Tuesday, April 26, 2011

Tahapan Perkembangan Anak Usia 1-2 Tahun

Oleh : Rahmi

Di usia dua tahun ini, perkembangan seorang anak mulai berkembang dengan pesat. Si kecil pun sudah mulai lasak meski masih dalam batas-batas kemampuannya.

1. Usia 13-14 Bulan:

Kemampuan:
- Mampu mengucapkan kata dan bahasa tubuh saat mengutarakan sesuatu.
- Meniru apa yang membuatnya tertarik.
- Bisa berdiri dan berjalan beberapa langkah tanpa dibantu.

2. Usia 15 Bulan:
- Belajar menggunakan sendok.
- Senang memainkan makanan dengan jarinya.
- Suka corat coret.
- Meniru tingkah orang lain.
- Mulai senang berkumpul dengan anak-anak sebaya.

Perilaku usia 13-15 bulan:
- Berjalan.
- Menggunakan peralatan seperti sikat gigi dan sisir, memegang botol, lebih gampang dipakaikan baju.
- Mengucapkan 4-6 kata yang dapat dimengerti, mengenali nama dan menunjuk ke orang yang ia kenal, tertawa saat melihat gambar lucu.
- Mulai mempelajari cara mencocokkan sesuatu.
- Mendorong dan menarik mainan ketika berjalan, melempar bola, permainan dengan menyentuh, mengosongkan laci dan mengambil isinya, menjelajahi bahu ayah, berbicara pada mainan, meniru suara binatang.

3. Usia 16-18 bulan

Kemampuan:
- Mampu merespon perintah.
- Belajar menyusun balok-balok.
- Belajar membuka bajunya sendiri.
- Senang memanjat.
- Larinya mulai kencang.

Perilaku:
- Mengerti bahasa sederhana, mengendarai mainan beroda empat, mencoba menendang bola walau sering meleset, membuka laci, menurut ketika dipakaikan baju, mengonsumsi makanan berkuah.
- Mengatakan 10-20 kata yang bisa dimengerti.
- Mengamati bermacam bentuk, mengenali gambar di buku.
- Berlari walau kadang-kadang terjatuh.
- Mendorong kereta mainan, mengetukkan palu karet mainan, melakukan permainan bagian-tubuh "mana hidung", menari seirama dengan musik, memutar dan menekan kenop, bermain cilukba dan berkejaran.

Waspada Apabila:
Belum bisa berkata setidaknya 15 kata.

4. 19-20 Bulan:
- Mulai melempar bola meski masih lemah.
- Sudah mampu mengetahui arah datangnya suara.

5. 21 Bulan:
- Mengenal kata-kata lebih banyak.
- Mulai senang merambati tangga.

6. 22 Bulan:
- Kosa katanya sudah hampir 200 kata.
- Waktu tidurnya antara 10-12 jam, termasuk tidur siang.

7. 23 Bulan:
- Mulai mampu menyusun balok lebih banyak.
- Belajar mengenakan bajunya sendiri.
- Mengenali nama-nama bagian tubuh.

8. 24 Bulan:
- Mampu membuat kalimat pendek.
- Mulai bisa diajak toilet training.

Perilaku usia 19-24 bulan:
- Lancar berjalan dan berlari, bisa memanjat keluar dari ranjangnya, membuka pintu, menaiki tangga tanpa bantuan.
- Mengerti bahasa sehari-hari.
- Membuka bungkusan, mencuci tangan, duduk di kursi tanpa bantuan.
- Mengatakan 20-25 kata yang bisa dimengerti.
- Mencari tahu segala sesuatu sebelum melakukannya, menggambar lingkaran, membuat garis, mengerti dua perintah sekaligus.
- Menarik kereta mainan, membantu di dalam rumah, berjungkir balik, berdiri di atas pijakan, menggunakan rak, meja, dan kursinya sendiri untuk bermain, "membaca" buku bergambar sambil membalik-balik halaman.

Waspada Apabila:
- Belum bisa berjalan.
- Setelah bisa berjalan, berjalannya abnormal.
- Belum bisa merangkai kalimat dari dua kata.
- Belum tahu fungsi alat-alat yang sering dipakai di rumah seperti telepon, sendok, gelas.
- Belum mampu menirukan gerakan tubuh atau kata.
- Belum bisa menggerakkan mainan beroda.

(mi)

No comments:

tes

tes

soal tes cpns

Motivated

Cara memulai adalah dengan berhenti berbicara dan mulai melakukan. The way to get started is to quit talking and begin doing. ~ Walt Disney, Niat adalah ukuran dalam menilai benarnya suatu perbuatan, oleh karenanya, ketika niatnya benar, maka perbuatan itu benar, dan jika niatnya buruk, maka perbuatan itu buruk. ~ Imam An Nawaw, Motivasi itu seperti mandi; kalau Anda berhenti melakukannya maka Anda akan "melempem" lagi, sama seperti Anda akan bau lagi bila berhenti mandi. ~ Z ig Ziglar ~ , Successful people live well, laugh often, and love much. They've filled a niche and accomplished tasks so as to leave the world better than they found it, while looking for the best in others, and giving the best they have. , It is literally true that you can succeed best and quickest by helping others to succeed. , There is always the danger that we may just do the work for the sake of the work. This is where the respect and the love and the devotion come in - that we do it to God, and that's why we try to do it as beautifully as possible. , Life is a promise; fulfill it, If a man is called to be a street sweeper, he should sweep streets as Michelangelo painted, or Beethoven composed music, or Shakespeare wrote poetry. He should sweep streets so well that all the hosts of heaven and earth will pause to say, here lived a great street sweeper who did his job well. , Success is a state of mind. If you want success, start thinking of yourself as a success. , Be what it is that you are seeking. , Every new day is an opportunity to balance the sheet; a new opportunity to put your act right! Thank God for every new day, rather than just for Friday., There is no such thing in anyone's life as an unimportant day. ,What would life be if we had no courage to attempt anything? , It's what you learn after you think you know it all that makes a difference. , The difference between great people and everyone else is that great people create their lives actively, while everyone else is created by their lives, passively waiting to see where life takes them next. The difference between the two is the difference between living fully and just existing. , We are all faced with a series of great opportunities brilliantly disguised as impossible situations. , You cannot control what happens to you, but you can control your attitude toward what happens to you, and in that, you will be mastering change rather than allowing it to master you. , Those who wait to do a great deal of good at once will never do anything. Life is made up of little things. True greatness consists in being great in the little things. , Great lives are the culmination of great thoughts followed by great actions. , There are two ways to live your life. One is as though nothing is a miracle. The other is as though everything is a miracle.,