuksesan Anda :

1. Buatlah komitmen untuk bertumbuh setiap hari.Satu dari kekeliruan terbesar yang orang buat adalah memiliki fokus yang salah. Sukses bukan datang dari membeli, meraih, atau memperoleh sesuatu. Sukses datang sebagai hasil dari pertumbuhan. Jika Anda membuat sasaran untuk bertumbuh sedikit setiap hari, maka tak lama kemudian Anda akan mulai melihat hasil positif di dalam kehidupan Anda. Seperti ungkapan penulis puisi Robert Browning, "Untuk apa hidup di dunia kalau bukan untuk bertumbuh ?"

2. Hargai proses lebih dari peristiwa yang terjadi.Peristiwa dalam suatu kurun waktu tertentu memang baik untuk diambil sebagai sumber pengambilan keputusan, tetapi proses perubahan dan pertumbuhan memiliki nilai yang kekal. Jika Anda ingin naik ke tingkat kehidupan selanjutnya, bertekadlah untuk terus menerus memperbaiki diri Anda.

3. Jangan menunggu inspirasi.Pemain bola basket yang terkenal, Jerry West berkata, "Anda tidak melakukan banyak hal di hidup Nada, jika Anda hanya bekerja di hari-hari yang Anda rasakan baik". Orang-orang menjadi besar karena mereka memotivasi diri dan memberikan yang terbaik dari hidup mereka, tanpa menghiraukan apa yang mereka rasakan. Untuk menjadi sukses, berjuanglah.

4. Bersedia mengorbankan kesenangan demi kesempatan.Satu dari pelajaran-pelajaran terbesar adalah prinsip : bayar sekarang, bersenang-senang kemudian. Dalam hidup ini, Anda harus membayar untuk segala hal. Bedanya hanyalah Anda membayar di muka atau di belakang. Jika Anda membayar sekarang, Anda akan mendapatkan imbalan yang lebih besar di kemudian hari dan imbalan itu juga terasa lebih manis.

5. Memiliki impian besar.Memang tidak perlu membayar apa-apa untuk memimpikan hal-hal yang kecil. Robert J. Kriegel dan Louis Patler, penulis buku If It Ain't Broke, Break It, mengungkapkan, "Kita tidak memiliki acuan pasti mengenai sejauh mana keterbatasan manusia itu. Semua tes, stopwatch, dan garis finish tidak dapat mengukur potensi manusia. Ketika seseorang mengejar impiannya, mereka jauh melampaui apa yang kelihatannya menjadi keterbatasan mereka. Potensi yang ada di dalam kita tidak terbatas dan masih banyak yang belum dijelajahi. Saat mana Anda memikirkan keterbatasan, Anda sedang menciptakannya".

6. Urutkan prioritas.Satu kesamaan yang dimiliki semua orang sukses adalah mereka menguasai kemampuan mengorganisasi manajemen waktu. Yang pertama dan paling utama, mereka telah mengorganisasi diri mereka. Henry Kaiser, pendiri Kaiser Aluminium dan Kaiser Permanente Health Care, berkata, "Setiap menit yang diinvestasikan ke dalam perencanaan akan menghemat dua menit waktu pelaksanaan". Anda tidak akan pernah memperoleh kembali waktu yang hilang, jadi optimalkan setiap waktu yang ada.

7. Berkorban untuk memperoleh peningkatan.Tidak ada sesuatu yang berharga diperoleh tanpa pengorbanan. Hidup dipenuhi dengan kejadian-kejadian kritis ketika Anda akan mendapat kesempatan untuk menukarkan milik Anda yang berharga dengan yang lainnya. Tetap buka mata untuk kejadian-kejadian seperti itu dan selalu pastikan Anda sedang naik bukan turun. Jika Anda mendedikasikan diri Anda kepada tujuh langkah diatas, Anda akan tetap meningkatkan diri Anda dan Anda akan sukses. Pertumbuhan mungkin tidak sepesat seperti yang lainnya, tetapi Anda akan melihat kemajuan Anda sendiri hampir dalam seketika. Dan meskipun pengakuan dari orang lain berlangsung dengan lambat, jangan putus asa. Tetap lakukan. Pada akhirnya, Anda akan sukses. [John C. Maxwell]

Sumber : Anonymous

Motivation of The Day : " Pendaki Gunung "

Suatu ketika, ada seorang pendaki gunung yang sedang bersiap-siap melakukan perjalanan. Di punggungnya, ada ransel carrier dan beragam carabiner (pengait) yang tampak bergelantungan. Tak lupa tali-temali yang disusun melingkar di sela-sela bahunya. Pendakian kali ini cukup berat, persiapan yang dilakukan pun lebih lengkap.
Kini, di hadapannya menjulang sebuah gunung yang tinggi. Puncaknya tak terlihat, tertutup salju yang putih. Ada awan berarak-arak disekitarnya, membuat tak seorangpun tahu apa yang tersembunyi didalamnya. Mulailah pendaki muda ini melangkah, menapaki jalan-jalan bersalju yang terbentang di hadapannya. Tongkat berkait yang di sandangnya, tampak menancap setiap kali ia mengayunkan langkah.Setelah beberapa berjam-jam berjalan, mulailah ia menghadapi dinding yangterjal.
Tak mungkin baginya untuk terus melangkah. Dipersiapkannya tali temali dan pengait di punggungnya. Tebing itu terlalu curam, ia harus mendaki dengan tali temali itu. Setelah beberapa kait ditancapkan, tiba-tiba terdengar gemuruh yang datang dari atas. Astaga, ada badai salju yang datang tanpa disangka. Longsoran salju tampak deras menimpa tubuh sang pendaki. Bongkah-bongkah salju yang mengeras, terus berjatuhan disertai deru angin yang membuat tubuhnya terhempas-hempas ke arah dinding.Badai itu terus berlangsung selama beberapa menit.
Namun, untunglah,tali- temali dan pengait telah menyelamatkan tubuhnya dari dinding yang curam itu. Semua perlengkapannya telah lenyap, hanya ada sebilah pisau yang ada di pinggangnya. Kini ia tampak tergantung terbalik di dinding yang terjal itu. Pandangannya kabur, karena semuanya tampak memutih. ia tak tahu dimana ia berada.Sang pendaki begitu cemas, lalu ia berkomat-kamit, memohon doa kepada Tuhan agar diselamatkan dari bencana ini. Mulutnya terus bergumam, berharap ada pertolongan Tuhan datang padanya.Suasana hening setelah badai.
Di tengah kepanikan itu, tampak terdengar suara dari hati kecilnya yang menyuruhnya melakukan sesuatu. "Potong tali itu.... potong tali itu.”Terdengar senyap melintasi telinganya. Sang pendaki bingung, apakah ini perintah dari Tuhan? Apakah suara ini adalah pertolongan dari Tuhan? Tapi bagaimana mungkin, memotong tali yang telah menyelamatkannya, sementara dinding ini begitu terjal? Pandanganku terhalang oleh salju ini, bagaimana aku bisa tahu? Banyak sekali pertanyaan dalam dirinya. Lama ia merenungi keputusan ini, dan ia tak mengambil keputusan apa-apa...Beberapa minggu kemudian, seorang pendaki menemukan ada tubuh yang tergantung terbalik di sebuah dinding terjal.
Tubuh itu tampak membeku,dan tampak telah meninggal karena kedinginan. Sementara itu, batas tubuh itu dengan tanah, hanya berjarak 1 meter saja....Teman, kita mungkin kita akan berkata, betapa bodohnya pendaki itu, yang tak mau menuruti kata hatinya. Kita mungkin akan menyesalkan tindakan pendaki itu yang tak mau memotong saja tali pengaitnya. Pendaki itu tentu akan bisa selamat dengan membiarkannya terjatuh ke tanah yang hanya berjarak 1 meter. Ia tentu tak harus mati kedinginan karena tali itulah yang justru membuatnya terhalang.Begitulah, kadang kita berpikir, mengapa Sang Pencipta tampak tak melindungi hamba-Nya? Kita mungkin sering merasa, mengapa ada banyak sekali beban,masalah, hambatan yang kita hadapi dalam mendaki jalan kehidupan ini. Kita sering mendapati ada banyak sekali badai-badai salju yang terus menghantam tubuh kita.
Mengapa tak disediakan saja, jalan yang lurus, tanpa perlu menanjak, agar kita terbebas dari semua halangan itu?Namun teman, cobaan yang diberikan Sang Pencipta buat kita, adalah latihan,adalah ujian, adalah layaknya besi-besi yang ditempa, adalah seperti pisau-pisau yang terus diasah. Sesungguhnya, di dalam semua ujian, dan latihan itu,ada tersimpan petunjuk-petunjuk, ada tersembunyi tanda-tanda, asal KITA PERCAYA.
Ya, asal kita percaya.Seberapa besar rasa percaya kita kepada Sang Pencipta, sehingga mampu membuat kita "memotong tali pengait" saat kita tergantung terbalik? Seberapa besar rasa percaya kita kepada Sang Pencipta, hingga kita mau menyerahkan semua yang ada dalam diri kita kepada-Nya?Karena percaya adanya di dalam hati, maka tanamkan terus hal itu dalam kalbumu. Karena rasa percaya tersimpan dalam hati,maka penuhilah nuranimu dengan kekuatan itu.Percayalah, akan ada petunjuk-petunjuk Sang Pencipta dalam setiap langkah kita menapaki jalan kehidupan ini.
Carilah, gali, dan temukan rasa percaya itu dalam hatimu. Sebab, saat kita telah percaya, maka petunjuk itu akan datang dengan tanpa disangka.

Motivation of The Day : " Jangan Pernah Berhenti "

Sejumlah sejarahwan yakin, bahwa pidato Winston Churchill yang paling berpengaruh adalah ketika beliau berpidato di wisuda Universitas Oxford. Churchill mempersiapkan pidato ini selama berjam-jam. Dan ketika saat pidatonya tiba, Churchill hanya mengucapkan tiga kata : 'never give up' (jangan pernah berhenti).
Sejenak saya merasa ini biasa-biasa saja. Tetapi ketika ada orang yang bertanya ke saya, bagaimana saya bisa berpresentasi di depan publik dengan cara yang demikian menguasai, saya teringat lagi pidato Churchill ini.Banyak orang berfikir kalau saya bisa berbicara di depan publik seperti sekarang sudah sejak awal.
Tentu saja semua itu tidak benar. Awalnya, saya adalah seorang pemalu, mudah tersinggung, takut bergaul dan minder. Dan ketika memulai profesi pembicara publik, sering sekali saya dihina, dilecehkan dan direndahkan orang. Dari lafal 'T' yang tidak pernah lempeng, kaki seperti cacing kepanasan, tidak bisa membuat orang tertawa, pembicaraan yang terlalu teoritis, istilah-istilah canggih yang tidak perlu, serta segudang kelemahan lainnya.Tidak bisa tidur beberapa minggu, stres atau jatuh sakit, itu sudah biasa. Pernah bahkan oleh murid dianjurkan agar saya dipecat saja menjadi dosen di tempat saya mengajar.Pengalaman serupa juga pernah dialami oleh banyak agen asuransi jempolan.
Ditolak, dibanting pintu, dihina, dicurigai orang, sampai dengan dilecehkan mungkin sudah kebal. Pejuang kemanusiaan seperti Nelson Mandela dan Kim Dae Jung juga demikian. Tabungan kesulitan yang mereka miliki demikian menggunung. Dari dipenjara,hampir dibunuh, disiksa, dikencingin, tetapi toh tidak berhentiberjuang.Apa yang ada di balik semua pengalaman ini, rupanya di balik sikap ulet untuk tidak pernah berhenti ini, sering bersembunyi banyak kesempurnaan hidup.
Mirip dengan air yang menetesi batu yang sama berulang-ulang, hanya karena sikap tidak pernah berhentilah yang membuat batu berlobang.Besi hanya menjadi pisau setelah ditempa palu besar berulang-ulang, dan dibakar api panas ratusan derajat celsius. Pohon beringin besar yang berumur ratusan tahun, berhasil melewati ribuan angin ribut, jutaan hujan, dan berbagai godaan yang meruntuhkan.
Di satu kesempatan di awal Juni 1999, sambil menemani istri dan anak-anak, saya sempat makan malam di salah satu restoran di depan hotel Hyatt Sanur Bali. Yang membuat kejadian ini demikian terkenang, karena di restoran ini saya dan istri bertemu dengan seorang penyanyi penghibur yang demikian menghibur.Pria dengan wajah biasa-biasa ini, hanya memainkan musik dan bernyanyi seorang diri. Modalnya, hanya sebuah gitar dan sebuah organ. Akan tetapi, ramuan musik yang dihasilkan demikian mengagumkan. Saya dan istri telah masuk banyak restoran dan kafe.
Namun, ramuan musik yang dihadirkan penyanyi dan pemusik solo ini demikian menyentuh. Hampir setiap lagu yang ia nyanyikan mengundang kagum saya, istri dan banyak turis lainnya. Rasanya susah sekali melupakan kenangan manis bersama penyanyi ini. Sejumlah uang tip serta ucapan terimakasih saya yang dalam, tampaknya belum cukup untuk membayar keterhiburan saya dan istri.
Di satu kesempatan menginap di salah satu guest house Caltex Pacific Indonesia di Pekan Baru, sekali lagi saya bertemu seorang manusia mengagumkan. House boy (baca : pembantu) yang bertanggungjawab terhadap guest house yang saya tempati demikian menyentuh hati saya. Setiap gerakan kerjanya dilakukan sambil bersiul. Atau setidaknya sambil bergembira dan tersenyum kecil.
Hampir semua hal yang ada di kepala, tanpa perlu diterjemahkan ke dalam perintah, ia laksanakan dengan sempurna. Purwanto, demikian nama pegawai kecil ini, melakoni profesinya dengan tanpa keluhan.Bedanya penyanyi Sanur di atas serta Purwanto dengan manusia kebanyakan, semakin lama dan semakin rutinnya pekerjaan dilakukan, ia tidak diikuti oleh kebosanan yang kemudian disertai oleh keinginan untuk berhenti.Ketika timbul rasa bosan dalam mengajar, ada godaan politicking kotor di kantor yang diikuti keinginan ego untuk berhenti, atau jenuh menulis, saya malu dengan penyanyi Sanur dan house boy di atas. Di tengah demikian menyesakkannya rutinitas, demikian monotonnya kehidupan, kedua orang di atas, seakan-akan faham betul dengan pidato Winston Churchill : never give up.
Anda boleh mengagumi tulisan ini, atau juga mengagumi saya, tetapi Anda sebenarnya lebih layak kagum pada penyanyi Sanur dan house boy di atas. Tanpa banyak teori, tanpa perlu menulis, tanpa perlu menggurui, mereka sedang melaksanakan profesinya dengan prinsip sederhana : jangan pernah berhenti.
Saya kerap merasa rendah dan hina di depan manusia seperti penyanyi dan pembantu di atas. Bayangkan, sebagai konsultan, pembicara publik dan direktur sebuah perusahaan swasta, tentu saja saya berada pada status sosial yang lebih tinggi dan berpenghasilan lebih besar dibandingkan mereka. Akan tetapi, mereka memiliki mental never give up yang lebih mengagumkan.
Kadang saya sempat berfikir, jangan-jangan tingkatan sosial dan penghasilan yang lebih tinggi, tidak membuat mental never give up semakin kuat.Kalau ini benar, orang-orang bawah seperti pembantu, pedagang bakso, satpam, supir, penyanyi rendahan, dan tukang kebunlah guru-guru sejati kita.Jangan-jangan pidato inspiratif Winston Churchill - sebagaimana dikutip di awal - justru diperoleh dari guru-guru terakhir.

Menemukan Kelebihan dalam Kekurangan Pasangan

Menemukan Kelebihan dalam Kekurangan PasanganPosted Fri Sep 14, 2007 3:21 am (PST)
Sewaktu pacaran segala kekurangan pasangan tidak menjadi soal, Andamalah tertarik dengan kekurangannya dan dapat memakluminya. Tetapisetelah bertahun-tahun hidup bersama kekurangan tersebut membuat Andakesal, marah terhadapnya. Setiap orang adalah unik, bahkan keunikaninilah yang memperkaya kehidupan perkawinan Anda.
Pernahkah Anda memberikan pujian pada pasangan akan keunikannya yangtidak ada padamu ? Mungkin sebagian besar wanita akan enggan memberi-kan pujian pada suaminya karena mereka beranggapan nanti dia besarkepala atau saya dianggap murahan atau segudang alasan lainnya.Demikian pula suami, mungkin mereka beranggapan tidak perlu memujiistrinya lagi karena sudah suami-istri, malu kalau didengar anak-anak, nanti diberi tanggapan sinis dari istrinya ("Pasti adamaunya"). Alasan-alasan tersebut sering dijumpai dalam hubungansebagian besar pria-wanita.
Coba Anda beri pujian pada pasangan tanpa memikirkan lagi tanggapannegatif yang mungkin dia berikan. Anda bisa bayangkan apa yang ter-jadi padanya ? Pujian itu seperti semprotan adrenalin yang mem-berikan semangat padanya, dan timbul perasaan senang dan puas akandirinya. Misalnya Anda memuji masakan istri Anda enak (meskipun Andatahu makanan tersebut agak asin) tetapi tanggapan dia akan luar biasadan dia akan memasak yang lebih enak lagi di lain waktu. Tentu halini menyenangkan pula bagi Anda.
Sebaliknya kritik akan melubangi perasaan dan menyebabkan tenagakeluar percuma antara lain sakit hati, marah dan perasaan negatiflainnya. Kritik membuat kita merasa sudah mengecewakan seseorang.Berbeda dengan pujian yang membantu memenuhi dua kebutuhan dasarmanusia yaitu merasa dirinya berarti, diperlukan, penting; dan ke-butuhan merasa aman dalam suatu hubungan, saling memiliki dan selalusiap satu sama lain. Anda dapat memberikan pujian kapan saja. Jangantakut suami/ istri menjadi bosan kalau dipuji terus. Dari riset di-ketahui bahwa semua orang begitu ingin dipuji oleh orang lain entahkarena prestasi, penampilan atau hal lainnya.Mungkin ada yang bingung apa ya yang harus saya puji dari diripasangan saya? Semuanya biasa saja, nggak ada yang istimewa darinya.
Cobalah Anda teliti lagi. Bisa saja perbedaan kepribadian merupakansalah satu keunikan yang bila dipuji akan memberikan pancarankekuatan baru baginya. Misalnya Anda termasuk orang yang teliti,teratur dan tertutup. Berbeda dengan pasanganmu yang periang,terbuka. Dia begitu senang membicarakan hal-hal pribadi pada oranglain bahkan pada orang yang belum dikenal. Sedangkan Anda, pada orangyang telah akrab baru bisa mengutarakan hal-hal yang bersifatpribadi. Dia suka mencetuskan ide dan mengharapkan ada orang lainyang bisa membantu memikirkannya pula. Anda menganggap suami hendakbenar-benar melakukan hal tersebut, dan bila Anda tidak menyenangiide tersebut, Anda dengan keras menentangnya. Maka terjadilahperselisihan karena istri tidak mengerti cara berpikir suami.
Berbeda dengan istri yang perlu mempertimbangkan berjam-jam bahkanberhari-hari dalam mempertimbangkan sesuatu sebelum melaksanakannya.Dan ini membuat kesal suaminya. Tetapi dengan pemahaman perbedaankepribadian tersebut mereka dapat saling mengisi. Suami dengan idenyayang spontan tanpa memikirkan apakah dapat terlaksana atau tidak,dibantu oleh istri dalam merealisasikan. Istri memuji pasangannyaatas ide-idenya yang brilian dan sebaliknya suami memuji istrinyaatas sikap hati-hatinya dalam merealisasikan idenya tersebut.Perbedaan kepribadian yang dulunya menjadi penyebab pertengkaransekarang menjadikan mereka suatu tim yang kuat.
Bisa juga Anda berdua membicarakan masa lalu atau saat pacaran yangberkesan. Misal dulu sewaktu pacaran, dia rela antri 1 jam hanyauntuk membeli tiket bioskop yang Anda minta. Berikan pujian atastindakannya saat itu.Kekurangan pasangan merupakan kelebihan Anda. Sebagai suami-istriseharusnyalah saling mengisi. Bukan menjadikan kekurangan sebagaisenjata untuk menyerangnya tetapi sebagai kekuatan untuk membinacinta diantara Anda berdua. Temukan sisi-sisi menarik dari pasanganmudan berilah pujian baginya sehingga ia juga memiliki tenaga untukmemupuki tanaman cinta Anda berdua agar senantiasa berkembang-- Best Regard

Rumah tangga bahagia?

Rumah tangga bahagia?
wah siapa yang tak kepingin? Ini sebuah kisah perjalanan rumah tangga seorang istri yang mencintainya suaminya semata-mata karena cintanya kepada Allah
Hidayatullah. com--
Hari itu merupakan hari bahagiaku, alhamdulillah. Aku telah menyempurnakan separo dienku: menikah. Aku benar-benar bahagia sehingga tak lupa setiap sepertiga malam terakhir aku mengucap puji syukur kepada-Nya.
Hari demi hari pun aku lalui dengan kebahagiaan bersama istri tercintaku. Aku tidak menyangka, begitu sayangnya Allah Subhanahu wa Ta'ala kepadaku dengan memberikan seorang pendamping yang setiap waktu selalu mengingatkanku ketika aku lalai kepada-Nya. Wajahnya yang tertutup cadar, menambah hatiku tenang. Yang lebih bersyukur lagi, hatiku terasa tenteram ketika harus meninggalkan istri untuk bekerja. Saat pergi dan pulang kerja, senyuman indahnya selalu menyambutku sebelum aku berucap salam. Bahkan, sampai saat ini aku belum bisa mendahului ucapan salamnya karena selalu terdahului olehnya. Subhanallah. Wida, begitulah nama istri shalihahku. Usianya lebih tua dua tahun dari aku. Sekalipun usianya lebih tua, dia belum pernah berkata lebih keras daripada perkataanku. Setiap yang aku perintahkan, selalu dituruti dengan senyuman indahnya. Sempat aku mencobanya memerintah berbohong dengan mengatakan kalau nanti ada yang mencariku, katakanlah aku tidak ada.
Mendengar itu, istriku langsung menangis dan memelukku seraya berujar, "Apakah Aa' (Kakanda) tega membiarkan aku berada di neraka karena perbuatan ini?" Aku pun tersenyum, lalu kukatakan bahwa itu hanya ingin mencoba keimanannya. Mendengar itu, langsung saja aku mendapat cubitan kecil darinya dan kami pun tertawa. Sungguh, ini adalah kebahagiaan yang teramat sangat sehingga jika aku harus menggambarkanya, aku tak akan bisa. Dan sangat benar apa yang dikatakan Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam, "Dunia hanyalah kesenangan sementara dan tidak ada kesenangan dunia yang lebih baik daripada istri shalihah." (Riwayat An-Nasa'i dan Ibnu Majah). Hari terus berganti dan tak terasa usia pernikahanku sudah lima bulan.
Masya Allah. Suatu malam istriku menangis tersedu-sedu, sehingga membangunkanku yang tengah tertidur. Merasa heran, aku pun bertanya kenapa dia menangis malam-malam begini. Istriku hanya diam tertunduk dan masih dalam isakan tangisnya. Aku peluk erat dan aku belai rambutnya yang hitam pekat. Aku coba bertanya sekali lagi, apa penyebabnya? Setahuku, istriku cuma menangis ketika dalam keadaan shalat malam, tidak seperti malam itu. Akhirnya, dengan berat hati istriku menceritakan penyebabnya. Astaghfirullah… alhamdulillah, aku terperanjat dan juga bahagia mendengar alasannya menangis. Istriku bilang, dia sedang hamil tiga bulan dan malam itu lagi mengidam.
Dia ingin makan mie ayam kesukaanya tapi takut aku marah jika permohonannya itu diutarakan. Terlebih malam-malam begini, dia tidak mau merepotkanku. Demi istri tersayang, malam itu aku bergegas meluncur mencari mie ayam kesukaannya. Alhamdulillah, walau memerlukan waktu yang lama dan harus mengiba kepada tukang mie (karena sudah tutup), akhirnya aku pun mendapatkannya. Awalnya, tukang mie enggan memenuhi permintaanku. Namun setelah aku ceritakan apa yang terjadi, tukang mie itu pun tersenyum dan langsung menuju dapurnya.
Tak lama kemudian memberikan bingkisan kecil berisi mie ayam permintaan istriku. Ketika aku hendak membayar, dengan santun tukang mie tersebut berujar, "Nak, simpanlah uang itu buat anakmu kelak karena malam ini bapak merasa bahagia bisa menolong kamu. Sungguh pembalasan Allah lebih aku utamakan." Aku terenyuh. Begitu ikhlasnya si penjual mie itu. Setelah mengucapkan syukur dan tak lupa berterima kasih, aku pamit. Aku lihat senyumannya mengantar kepergianku. "Alhamdulillah, " kata istriku ketika aku ceritakan begitu baiknya tukang mie itu.
"Allah begitu sayang kepada kita dan ini harus kita syukuri, sungguh Allah akan menggantinya dengan pahala berlipat apa yang kita dan bapak itu lakukan malam ini," katanya. Aku pun mengaminkannya. *
(Kusnadi Assaini/Hidayatullah)
Pacaran Islami, Adakah?Karya : Ahmad Muhammad Haddad Assyarkhantentang-pernikahan. com -
Dalam Islam memang tidak dikenal prosespacaran seperti apa yang dipahami kebanyakan remaja islam sekarang.
Proses pacaran seringkali lebih banyak membawa mudharat daripadamanfaat, bahkan seringkali membawa kepada perbuatan yang dilarangdalam agama,. Melihat kecenderungan aktifitas pasangan muda yangberpacaran, sesungguhnya sangat sulit untuk mengatakan bahwa pacaranitu adalah media untuk saling mencinta satu sama lain. Sebab sebuahcinta sejati tidakberbentuk sebuah perkenalan singkat, misalnya dengan bertemu di suatukesempatan tertentu lalu saling bertelepon, tukar menukar SMS,chatting dan diteruskan dengan janji bertemu langsung.
Semua bentuk aktifitas itu cenderung bukanlah sebuah aktifitas cinta,sebab yang terjadi adalah kencan dan bersenang-senang. Sama sekalitidak ada ikatan formal yang resmi dan diakui. Juga tidak ada ikatantanggung-jawab antara mereka. Bahkan tidak ada ketentuan tentangkesetiaan dan seterusnya.
Padahal cinta itu memiliki, tanggung-jawab, ikatan syah dan sebuahharga kesetiaan. Dalam format pacaran, semua instrumen itu tidakterdapat, sehingga jelas sekali bahwa pacaran itu sangat berbedadengan cinta.
Pacaran Bukanlah Penjajakan/Perkenal anBahkan kalau pun pacaran itu dianggap sebagai sarana untuk salingmelakukan penjajagan, perkenalan atau mencari titik temu antara keduacalon suami istri, bukanlah anggapan yang benar. Sebab penjajagan itutidak adil dan kurang memberikan gambaran sesungguhnya dari data yangdiperlukan dalam sebuah persiapan pernikahan.
Dalam format mencari pasangan hidup, Islam telah memberikan panduanyang jelas tentang apa saja yang perlu diperhitungkan. Misalnya sabdaRasulullah SAW tentang 4 kriteria yang terkenal itu.Dari Abi Hurairah ra bahwa Rasulullah SAW berdabda,"Wanita itudinikahi karena 4 hal: [1] hartanya, [2] keturunannya, [3]kecantikannya dan [4] agamanya. Maka perhatikanlah agamanya kamu akanselamat." (HR. Bukhari Kitabun Nikah Bab Al-Akfa' fiddin nomor 4700,Muslim Kitabur-Radha' Bab Istihbabu Nikah zatid-diin nomor 2661)Selain empat kriteria itu, Islam membenarkan bila ketika seorangmemilih pasangan hidup untuk mengetahui hal-hal yang tersembunyi yangtidak mungkin diceritakan langsung oleh yang bersangkutan.
Maka dalammasalah ini, peran orang tua atau pihak keluarga menjadi sangat penting.Inilah proses yang dikenal dalam Islam sebaga ta'aruf. Jauh lebihbermanfaat dan objektif ketimbang kencan berduaan. Sebab kecenderunganpasangan yang sedang kencan adalah menampilkan sisi-sisi terbaiknyasaja.
Terbukti dengan mereka mengenakan pakaian yang terbaik,bermake-up, berparfum dan mencari tempat-tempat yang indah dalamkencan. Padahal nantinya dalam berumah tangga tidak lagi demikiankondisinya.
Istri tidak selalu dalam kondisi bermake-up, tidak setiap saatberbusana terbaik dan juga lebih sering bertemua dengan suaminya dalamkeadaan tanpa parfum. Bahkan rumah yang mereka tempati itu bukanlahtempat-tempat indah mereka dulu kunjungi sebelumnya. Setelah menikahmereka akan menjalani hari-hari biasa yang kondisinya jauh darisuasana romantis saat pacaran.
Maka kesan indah saat pacaran itu tidak akan ada terus menerus didalam kehidupan sehari-hari mereka. Dengan demikian, pacaran bukanlahsebuah penjajakan yang jujur, sebaliknya sebuah penyesatan danpengelabuhan.
Dan tidak heran kita dapati pasangan yang cukup lama berpacaran, namunsegera mengurus perceraian belum lama setelah pernikahan terjadi.Padahal mereka pacaran bertahun-tahun dan membina rumah tangga dalamhitungan hari.
Pacaran bukanlah perkenalan melainkan ajang kencan saja.
Etika Ta'arufDalam melakukan penjajagan yang syar`i, ada beberapa ketentuan yangharus dipatuhi antara lain:
Tidak Berduaan (Khalwat)Khalwat adalah bersendirian dengan seorang perempuan lain (ajnabiyah).Yang dimaksud perempuan lain, yaitu: bukan isteri, bukan salah satukerabat yang haram dikawin untuk selama-lamanya, seperti ibu, saudara,bibi dan sebagainya.
Ini bukan berarti menghilangkan kepercayaan kedua belah pihak atausalah satunya, tetapi demi menjaga kedua insan tersebut dariperasaan-perasaan yang tidak baik yang biasa bergelora dalam hatiketika bertemunya dua jenis itu, tanpa ada orang ketiganya. Dalam halini Rasulullah bersabda sebagai berikut:"Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, maka jangansekali-kali dia bersendirian dengan seorang perempuan yang tidakbersama mahramnya, karena yang ketiganya ialah syaitan." (Riwayat Ahmad)"
Jangan sekali-kali salah seorang di antara kamu menyendiri denganseorang perempuan, kecuali bersama mahramnya."Tidak Melihat Jenis Lain dengan BersyahwatDi antara sesuatu yang diharamkan Islam dalam hubungannya denganmasalah gharizah, yaitu pandangan seorang laki-laki kepada perempuandan seorang perempuan memandang laki-laki.
Mata adalah kuncinya hati,dan pandangan adalah jalan yang membawa fitnah dan sampai kepadaperbuatan zina.Katakanlah kepada orang-orang mu'min laki-laki, "Hendaklah mereka itumenundukkan sebagian pandangannya dan menjaga kemaluannya" (an-Nur: 30-31)
Menundukkan PandanganYang dimaksud menundukkan pandangan itu bukan berarti memejamkan matadan menundukkan kepala ke tanah. Bukan ini yang dimaksud dan ini satuhal yang tidak mungkin. Hal ini sama dengan menundukkan suara sepertiyang disebutkan dalam al-Quran dan tundukkanlah sebagian suaramu(Luqman: 19).Di sini tidak berarti kita harus membungkam mulut sehingga tidakberbicara.
Tetapi apa yang dimaksud menundukkan pandangan, yaitu:menjaga pandangan, tidak dilepaskan begitu saja tanpa kendali sehinggadapat menelan perempuan-perempuan atau laki-laki yang beraksi.
Pandangan yang terpelihara, apabila memandang kepada jenis lain tidakmengamat-amati kecantikannya dan tidak lama menoleh kepadanya sertatidak melekatkan pandangannya kepada yang dilihatnya itu.
Oleh karena itu pesan Rasulullah kepada Ali r.a:"Hai Ali! Jangan sampai pandangan yang satu mengikuti pandanganlainnya. Kamu hanya boleh pada pandangan pertama, adapun yangberikutnya tidak boleh." (Riwayat Ahmad, Abu Daud dan Tarmizi)Rasulullah s.a.w. menganggap pandangan liar dan menjurus kepada lainjenis, sebagai suatu perbuatan zina mata. Sabda beliau: "Dua mata itubisa berzina, dan zinanya ialah melihat." (Riwayat Bukhari)
Hindari Berhias Yang Berlebihan (Tabarruj)Tabarruj ini mempunyai bentuk dan corak yang bermacam-macam yang sudahdikenal oleh orang-orang banyak sejak zaman dahulu sampai sekarang.Ahli-ahli tafsir dalam menafsirkan ayat yang mengatakan:"Dan tinggallah kamu (hai isteri-isteri Nabi) di rumah-rumah kamu danjangan kamu menampak-nampakkan perhiasanmu seperti orang jahiliahdahulu." (QS Ahzab: 33)
Dalam Teknisnya, tidak harus selalu dengan langkah formal, resmi ataurotokoler. Bisa juga dengan cara yang tersamar yang tidak bisa denganmudah ditafsirkan dengan mudah oleh pihak wanita sebagai bentukpenjajagan.
Sebab bila sejak awal seorang wanita sadar bahwa dirinyasedang dijajagi, bisa jadi dia malah nervous, salah tingkah ataumungkin malah bertindak yang tidak-tidak. Maka bisa saja dilakukansecara pergaulan yang alami dan normal.
Selain itu bisa juga menggunakan utusan orang yang bisa dipercaya. Danyang lebih utama adalah utusan yang berfungsi sekaligus sebagaikonselor dalam urusan pernikahan. Sosoknya adalah orang yang sudahberpengalaman mendalam dalam urusan keluarga, sehingga apa yangdiinformasikannya bukan semta-mata bahan mentah, melainkan dilengkapidengan analisa yang sudah siap dijadikan bahan pertimbangan oleh anda.
Jadi, sekali lagi tidak ada PDKT yang islami terlebih pacaran yangIslami, untuk itu menjaga kesucian diri dengan segera menikah, tetapiapakah kita tidak boleh menyintai? Boleh-boleh saja karena cinta tidakbisa di larang datangnya di hati kita dan yan terpenting adalahmengelola hati agar cinta itu tidak ternoda dengan pacaran,Okey.....lalu bagaimana jika ada Myqers yang berta'aruf langsung viachat, Pripat Message, atau Email untuk menjalin hubungan serius?
Nahinilah yang sekarang sedang marak di myquran.org. semoga ALLAHmemberikan hidayah-Nya kepada kita semua. AminAhmad Muhammad Haddad Assyarkhan (Adi Supriadi)ASSYARKHAN CONSELING CENTRELembaga Konseling dan Training Keluarga dan Remaja IndonesiaJln. Maleer Selatan 51 / 117 Kel. Gumuruh Kec. Batunungal Kota Bandung

Masuk yang manakah kita?

Masuk yang manakah kita?
Oleh : Deddy Abdillah

Dalam hidup yang amat sederhana dan singkat ini banyak sekali kejadian-kejadian di sekeliling kita yang hampir setiap hari terjadi, baik yang sifatnya positif maupun negatif, namun manusia sebagai makhluk yang sempurna dibandingkan makhluk lainnya, sepertinya tidak mau memikirkan apalagi menghayatinya. Apakah kita yang termasuk di dalam kejadian-kejadian itu?

Hari ini ada seorang anak manusia yang baru saja dilahirkan oleh ibunya, namun hari ini pula ada seorang manusia yang telah berpulang ke Rahmatullah. Masuk yang manakah kita ?

Hari ini ada seorang manusia yang sedang melakukan maksiat/berbuat dosa kepada Nya, namun hari ini pula ada seorang manusia yang baru saja bertaubat memohon ampunan kepada Nya atas segala perbuatan dosa yang telah dilakukannya. Masuk yang manakah kita ?

Hari ini ada seorang manusia yang sedang mendapatkan rizki dan nikmat dari Nya tanpa disangka-sangka, namun hari ini pula ada seorang manusia yang sedang mendapatkan musibah baik itu berupa sakit, kebanjiran, kebakaran, gempa bumi, tsunami, angina topan, kemalingan, kecelakaan (darat, laut dan udara) dan sebagainya. Masuk yang manakah kita ?

Hari ini ada sepasang manusia yang telah melangsungkan pernikahannya dengan penuh suka cita, namun hari ini pula ada sepasang manusia yang sedang mengurus perceraiannya karena merasa sudah tidak bisa bersatu lagi. Masuk yang manakah kita ?

Hari ini ada seorang manusia yang baru masuk ke rumah sakit karena sakit yang dideritanya atau akibat kecelakaan, namun hari ini pula ada manusia yang baru saja keluar dari rumah sakit karena telah dianggap sembuh atau sudah sehat oleh Dokter. Masuk yang manakah kita ?

Hari ini ada seorang manusia yang baru mulai meminjam uang atau kredit barang, namun hari ini pula ada seorang manusia yang telah melunasi pinjamannya atau kreditannya, baik itu kredit motor, mobil, rumah dan sebagainya. Masuk yang manakah kita ?

Hari ini ada seorang manusia yang baru saja masuk penjara akibat perbuatannya, namun hari ini pula ada orang yang keluar dari penjara karena telah selesai masa hukumannya. Masuk yang manakah kita ?

Hari ini ada seorang manusia yang baru masuk sekolah untuk mendapatkan ilmu dengan biaya-biaya yang sangat mahal, namun hari ini pula ada seorang manusia yang telah selesai menyelesaikan sekolahnya. Masuk yang manakah kita ?

Hari ini ada seorang/sekelompok manusia yang dengan pikirannya yang baik dia membuat suatu konsep tentang kebaikan untuk umat manusia, namun hari ini pula ada seorang/sekelompok manusia dengan pikiran jahatnya membuat konsep untuk menghancurkan umat manusia lainnya. Masuk yang manakah kita ?

Hari ini ada seorang manusia yang bermewah-mewahan/ bermegah- megahan dengan dirinya, hartanya, rumahnya, kendaraannya, namun hari ini pula ada seorang manusia yang jangankan bermewah-mewahan, untuk makan hari ini saja sangat kesulitan. Masuk yang manakah kita ?

Hari ini ada seorang manusia yang baru saja mulai bekerja di tempat kerjanya, namun hari ini pula ada seorang manusia yang telah di PHK oleh tempat kerjanya. Masuk yang manakah kita ?

Hari ini ada seorang manusia yang baru memulai bisnis, usaha dan dagangnya, namun hari ini pula ada seorang manusia yang sudah tutup, bangkrut/gulung tikar segala bisnis, usaha dan dagangnya karena mungkin tidak laku atau kalah saingan. Masuk yang manakah kita ?

Hari ini ada seorang manusia yang dengan keikhlasannya masuk Islam, namun hari ini pula ada seorang manusia yang karena kebodohannya ia telah keluar dari Islam atau murtad (Na'uudzubillaahi min dzaalik). Masuk yang manakah kita ?

Itulah sebagian kecil kehidupan yang kita lihat bahkan mungkin merasakan sendiri dalam keseharian ini. Suka maupun duka, senang maupun sedih, bahagia maupun sengsara, tawa maupun tangis, kejadian-kejadian tersebut akan silih berganti dialami oleh setiap manusia sebagai makhluk yang lemah dan tak berdaya. Apakah kita termasuk orang yang sabar dan bersyukur dalam menyikapinya?

Sesungguhnya kehidupan di dunia ini hanyalah sebuah permainan belaka, segala sesuatu yang kita miliki pasti akan musnah dan tidak ada yang kekal. Kendaraan yang kita miliki seperti motor dan mobil bisa rusak dan bahkan hilang diambil orang; rumah yang kita miliki, bisa kebanjiran, kebakaran, terkena gempa bumi bahkan tanah longsor; harta yang kita miliki, bisa hilang dan rusak, dan tubuh kita sendiri yang terkadang kita bangga-banggakan bisa mengalami sakit, semakin tua/keriput dan sampai akhirnya pun nyawa yang ada di tubuh ini juga bisa berpisah dari kita.

Hanya dengan mengingat dan kembali kepada Allah SWT sematalah, hati kita menjadi tenang dan tenteram dalam menghadapi kejadian-kejadian di atas. Dan ingatlah selalu kepada kematian sebelum kita mengalami yang namanya kematian.

Kematian merupakan hal yang terkadang dianggap biasa oleh manusia karena terlalu seringnya melihat, mendengar dan membaca, baik itu yang ada di media elektronik maupun media cetak. Namun apakah kita sudah memikirkan apabila yang mengalami kematian itu adalah orang tua kita, adik dan kakak kita, anak-anak kita, suami atau istri kita, saudara-saudara terdekat kita, tetangga kita, teman-teman kita, dan bahkan diri kita sendiri?

Sungguh kematian adalah sesuatu yang memang sangat ditakuti oleh setiap manusia, kapan dan di mana kita tak akan pernah mengetahui terjadinya pada diri kita?. Padahal kematian merupakan satu-satunya pintu yang harus kita lewati untuk bertemu dengan Allah SWT.

Berbahagialah orang yang menjadikan dunia ini sebagai kendaraan menuju akhirat.

Berbahagialah orang yang memperbaiki hubungan dengan Rabb-nya. Berbahagialah orang yang memanfaatkan sisa umurnya dengan baik. Berbahagialah orang yang membangun kuburnya dengan amal shalih sebelum ia memasukinya

Delapan Kado Terindah

Delapan Kado Terindah

Aneka kado ini tidak dijual di toko. Anda bisa menghadiahkannya setiap saat,dan tak perlu membeli ! Meski begitu, delapan macam kado ini adalah hadiah terindah dan tak ternilai bagi orang-orang yang Anda sayangi.

1. KEHADIRAN
Kehadiran orang yang dikasihi rasanya adalah kado yang tak ternilai harganya. Memang kita bisa juga hadir dihadapannya lewat surat, telepon, foto atau faks. Namun dengan berada disampingnya. Anda dan dia dapat berbagi perasaan, perhatian, dan kasih sayang secara lebih utuh dan intensif. Dengan demikian, kualitas kehadiran juga penting. Jadikan kehadiran Anda sebagai pembawa kebahagian.

2. MENDENGAR
Sedikit orang yang mampu memberikan kado ini, sebab, kebanyakan orang Lebih suka didengarkan, ketimbang mendengarkan. Sudah lama diketehui bahwa keharmonisan hubungan antar manusia amat ditentukan oleh kesediaan saling mendengarkan. Berikan kado ini untuknya. Dengan mencurahkan perhatian pada segala ucapannya, secara tak langsung kita juga telah menumbuhkan kesabaran dan kerendahan hati. Untuk bisa mendengar denganbaik, pastikan Anda dalam keadaan betul-betul relaks dan bisa menangkap utuh apa yang disampaikan. Tatap wajahnya. Tidak perlu menyela, mengkritik, apalagi menghakimi. Biarkan ia menuntaskannya. Ini memudahkan Anda memberi tanggapan yang tepat setelah itu. Tidak harus berupa diskusi atau penilaian. Sekedar ucapan terima kasihpun akan terdengar manis baginya.

3. D I A M
Seperti kata-kata, didalam diam juga ada kekuatan. Diam bisa dipakai Untuk menghukum, mengusir, atau membingungkan orang. Tapi lebih dari segalanya. Diam juga bisa menunjukkan kecintaan kita pada seseorang karena memberinya "ruang". Terlebih jika sehari-hari kita sudah terbiasa gemar menasihati, mengatur, mengkritik bahkan mengomeli.

4. KEBEBASAN
Mencintai seseorang bukan berarti memberi kita hak penuh untuk memiliki atau mengatur kehidupan orang bersangkutan. Bisakah kita mengaku mencintai seseorang jika kita selalu mengekangnya? Memberi kebebasan adalah salah satu perwujudan cinta. Makna kebebasan bukanlah, " Kau bebas berbuat semaumu." Lebih dalam dari itu, memberi kebebasan adalah memberinya kepercayaan penuh untuk bertanggung jawab atas segala hal yang ia putuskan atau lakukan.

5. KEINDAHAN
Siapa yang tak bahagia, jika orang yang disayangi tiba-tiba tampil lebih ganteng atau cantik ? Tampil indah dan rupawan juga merupakan kado lho. Bahkan tak salah jika Anda mengkadokannya tiap hari ! Selain keindahan penampilan pribadi, Anda pun bisa menghadiahkan keindahan suasana dirumah. Vas dan bunga segar cantik di ruang keluarga atau meja makan yang tertata indah, misalnya.

6. TANGGAPAN POSITIF
Tanpa, sadar, sering kita memberikan penilaian negatif terhadap pikiran, sikap atau tindakan orang yang kita sayangi. Seolah-olah tidak ada yang benar dari dirinya dan kebenaran mutlak hanya pada kita. Kali ini, coba hadiahkan tanggapan positif. Nyatakan dengan jelas dan tulus. Cobalah ingat,berapa kali dalam seminggu terakhir anda mengucapkan terima kasih atas segala hal yang dilakukannya demi Anda. Ingat-ingat pula, pernahkah Anda memujinya. Kedua hal itu, ucapan terima kasih dan pujian (dan juga permintaan maaf ), adalah kado cinta yang sering terlupakan.

7. KESEDIAAN MENGALAH
Tidak semua masalah layak menjadi bahan pertengkaran. Apalagi sampai Menjadi cekcok yang hebat. Semestinya Anda pertimbangkan, apa iya sebuah hubungan cinta dikorbankan jadi berantakan hanya gara-gara persoalan itu? Bila Anda memikirkan hal ini, berarti Anda siap memberikan kado " kesediaan mengalah" Okelah, Anda mungkin kesal atau marah karena dia telat datang memenuhi janji. Tapi kalau kejadiannya baru sekali itu, kenapa mesti jadi pemicu pertengkaran yang berlarut-larut ? Kesediaan untuk mengalah juga dapat melunturkan sakit hati dan mengajak kita menyadari bahwa tidak ada manusia yang sempurna didunia ini.

8. SENYUMAN
Percaya atau tidak, kekuatan senyuman amat luar biasa. Senyuman, terlebih yang diberikan dengan tulus, bisa menjadi pencair hubungan yang beku, pemberi semangat dalam keputus asaan. pencerah suasana muram, bahkan obat penenang jiwa yang resah. Senyuman juga merupakan isyarat untuk membuka diri dengan dunia sekeliling kita. Kapan terakhir kali anda menghadiahkan senyuman manis pada orang yang dikasihi ?

CALON ISTRI YANG DICARI

SUMBER : MAJALAH NURUL HAYAT, OKTOBER 2007
OLEH : IBNU LATIEF
CALON ISTRI YANG DICARI
Sulitkah mencari istri?Kalau melihat populasi antara laki-laki dan wanita saat ini, 1 banding 4, untuk sementara kita akan mengatakan tidak terlalu sulit mencari seorang calon istri. Kalau mencari istri hanya kriterianya cukup dia berjenis kelamin wanita saja, tanpa embel-embel lain, rasanya mudah. Setidaknya logika kita akan mengatakan, jika tidak berhasil dengan calon pertama kan ada peluang kedua.
Gagal lagi kedua masih ada ketiga dan keempat. Belum lagi peluang orang lain yang tak diambil,nah. .Lalu kalau mencari istri, tapi ingin yang cantik dan mempesona, sulitkah?Jika saat ini semakin banyak produk-produk kecantikan, semisal berbagai merk lotion, spa, facial, atau apalah yang lainnya, yang dapat memoles penampilan wanita menjadi lebih cantik dan anggun, kulit hitam menjadi putih, rambut keriting jadi lurus, badan gemuk jadi langsing, gigi tonggos jadi rapi, bibir dipoles jadi sensual, dan gaun-gaun yang modis lagi menggoda, seharusnya signifikan dengan semakin bertambahnya wanita-wanita cantik di negeri ini.
Rasanya kita juga akan menjawab "MUDAH". He..eh, sekarang kemungkinan besar tidak sulit juga memilih istri yang cantik dan mempesona secara lahiriah.Memang memiliki istri cantik, apalagi kaya dan dari keturunan terhormat, merupakan idaman para lelaki. Kecantikan menjadi salah satu sumber kesenangan di hati.
Dari mata turun ke hati, begitu kata pepatah. Seperti orang-orang kota yang sumpek melihat jejalan beton-beton raksasa kemudian menjatuhkan pandangannya pada keindahan alam pegunungan, di situ letak kesenangan dan hiburan bagi mereka. Begitu pula halnya istri yang memiliki paras cantik, Ia menghadirkan kesenangan di hati suaminya.
Lalu mungkin ada yang bertanya, sampai kapan kesenangan itu?, nah pertanyaan ini yang sulit dijawab. Apalagi menjawab, apakah mereka yang mempesona dalam segi fisik pasti akan membawa kita dalam ketentraman dan kebahagiaan rumah tangga?. Ah, tidak ada yang mau menjamin.
Kalau hanya senang secara biologis kemungkinan iya, tapi kesenangan semacam ini sifatnya tidak lama dan tidak menjadi penentu ketentraman rumah tangga melainkan sedikit saja.Memang bagi yang belum menikah, kecantikan kadang menjadi yang utama. Faktor fisik menjadi segala-galanya.
Padahal ketika usia bertambah tua kecantikan juga akan semakin sirna. Padahal, menikah belum setahun, secara naluriah akan muncul perasaan begini, sang istri yang dulu primadona sekarang tampak seperti biasa-biasa saja.
Jika seorang suami tidak juga menemukan "kecantikan lain" pada istrinya, yang bukan berasal dari parasnya saja, bisa jadi kecantikan itu malah menjadi fitnah rumah tangga. Fitnah yang seperti apa?.
Dengarkanlah sabda Rasulullah Al-Ma'shum :"Jangan menikahi wanita karena kecantikannya, karena bisa jadi kecantikannya itu akan memburukkannya. Dan jangan menikahi wanita karena hartanya, bisa jadi hartanya membuatnya melampaui batas. Tetapi, nikahilah wanita atas perkara agamanya. Sungguh hamba sahaya wanita yang sebagian hidungnya terpotong lagi berkulit hitam tapi taat beragama adalah lebih baik".(HR. Ibnu Majah)
KECANTIKAN YANG MEMBURUKKAN.
Seperti apakah kecantikan yang memburukkan? . Wallohu A'lam bis showab. Mungkin saja mereka adalah yang merasa kecantikannya harus dihargai lebih. Mereka adalah yang merasa suaminya tak bisa menghargai kelebihannya. Mereka adalah yang kecantikannya digunakan untuk menyimpang, memuaskan nafsunya.
Masih herankah kita, apa yang menjadi alasan artis-artis itu dengan mudahnya kawin cerai?. Ya, salah satunya karena merasa memiliki kemampuan untuk memperoleh suami yang lebih baik melalui kecantikan dan kekayaannya. Itulah kecantikan yang memburukkan. Atau kecantikan yang memburukkan itu terjadi karena naluriah yang tak terbendung.
Yaitu menonjol-nonjolkan kecantikannya dihadapan orang lain selain suaminya dengan maksud riya. Walau Ia tak bermaksud menggoda lelaki lain, bukankah itu hal yang buruk?.Kecantikan atau harta belu! m cukup menjadi kriteria untuk kita menetapkan pendamping hidup. Ada yang perlu kita buka kembali. Secara arif, mengenai wawasan kita, mengenai harapan kebarokahan pernikahan, tentang cita-cita kesakinahan keluarga, tentang kebersamaan mengarungi hidup.
Tentang dambaan keturunan-keturunan yang sholih, tentang keadan hidup setelah mati. Sabda Rasulullah berikut ini sudah sering kita dengar, kita ulang kembali, mudah-mudahan tidak sekedar lewat di telinga tapi merupakan bekal yang membekas di hati :"Wanita dinikahi karena empat perkara : karena hartanya, keturunannya, kecantikannya, dan agamanya. Maka pilihlah yang taat beragama, niscaya kamu beruntung" (HR. BUKHORI-MUSLIM) .
Beruntung!. Kalau yang menyampaikan kata "beruntung" itu adalah seorang pengusaha atau pedagang, maka makna beruntung itu tidak jauh dari yang namanya uang. Tapi kalau yang menyampaikan Rasulullah, katakan, keberuntungan seperti apakah itu! Bukankah keberuntungan itu mengenai kebahagiaan dunia berupa rumah tangga yang diberkahi Alloh dan kebahagiaan akhirat berupa tabungan pahala dan kebaikan.
Coba sebut apa yang kita harapkan sebagai suami dari istri kita?, bukankah kita ingin Ia menjadi penyemangat saat kita putus asa, penghibur saat kita sedih, penyejuk saat kekeringan, pendorong amal ibadah. Kemudian mau bersabar saat musibah dan bersyukur dengan apapun karunia yang diterima.
Dan istri yang bisa memberikan itu semua tidak ada sangkut pautnya dengan cantik tidaknya atau kaya tidaknya dia. Mereka adalah wanita-wanita yang baik agamanya. Mereka bertaqwa pada Alloh dan patuh pada suaminya.
Mereka yang tidak hanya melihat aktivitas melayani suami, mendidik anak, menjaga rumah atau tugas-tugasnya yang lain sebagai urusan dunia semata.Tapi ada harapan yang lebih besar, yakni keridhoan Alloh dan balasan Surga-Nya di akhirat kelak.
Percayalah, tidak ada yang membuat seorang suami merasa tentram kecuali karena sikap baik seorang istri. Tidak ada sikap baik istri yang lebih jujur kecuali karena lahir dari ketulusan. Dan tidak ada ketulusan yang kokoh kecuali karena keikhlasan untuk bertaqwa kepada Alloh. Inilah mengapa Rasulullah memerintahkan kita perihal menentukan calon istri berdasarkan kualitas agamanya.
Karena agama adalah ahlak mulia, Addiinu Ahlakul Kariimah.Termasuk ahlak mulia seorang istri untuk bersedia melayani suaminya dengan tulus, ikhlas, dan sebab taqwanya kepada Alloh SWT :"...Sebab itu maka wanita yang saleh, ialah yang taat kepada Alloh lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena Alloh telah memelihara (mereka).. ( QS. An-Nisa : 34)Maka jatuhkan pandangan hanya pada faktor agama.
Semata-mata agama. Kita juga tidak pernah menginginkan anak-anak yang ala kadarnya atau bahkan yang jauh dari agama bukan?. Ibunyalah sebagai seniman yang akan melukis kepribadian dan karakter anak-anak itu. Tentu yang kita inginkan, Ibu yang tak hanya mampu memberi cinta, namun juga pendidikan dan keteladanan menyangkut agama dan ahlak mereka.
BAIK AGAMANYA
Soal kriteria baiknya agama seorang wanita, ada dasar dan cabang-cabangnya. Seorang wanita melaksanakan sholat wajib, menjaga kemaluannya, menutup aurat, patuh pada suami dan menjauhi kemaksiatan itu lebih dari cukup untuk menjadi dasar bahwa Ia baik agamanya.
Rasulullah bersabda : "Apabila seorang wanita telah melaksanakan sholat lima waktu, telah dapat memelihara kemaluannya dan menaati suaminya, maka dia akan masuk Surga dari pintu mana saja yang disukainya" (HR. Ahmad)Seorang wanita misalnya ahli Tahajjud, atau luas pemahaman agamanya, memiliki kepedulian tinggi terhadap dakwah, dermawan, misal juga suka menghafal Al-Qur'an, itu adalah cabang-cabang kriteria yang kita tentukan untuk memperoleh yang lebih baik dari yang sudah baik. Kalau kita mampu, mudah-mudahan kita beruntung bisa menikahi wanita yang memiliki kemuliaan agama dan ahlak seperti itu, Amiin...
Namun, kadang kebaikan terbentuk seiring berjalannya waktu. Boleh jadi kedewasaan berpikir dan semangat untuk meningkatkan kualitas agama baru terbentuk setelah menikah. Setelah hadirnya seorang suami yang menjadi imam, dan hadirnya anak-anak yang membutuhkan keteladanan.
Mungkin saat ini Ia, calon istri kita tidak terlalu kuat dalam menunaikan perkara-perkara amaliah kecuali hanya melaksanakan sholat wajib, puasa Ramadhan, sopan dalam bergaul, dan menutup aurat. Subhanalloh, sungguh jika selaras dengan keikhlasan di hatinya, yang seperti itu telah mulia di sisi Alloh dan mulia di hadapan manusia, Insya Alloh.Mari saling berbagi nasehat, tetaplah kaki berpijak kepada sunatulloh.
Berusaha dan berdoa agar Alloh menghadirkan seorang istri shalihah yang bertaqwa kepada Alloh dan patuh pada suaminya. Tanyalah kepada siapapun yang bisa ditanyai. Mintalah bantuan kepada siapapun yang rela memberikan bantuan. Berikhtiarlah di atas garis syariat yang sudah ditetapkan.
Bersabarlah untuk tidak mendekat pada proses-proses yang diharamkan. Hingga saatnya takdir benar-benar mendekatkan kita dengannya.
Selanjutnya, dengan sangat percaya diri kita akan menyambut datangnya pendamping terbaik, "khoirunnisa" , siapakah khoirunnisa itu?"Khoirunnisa" (Wanita Terbaik) adalah yang dapat menyenangkan hati suami apabila ia memandang, menaatinya apabila ia memerintah, dan tidak menentangnya dalam diri dan hartanya dengan sesuatu yang dibencinya" (HR. Ahmad)

JODOH : ANTARA HARAPAN DAN KENYATAAN

JODOH : ANTARA HARAPAN DAN KENYATAAN
EPISODE 1 :
Saat Fulanah masih seorang gadis, yang ada di benaknya dan yangkemudian menjadi tekadnya adalah keinginan menjadi isteri shalihatyang taat dan selalu tersenyum manis. Pendeknya, ingin memberikanyang terbaik bagi suaminya kelak sebagai jalan pintas menuju surga.
Tekad itu diperolehnya setelah mengikuti berbagai 'tabligh', ceramah,dan seminar keputerian serta membaca sendiri berbagai risalah. Bahkanbanyak pula ayat Al-Qur'an dan Hadits yang berkaitan dengan hal itutelah dihafalnya, seperti "Ar Rijalu qowwamuna alan nisaa'..."," Faso-lihatu qonitatu hafizhotu lilghoibi bima hafizhallah. .." (QS. An-Nisaayat 34). Juga Hadits :"Ad dunya mata', wa khoiru mata'iha al mar'atussholihat." (dunia adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan adalahisteri sholihat).
Atau, hadits "Wanita sholihat adalah yang menyenangkanbila dipandang, taat bila disuruh dan menjaga apa-apa yang diamanahkanpadanya. Begitu pula hadits "Jika seorang isteri sholat lima waktu,shaum di bulan Ramadhan dan menjaga kehormatan dirinya serta suaminyadalam keadaan ridha padanya saat ia mati, maka ia boleh masuk surgalewat pintu yang mana saja. (HR Ahmad dan Thabrani).
Hadits yang beratdan seram pun dihafalnya, "Jika manusia boleh menyembah manusia lainnya,maka aku perintahkan isteri menyembah suaminya." (HR. Abu Dawud, Tirmidzi,Ibnu Majah, dan Ibnu Hibban)Figur isteri yang sholihat, taat, dan setia serta qona'ah seperti Kha-dijah r.a. benar-benar terpatri kuat di benak Fulanah dan jelas inginditirunya.
Maka, tatkala Allah SWT telah menakdirkan ia mendapat jodohseorang Muslim yang sholih, 'alim dan berkomitmen penuh pada Islam,Fulanah pun melangkah ke gerbang pernikahan dengan mantap. Begitu khidmatdan khusyu karena kesadaran penuh untuk beribadah dan menjadikan jihaddan syahid sebagai tujuan hidup berumah tangga.
EPISODE 2
Tatkala Fulan masih menjadi seorang jejaka, ia sering membatin, ber-angan-angan, dan bercita-cita membentuk rumah tangga Islami denganseorang Muslimah sholihat yang menyejukkan hati dan mata.
Alangkahbahagianya menjadi seorang suami dan seorang "qowwam" yang "qooiminbi nafsihi wa muuqimun lil ghoirihi" (tegak atas dirinya dan mampumenegakkan orang lain, terutama isteri dan anak-anaknya) . Juga menjadi'imam yang adil' yang akan memimpin dan mengarahkan isteri dan anak-anaknya.
Alangkah menenangkannya mempunyai seorang isteri yang akan dijaganyalahir dan batin, dilindungi dan disayanginya karena ia adalah amanahAllah SWT yang telah dihalalkan baginya dengan dua kalimat Allah SWT.Ia bertekad untuk mempergauli isterinya dengan ma'ruf (QS An-Nisa:19)dan memperhatikan hadits Rasulullah SAW tentang kewajiban-kewajibanseorang suami. "Hanya laki-laki mulialah yang memuliakan wanita."
"Yang paling baik di antara kamu, wahai mu'min, adalah yang palingbaik perlakuannya terhadap isterinya. Dan akulah (Muhammad SAW) yangpaling baik perlakuannya terhadap isteri-isteriku. " "Wanita sepertitulang rusuk manakala dibiarkan ia akan tetap bengkok, dan manakaladiluruskan secara paksa ia akan patah." (HR. Bukhari dan Muslim)
Fulan pun bertekad meneladani Rasulullah SAW yang begitu sayang danlembut pada isterinya. Tidak merasa rendah dengan ikut meringankanbeban pekerjaan isteri seperti membantu menyapu, menisik baju dansekali-sekali turun ke dapur seperti ucapan Rasulullah kepada Bilal :"Hai Bilal, mari bersenang-senang dengan menolong wanita di dapur."
Karena Rasulullah suka bergurau dan bermain-main dengan isteri sepertiberlomba lari dengan Aisyah r.a. (HR Ahmad), maka ia pun berkeinginanmeniru hal itu serta menyapa isteri dengan panggilan lembut 'Dik' atau'Yang'.
EPISODE-EPISODE SELANJUTNYA
Fulan dan Fulanah pun ditakdirkan Allah SWT untuk menikah. Pasanganyang serasi karena sekufu dalam dien, akhlaq, dan komitmen denganIslam.
Waktu pun terus berjalan. Dan walaupun tekad dan cita-cita terusmembara, kin banyak hal-hal realistis yang harus dihadapi. Sifat,karakter, pembawaan, selera, dan kegemaran serta perbedaan latarbelakang keluarga yang semula mudah terjembatani oleh kesatuan iman,cita-cita, dan komitmen ternyata lambat laun menjadi bahan-bahanperselisihan.
Pertengkaran memang bumbunya perkawinan, tetapi manakalabumbu yang dibubuhkan terlalu banyak, tentu rasanya menjadi tajam dantak enak lagi.Ternyata, segala sesuatunya tak seindah bayangan semula. Antara harapandan kenyataan ada terbentang satu jarak. Taman bunga yang dilaluiternyata pendek dan singkat saja.
Cukup banyak onak dan duri siapmenghadang. Sehabis meneguk madu, ternyata 'brotowali' yang pahitpunharus diteguk. Berbagai masalah kehidupan dalam perkawinan harusdihadapi secara realistis oleh pasangan mujahid dan mujahidah sekalipun.
Allah tak akan begitu saja menurunkan malaikat-malaikat untuk menyelesai-kan setiap konflik yang dihadapi. "Innallaha laa yughoyyiru ma biqoumihatta yughoyyiru maa bi anfusihim" (QS Ar-Raad : 6).Ada seorang isteri yang mengeluhkan cara bicara suaminya terutama jikamarah atau menegur, terdengar begitu 'nyelekit'.
Ada pula suami yangmengeluh karena dominasi ibu mertua terlalu besar. Perselisihan dapattimbul karena perbedaan gaya bicara, pola asuh, dan latar belakangkeluarganya. Kejengkelan juga mulai timbul karena ternyata suamibersikap 'cuek', tidak mau tahu kerepotan rumah tangga, karena berang-gapan "itu khan memang tugas isteri." Sebaliknya, ada suami yang kesalkarena isterinya tidak gesit dan terampil dalam urusan rumah tangga,maklum sebelumnya sibuk kuliah dan jadi 'kutu buku' saja.
Fulan pun mulai mengeluh. Ternyata isterinya tidak se-"qonaah" yangdiduganya, bahkan cenderung menuntut, kurang bersahaja dan kurangbersyukur. Fulanah sebaliknya. Ia mengeluh, sang suami begitu iritbahkan cenderung kikir, padahal kebutuhan rumah tangga dan anak-anakterus meningkat.Seorang sahabat Fulan juga kesal karena isterinya sulit menerimakeadaan keluargan.
Sebab musababnya sih karena perbedaan statussosial, ekonomi dan adat istiadat. Kekesalannya bertambah-tambahkarena dilihatnya sang isteri malas meningkatkan kemampuan intelek-tual, manajemen rumah tangga, serta kiat-kiat mendidik anak. Sebaliknya,sang isteri menuduh suaminya sebagai "anak mama" yang kurang mandiri dantidak memberi perhatian yang cukup pada isteri dan anak-anaknya.
Belumlagi problem yang akan dihadapi pasangan-pasangan muda yang masih tinggalmenumpang di rumah orang tua. Atau di dalam rumah mereka ikut tinggalkakak-kakak atau adik-adik ipar. Kesemua keadaan itu potensial mengundangkonflik bila tidak bijak-bijak mengaturnya.Kadang-kadang semangat seorang Muslimah untuk da'wah keluar rumah terlaluberlebihan. Tidak "tawazun".
Hal ini dapat menyebabkan seorang suamimengeluh karena terbebani dengan tugas-tugas rumah tangga yang seabreg-abreg dan mengurus anak-anak. Selanjutnya, ada pula Muslimah yang terlalubanyak menceritakan kekurangan suaminya, kekecewaan-kekecewa annya padasuaminya.
Padahal ia sendiri kurang instrospeksi bahwa ia sering lupamelihat kebaikan dan kelebihan suaminya.Ada suami yang begitu "kikir" dalam memuji, kurang "sense of humor" dan"sedikit" berkata lembut pada isteri. Kalau ada kebaikan isteri yangdilihatnya, disimpannya dalam hati, tetapi bila ia melihat kekurangansegera diutarakannya. Bahkan ada pula pasangan suami-isteri yang memilikiproblem "hubungan intim suami-isteri" .
Mereka merasa tabu untuk membica-rakannya secara terus terang di antara mereka berdua. Padahal akibatnyamenghilangkan kesakinahan rumah tangga.Kalau mau dideretkan dan diuraikan lagi, pasti daftar konflik yang terjadidi antara pasangan suami-isteri muda Muslim dan Muslimah akan lebih panjanglagi. Memang, persoalan-persoalan tidak begitu saja hilang. Rumah tanggatidak pasti akan berjalan mulus tanpa konflik hanya dengan kesamaan fikrahdan cita-cita menegakkan Islam.
Mereka yakni Fulan dan Fulanah cs tetapmanusia-manusia biasa yang bisa membuat kekhilafan dan tidak lepas darikekurangan-kekurang an. Dan mereka pun pasti mengalami juga fluktuasi iman.Pasangan yang bijak dan kuat imannya akan mampu istiqomah dan lebih punyakemampuan menepis badai dengan menurunkan standar harapan.
Tidak perluberharap muluk-muluk seperti ketika masih gadis atau jejaka. Karena,ternyata kita pun belum bisa mewujudkan tekad kita itu. Sebagai Muslimdan Muslimah hendaknya kita sadar, tidak mungkin kita dapat menjadi isteriatau suami yang sempurna seperti bidadari atau malaikat.
Maka kita puntentunya tidak perlu menuntut kesempurnaan dari suami atau isteri kita."Just the way you are" lah. Kita terima pasangan hidup kita seadanya,lengkap dengan segala kekurangan (asal tidak melanggar syar'i) dankelebihannya. Kita memang berasal dari latar belakang keluarga, kebia-saan, dan karakter yang berbeda, walau tentunya dien, fikrah, dan cita-cita kita sama.
Pada saat ghirah tinggi, iman dalam kondisi puncak,"Prima", semua perbedaan seolah sirna. Namun pada saat "ghirah" turun,iman menurun, semua perbedaan itu menyembul ke permukaan, mengganjal,mengganggu, dan menyebalkan.
Akibatnya tidak terwujud sakinah.Kiat utama mengatasi permasalahan dalam rumah tangga, tentunya setelahberdoa memohon pertolongan Allah SWT dan mau ber "muhasabah" (introspeksi) ,adalah mengusahakan adanya komunikasi yang baik dan terbuka antara suami-isteri.
Masalah yang timbul sedapat mungkin diselesaikan secara interndulu di antara suami-isteri dengan pembicaraan dari hati ke hati. "Uneg-uneg" yang ada secara fair dan bijak diungkapkan.Selanjutnya, yang memang bersalah diharapkan tidak segan-segan mengakuikesalahan dan meminta maaf.
Yang dimintai maaf juga segera mau memaafkandan tidak mendendam. Masing-masing pihak berusaha keras untuk tidakmengadu ke orang tua, atau orang lain. Jadi tidak membongkar atau membe-berkan aib dan kekurangan suami atau isteri. Hal lain yang perlu diper-hatikan adalah tidak membandingk- bandingkan suami atau isteri denganorang lain, karena itu akan menyakitkan pasangan hidup kita.
Setelah itu,masing-masing juga perlu 'waspada' agar tidak terbiasa kikir pujian danroyal celaan.Jika terpaksa, kadnag-kadang memang diperlukan bantuan pihak ketiga(tetapi pastikan yang dapat dipercaya keimanan dan akhlaqnya) untukmembantu melihat permasalahan secara lebih jernih. Kadang-kadang"kacamata" yang kita pakai sudah begitu buram sehingga semua kebaikanpasangan hidup kita menjadi tidak terlihat, bahkan yang terlihatkeburukannya saja. Orang lain yang terpercaya InsyaAllah akan bisamembantu menggosok 'kacamata' yang buram itu.
Alhamdulillah ada yang tertolong dengan cara ini dan mengatakan setelah konflik terselesaikanmereka pun berbaikan lagi seperti baru menikah saja ! Layaknya !Dengan berikhtiar maksimal, bermujahadah, dan bersandar pada Allah SWT,InsyaAllah kita dapat mengembalikan kesakinahan dan kebahagiaan rumahtangga kita, serta kembali bertekad menjadikan jihad dan syahid sebagaitujuan kita berumah tangga. Amiin yaa Robbal'aalamiin.
Wallahu a'lam bishowab.Wassalamu'alaikum wa rohmatullaahi wa barokaatuhu* tulisan dari Ummu Samy Romadhon di majalah Ummi No. 6/V, 1414 H/1993*

ANTARA CINTA & USIA PERKAWINAN


ANTARA CINTA & USIA PERKAWINAN
Setiap usia perkawinan memiliki dinamika tersendiri. Dinamika tersebut sangat berbeda pada masing-masing pasangan. Tetapi jika Anda perhatikan baik-baik maka Anda akan melihat semua perkawinan memiliki kemiripan. Semakin lama usia sebuah perkawinan, semakin banyak benturan yang akan dijumpai. Tahapan dalam perkawinan tidak jauh berbeda dengan tahapan dalam kehidupan seseorang, dari masa kecil hingga dewasa. Penting bagi kita untuk memandang perkawinan sebagai proses pendewasaan.
TAHUN KE 2:
Semakin dekat, hanya Anda dan dia. Tahun-tahun sebelum kehadiran anak-anak dapat merupakan tahun-tahun yang luar biasa. Tahun-tahun ini merupakan saat dimana Anda mengembangkan rutinitas dan ritual Anda sendiri dan membangun identitas unik sebagai pasangan. Oleh karena itu saat ini mulailah menciptakan ritual bersama, ritual yang dapat membuat Anda berdua merasa lebih saling memiliki.
Sebaliknya, walaupun kehidupan intim Anda tetap penuh dengan gairah, hubungan romantis Anda bisa saja mulai mendingin. Pada tahun kedua ini banyak pasangan mulai mengalami penurunan sentuhan cinta (berpegangan tangan, mengobrol di tempat tidur, memberikan pijatan mesra).
Mesranya hubungan di awal-awal perkawinan tidak menjamin langgengnya suatu perkawinan. Banyak pasangan yang bercerai memulai hubungan mereka terlalu cepat, terlalu bergairah, dan terlalu tergila-gila. Tindakan menggebu-gebu di awal perkawinan ini semakin lama semakin mendingin dan mulai mencari kebahagiaan di tempat lain.
Bila Anda mulai dapat bersikap tidak terlalu cengeng maka ini merupakan tanda Anda mengalami peralihan cinta yang lebih dewasa. Tahun kedua adalah tahun dimana Anda harus mulai mengalihkan tahapan perasaan tergila-gila ke periode cinta dan komitmen yang lebih mendalam.
Apa yang diharapkan
Cinta yang nyata. Dua belas bulan pertama dari suatu perkawinan selain menantang juga menggairahkan: tanpa henti Anda menceritakan bulan madu Anda, kebaikan pasangan Anda atau sibuk membangun rumahtangga baru. Di tahun kedua, Anda mulai melihat realita. Anda melihat suami melempar pakaian dalamnya ke lantai, atau mengggeletakkan begitu saja koran yang telah dibacanya. Anda mulai terkejut dan tidak menyangka bahwa hal-hal yang tadinya tidak penting bagi Anda ternyata sangat mengganggu.
Pada saat yang sama, Anda berdua mulai berpikir bagaimana caranya untuk mendapatkan privasi. Pada saat masih berpacaran, fokus Anda hanya, "Kapan kita ketemu lagi?" Tetapi sekarang Anda sudah menikah dan fokus Anda berubah menjadi, "Bagaimana caranya saya melarikan diri dari kamu?".
Anda tidak perlu panik. Perasaan gelisah ini merupakan perasaan yang alami, terutama sesudah berargumentasi. Anda berdua bahkan bertengkar hanya untuk hal-hal sepele, misalnya pada saat akan menentukan tempat untuk menyimpan piring-piring baru.
Jika Anda dapat dengan mudah menyelesaikan perselisihan pada saat sebelum menikah, saat ini Anda mungkin khawatir terhadap setiap konflik yang terjadi akan merupakan pertanda perkawinan sedang goncang. Gelisah dan pendapat yang terbentuk sebelum ini yaitu pendapat mengenai pasangan menikah "harus begini dan begitu" dapat membuat ketidaksepahaman tampak lebih penting daripada yang sebenarnya.

TAHUN KE 7:
Sebagian besar pria mengalami masa yang sulit untuk menyesuaikan diri untuk berhubungan seks dengan seseorang yang telah melahirkan. Pengalaman menyaksikan istrinya bersusah payah melahirkan sering merupakan trauma bagi para pria. Pada saat yang sama, para suami tidak berani mengatakan terus terang kepada istrinya apa yang mereka rasakan dan kebisuan ini semakin mempersulit para suami untuk dapat melupakannya.
Sementara itu, ibu-ibu yang baru melahirkan pun bergulat dengan masalahnya sendiri. Meskipun dokter kebidanan mengatakan bahwa aman untuk berhubungan seks enam minggu sesudah melahirkan, lebih baik tidak mengharapkan kehidupan seks yang normal pada tiga sampai enam bulan sesudah berhenti menyusui.
Menyusui memiliki tingkatan estrogen seperti masa menopause: memberikan kontribusi libido dan sensasi yang rendah, dan keadaan ini cenderung memburuk sesudah kelahiran anak kedua. Oleh karena itu jangan terlalu menyalahkan diri Anda atau memaksakan diri sendiri jika Anda tidak dapat melakukan hubungan seks terlalu sering pada beberapa bulan sesudah melahirkan.
Apa yang diharapkan
Kehadian anak-anak membuat hubungan Anda dan pasangan menjadi lebih kuat. Anak-anak mengubah segala sesuatunya mulai dari pola tidur, mengelola uang, menentukan tempat liburan sampai memilih jenis kendaraan.
Di periode ini biasanya pasangan telah memiliki jumlah anak yang mereka inginkan dan pola kehidupan perkawinan merekapun berubah. Anda berdua menikmati kehidupan bekerja untuk mencapai suatu tujuan tetapi pada saat yang sama Anda berdua juga merasakan tekanan keuangan karena jumlah anggota keluarga yang bertambah.
Pembagian tugas selalu merupakan masalah yang peka. Tidak ada pasangan yang bisa mengerjakan sama adil. Oleh karena itu, masalahnya adalah bukan porsi yang sama karena hal ini tidak akan pernah terjadi, tetapi yang penting adalah bagaimana masing-masing pasangan menghargai apa sudah dilakukan oleh pasangannya. Pastikan Anda mengerti latar belakang pasangan. Dengan dapat menghargai kemungkinan atas apa yang akan dilakukannya merupakan kunci dalam pembagian kerja yang sesuai bagi Anda berdua.
Masalah sulit lainnya adalah menemukan waktu untuk bermesraan. Setiap pasangan berjuang dalam membesarkan anak-anak. Sangat penting untuk dapat memprioritaskan waktu untuk berduaan. Oleh karena itu, kuncilah kamar, nikmati kencan Anda berdua di malam hari dan sedapat mungkin sekali setahun pergi ke luar kota berduaan saja. Bila tidak, Anda berdua akan menjadi pasangan yang kerjanya hanya mengurusi anak-anak, dan hal ini membuat perkawinan Anda menjadi membosankan dan menjadi rentan terhadap masalah.
Bahkan, pasangan tanpa anak pun akan menemukan kejenuhan dalam bermesraan di usia ketujuh perkawinannya. Mengapa? Rutinitas membuat Anda merasa aman tetapi juga membosankan. Pada saat yang bersamaan, sesuatu yang baru membuat Anda bersemangat tetapi melelahkan sehingga Anda menghindarinya. Solusinya? Lakukan sedikit perubahan. Ubah tatanan kamar tidur Anda, ciptakan kencan mendadak di siang hari dan berikan sentuhan atau ciuman mesra di pagi hari sebelum berangkat kerja.
Tetapi jangan hilangkan ritual lama Anda, ritual harian yang membuat Anda berdua merasa dekat. Pertahankan ritual lama ini karena dapat memperkuat hubungan Anda berdua. Banyak pasangan yang tidak seberuntung Anda mencapai usia perkawinan yang ketujuh. Itu berarti, Anda siap untuk melalui kerikil-kerikil yang menghadang. Saat ini Anda sudah membentuk sebuah rumah tangga yang lengkap. Anggaplah Anda telah menemukan cara menjaga hubungan romantis, dan siap melanjutkan perjalanan perkawinan.
TAHUN KE 14:
Saling membantu untuk kehidupan yang terbaik. Ini merupakan saat yang wajar untuk mencari kepuasan jiwa, "Apakah saya harus merubah karier saya?", atau "Apakah ini kehidupan yang saya inginkan?" Sangat luar biasa jika Anda menyadari memiliki pasangan yang Anda idamkan untuk membantu merealisasikan impian Anda.
20 TAHUN KE ATAS
Saat terbahagia di dalam perkawinan mungkin sesudah anak-anak keluar dari rumah. Mengapa? Pada awal perkawinan, Anda berdua sibuk membesarkan anak dan ini biasanya merupakan salah satu sumber stres terbesar. Tetapi kemudian, persahabatan dengan anak-anak yang sudah dewasa dan sudah berpasangan membuat hidup Anda berbeda dan Anda merasakan kebahagian yang luar biasa.