Wednesday, May 28, 2008

Makhluk Hanyalah Jalan Ketetapan-Nya

Makhluk Hanyalah Jalan Ketetapan-Nya

Oleh : KH. Abdullah Gymnastiar
Betapa sesungguhnya segala-galanya hanya datang dari Allah SWT. Segala nikmat dan segala apa yang datangnya dari Allah yang menciptakannya. Sedangkan makhluk hanyalah sekedar jalan sampainya nikmat dan jalan sampainya musibah.

Walhasil akan jadi sengsara dan berat bagi siapa pun ketika telah terlalu banyak berharap dan terlalu banyak takut kepada makhluk. Padahal setiap makhluk, laa haula walaa kuwata illa billah tiada berdaya kecuali diberi kekuatan oleh Allah SWT.

Makhluk tidak akan memberi nikmat apapun tanpa ijin Allah. Andai pun, misalnya, bergabung seluruh jin dan manusia di muka bumi ini dengan seribu janji disampaikan, tapi jikalau tanpa ijin Allah, tidak akan pernah terjadi apapun dan tidak akan pernah datang apapun kepada kita.

Allah SWT berfirman, "Dan tuhanku, yang Dia memberi makan dan Dia memberi minum, dan apabila aku sakit, Dialah yang menyembuhkan aku dan yang mematikan aku. Kemudian akan menghidupkan aku kembali". (Q.S Asy-Syura [26]: 79-81).

Ayat ini menyiratkan bahwa hanya Allah lah yang memberi rizki, yang memberi kesehatan dan yang memberi segalanya. Setiap makhluk termasuk kita ini memang Allah lah yang menjamin segala kebutuhannya. Tugas kita sebagai manusia adalah menjemput makanan yang Allah jaminkan itu dengan cara terbaik sehingga ikhtiar mencari rizki baginya menjadi acara amal shaleh, acara ibadah dan acara yang penuh makna.

Kita harus ikhtiar menjemput makanan kita dengan cara terbaik, maka ikhtiar itulah yang menjadi amal shaleh. Kalau proses makannya disesuaikan dengan sunnah Rasulullah saw, menceduk dengan tangan kanan, sambil duduk, mengambil yang paling dekat dulu, yang sebelah pinggir dulu atau etika-etika lain yang dicontohkan Rasulullah SAW. Insya Allah jadi amal kebaikan, jadi suatu yang bernilai, tidak asal makan saja. Allah yang memberi makan kepada kita, tapi apakah acara makan ini menjadi suatu kemuliaan, jadi acara yang bernilai, jadi acara yang bermakna, tergantung dari niat dan cara yang kita lakukan.

Ah, sahabat. Tidak cukup hanya ingin makan saja. Yang lebih penting adalah memperbaiki niat dan memperbaiki cara, supaya acara mencari makan ini, menjadi sebuah amal shaleh. Setiap orang sudah ada jatah rizkinya, semua pasti dapat makan, insya Allah. Kita hanya akan berhenti makna kalau kita sudah mati.

Bagaimana dengan orang yang kelaparan? Sebetulnya orang yang meniggal karena kelaparan dengan yang meniggal bukan karena kelaparan, lebih banyak yang meniggal bukan karena kelaparan. Artinya apa? Sebenarnya bukan karena kelaparan itulah yang menyebabkan meninggal, kelaparan hanya salah satu jalan berakhirnya hidup seseorang. Sama sebagaimana sebab meninggal yang lain. Seperti penyakit, tabrakan, atau hal lainnya, yang bisa membuat hidup seseorang berakhir.

Tapi kalau dalam ketiadaan makanan itu orang tetap ikhtiar dengan baik tetap berjuang dengan sungguh-sungguh, serta berbaik sangka pada Allah, maka dia tidak rugi tuh walau meninggal karena kelaparan. Masih kekenyangan sebenarnya jauh lebih rugi dalam pandangan Allah, jikalau ketika makan tidak ingat pada Allah dan tidak ingat padahalal haram. Musibah itu bukan karena mati kelaparan, meniggal su'ul khatimah (jelek di akhir hayat) itulah yang jadi musibah.

Tidak usah khawatir tidak makan, tidak usah takut anak-anak kita tidak makan, tapi takutlah anak-anak kita makan tidak kenal halal haram, tidak mengenal basmalah, tidak mengenal hamdalah, inilah yang harus ditakuti para orang tua. Wallahu a'lam bis shawab.

Jadikanlah Sabar dan Shalat Sebagai Penolongmu. Dan Sesungguhnya Yang Demikian itu Sungguh Berat, Kecuali Bagi Orang-Orang yang Khusyu [ Al Baqarah : 45 ]
Post a Comment

tes

tes

soal tes cpns

Motivated

Cara memulai adalah dengan berhenti berbicara dan mulai melakukan. The way to get started is to quit talking and begin doing. ~ Walt Disney, Niat adalah ukuran dalam menilai benarnya suatu perbuatan, oleh karenanya, ketika niatnya benar, maka perbuatan itu benar, dan jika niatnya buruk, maka perbuatan itu buruk. ~ Imam An Nawaw, Motivasi itu seperti mandi; kalau Anda berhenti melakukannya maka Anda akan "melempem" lagi, sama seperti Anda akan bau lagi bila berhenti mandi. ~ Z ig Ziglar ~ , Successful people live well, laugh often, and love much. They've filled a niche and accomplished tasks so as to leave the world better than they found it, while looking for the best in others, and giving the best they have. , It is literally true that you can succeed best and quickest by helping others to succeed. , There is always the danger that we may just do the work for the sake of the work. This is where the respect and the love and the devotion come in - that we do it to God, and that's why we try to do it as beautifully as possible. , Life is a promise; fulfill it, If a man is called to be a street sweeper, he should sweep streets as Michelangelo painted, or Beethoven composed music, or Shakespeare wrote poetry. He should sweep streets so well that all the hosts of heaven and earth will pause to say, here lived a great street sweeper who did his job well. , Success is a state of mind. If you want success, start thinking of yourself as a success. , Be what it is that you are seeking. , Every new day is an opportunity to balance the sheet; a new opportunity to put your act right! Thank God for every new day, rather than just for Friday., There is no such thing in anyone's life as an unimportant day. ,What would life be if we had no courage to attempt anything? , It's what you learn after you think you know it all that makes a difference. , The difference between great people and everyone else is that great people create their lives actively, while everyone else is created by their lives, passively waiting to see where life takes them next. The difference between the two is the difference between living fully and just existing. , We are all faced with a series of great opportunities brilliantly disguised as impossible situations. , You cannot control what happens to you, but you can control your attitude toward what happens to you, and in that, you will be mastering change rather than allowing it to master you. , Those who wait to do a great deal of good at once will never do anything. Life is made up of little things. True greatness consists in being great in the little things. , Great lives are the culmination of great thoughts followed by great actions. , There are two ways to live your life. One is as though nothing is a miracle. The other is as though everything is a miracle.,